Profesi Bacaleg PSI Kota Bandung, Mulai dari Karyawan hingga Ibu Rumah Tangga

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung menggelar seleksi bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) secara terbuka.

Seleksi Bacaleg ini merupakan bentuk konsistensi PSI dalam membangun budaya politik yang terbuka dan tanpa mahar politik. Sebagaimana telah dilakukan ketika mempersiapkan caleg di Pemilu 2019.

Dalam seleksi ini, peserta diberikan kesempatan memaparkan apa yang menjadi visi-misi dan perubahan apa yang ingin dilakukan jika menjadi anggota legislatif. Kemudian gagasan itu akan digali lebih dalam oleh 3 orang panelis. Dua di antara panelis merupakan panelis independen yang terdiri dari akademisi dan aktivis.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PSI Kota Bandung, M. Mestro Sebayang menyatakan gelombang pertama diikuti 30 peserta dari beragam profesi mulai dari karyawan, pengusaha, seniman, hingga ibu rumah tangga (IRT). Ia menegaskan bahwa politik terbuka bagi semua latar belakang.

Mestro menambahkan seleksi terbuka ini merupakan seleksi gelombang pertama. PSI masih membuka kesempatan bilamana ada publik yang ingin mendaftar sebagai bakal caleg dari PSI.

“Seleksi gelombang kedua akan berlangsung Agustus hingga November. Bagi yang berminat bisa menghubungi DPD PSI baik secara langsung maupun melalui sosial media,” ujarnya di Kantor DPD PSI Kota Bandung, Jalan Moh. Ramdan No 5A, Kota Bandung, Sabtu 2 Juli 2022.

Ia menjelaskan, syarat menjadi Bacaleg jujur, tidak korupsi dan memiliki modal sosial. “Modal sosial minimal punya massa, aktif di masyarakat dan memiliki integritas,” ujar Mestro.

Seleksi Bacaleg 30 orang dari kader PSI, termasuk 3 orang anggota DPRD Kota Bandung yang masih aktif ikut seleksi dan wajib menyampaikan visi misi serta diberi pertanyaan oleh panelis.

Anggota DPRD Kota Bandung dari PSI, Christian Julianto mengatakan, dirinya bersama 2 anggota DPRD lainnya Yoel dan Erick juga ikut seleksi. “Untuk menentukan lolos tidaknya tergantung ranking, hanya ranking 1 sampai 50 bisa lolos menjadi Bacaleg,” ujarnya.

Christian mengatakan, menjadi Bacaleg PSI tak dipungut biaya. “Menjadi anggota DPRD di PSI tak ada kewajiban potong gaji untuk partai mungkin itu yang berbeda, sehingga gaji bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara panelis, Dimas Ranadireksa, salut dengan seleksi PSI sehingga diharapkan bisa melahirkan Bacaleg yang berkualitas. “Peserta yang lolos tentunya, di antaranya tidak korupsi  memiliki visi misi, kreatif, komunikatif, memiliki jaringan dan terpenting mampu menjadi agen perubahan,” ujar Dimas.

Sedangkan Gina Mardiana (28) peserta bacaleg PSI karena sudah menjadi kader sejak 2018 dan sempat jadi Caleg PSI namun tidak lolos karena hanya meraih 3.500 suara. Gina ingin menjadi wakil rakyat karena ingin memperjuangkan hak perempuan yang masih belum terpenuhi seluruhnya.

 

Sumber: https://www.radarbandung.id/2022/07/03/profesi-bacaleg-psi-kota-bandung-mulai-dari-karyawan-hingga-ibu-rumah-tangga/2/

Recommended Posts