Liputan Nasional

PSI Ingin Rekrut Lebih Banyak Caleg dari Kalangan Profesional

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus melakukan persiapan jelang keikutsertaannya dalam Pemilu 2019. Sebagai partai baru, PSI mengusung konsep terbuka khususnya dalam perekrutan calegnya.

Ketua Umum PSI Grace Natalie mengatakan setiap caleg yang maju melalui PSI harus melalui tahapan seleksi dari juri independen. Dia menjelaskan, saat ini caleg yang sudah mendapatkan tiket dari PSI kebanyakan berasal dari kalangan profesional yang baru pertama kali terjun ke dunia politik.

“Kami harap semakin banyak lagi putra atau putri terbaik bangsa yang akan mau mengikuti para bro dan sis yang sudah mendaftar. Boleh dilihat semuanya kebanyakan adalah orang-orang yang tak pernah bersentuhan dengan politik sebelumnya tapi mereka mau membawa kompetensi mereka masuk ke dalam sistem,” kata Grace di Kantor DPP PSI, Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis, (22/2).

Grace menyadari permasalahan di Indonesia tidak hanya berasal dari satu bidang saja. Sehingga dengan semakin banyak caleg dari kalangan profesional yang ahli di berbagai bidang, menurutnya mampu untuk mengurai permasalahan di Indonesia.

“Kita butuh sebanyak-banyaknya orang dengan berbagai latar belakang karena permasalahan bangsa ini beragam dan bermacam bidang. Jadi kita butuh insight dari mereka dengan visi atau kemampuan untuk menganalisa masalah,” ujar Grace.

“Toh nanti juga dibekali dengan staf ahli, kita bisa undang berbagai stakeholder untuk menceritakan problem-nya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Grace menegaskan kalangan profesional yang dimaksud bukan hanya ahli di bidangnya, tapi juga mau benar-benar bekerja untuk rakyat. Sebab, menurutnya, saat ini banyak anggota dewan yang tidak bertanggung jawab atas jabatan yang diembannya.

“Tapi intinya di situ adalah orang-orang yang mau kerja, yang mau jadi wakil rakyat, yang mau masuk, siap mengabdi minimal lima hari seminggu. Karena saya dengar masih banyak anggota dewan yang masuk kerja cuma 2-3 hari seminggu, yang seenaknya bikin libur komisi, yang tidak bertanggung jawab posisi mereka sebagai wakil rakyat,” ungkap Grace.

Sumber

PSI DPW Papua Buka Pendaftaran Calon Legislatif
Liputan Daerah

PSI DPW Papua Buka Pendaftaran Calon Legislatif

Ketua Bappilu  Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Papua, Syaifudin M Songyanan, Selasa (20/2/2018), membuka pendaftaran calon legislatif (caleg) untuk Pemilu 2019 di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PSI Papua Syaifudin M Songyanan mewakili Ketua PSI Papua Karmin Lasuliha di sekretariat partai di Kompleks Pasar Lama Abepura, Kota Jayapura, mengatakan pembukaan pendaftaan sudah dilakukan sejak pertengahan Desember 2017 dan akan berakhir 31 Maret 2018.

“Sebenarnya pendaftaran sudah dibuka sejak akhir tahun lalu dan penutupannya diperpanjang hingga akhir Maret tahun ini,” kata Syaifudin yang didampingi Ketua DPD PSI Kota Jayapura Danial dan sejumlah pengurus.

Menurut dia, langkah tersebut baru digaungkan secara resmi setelah PSI dinyatakan lolos sebagai salah satu kontestan pemilu 2019 bersama belasan partai lainnya, dengan harapan bisa merekrut caleg yang sesuai dengan trilogi partai, yakni menebar kebajikan, merawat keberagaman dan mengukuhkan solidaritas.

“Untuk animo yang ingin bergabung di PSI, cukup banyak, bahkan ada yang sudah nyatakan secara lisan ingin menjadi caleg diantaranya petinju Abdurahman, Jhon Mofu dan Sayid Fadhel Al Hamid,” katanya.

Disinggung soal, caleg gagal dari partai lain yang ingin daftar ke PSI, Syaifudin yang akrab disapa Faten itu mengatakan partainya merupakan partai baru, tidak menutup diri, asalkan sesuai dengan aturan main partai.

“Tidak ada yang tertutup, kami terbuka bagi siapa saja, tentunya sesuai aturan partai. Kami tentunya ingin kuasai parlemen, minimal satu kader dari masing-masing dapil,” katanya.

Hal senada diungkapan Danial yakni untuk proses perekrutan caleg dibuka secara umum, siapa pun boleh mendaftar tetapi harus melalui seleksi oleh tim juri independen.

“Untuk Kota Jayapura, itu sudah ada tujuh orang yang mendaftar, lima diantaranya adalah kader PSI, yaitu pengurus partai. Sisanya adalah orang luar partai, seperti Ibu Waromi yang tinggal di Dok IX, Distrik Japura Utara, yang sudah mendaftar,” katanya.

Sumber

Liputan Daerah

DPD PSI Kota Pontianak Gelar Deklarasi dan Syukuran

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Pontianak menggelar deklarasi sekaligus syukuran atas lolosnya partai pendatang baru itu dalam ajang pemilu 2019 mendatang. Dengan dihadiri oleh 9 DPD Kabupaten Kota yang ada di Kalbar, PSI optimis pesta demokrasi tahun depan bisa menjadi pemenang.

“Deklarasi dan syukuran ini dilakukan karena partai kami telah lolos verifikasi KPU dan telah sah menjadi peserta pemilu 2019 dengan nomor urut 11,” ungkap Ketua DPD PSI Kota Pontianak, Sinhan, Selasa (20/2).

Di samping kegiatan tersebut, momen ini, kata Sinhan sekaligus membahas sejumlah strategi guna memenangkan pesta demokrasi lima tahunan itu. Di mulai dari proses pemilihan caleg, hingga bagaimana meraih kursi di parlemen. “Sesuai dengan arahan DPP kami akan menerima pendaftaran caleg hingga 31 Maret 2018. Kami pastikan pendaftaran dilakukan tanpa adanya mahar,” paparnya.

Di pemilu tahun depan, pihaknya manargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) terpilih satu orang caleg yang usung oleh PSI. Mengusung citra partainya anak muda, pihaknya optimis mampu mewarnai perlemen dengan wajah anak-anak muda yang fresh dan energik.

“Selama ini pemudanya hanya turun demo, ini perjuangan yang kurang efektif. Suara pemuda harus diperjuangkan melalui parlemen, untuk itu mereka perlu perwakilan di parlemen,” ungkap Ketua DPD PSI Kabupaten Mempawah, Bro Syarif.

Sebagai partai baru, PSI juga membawa isu perempuan di parlemen, yang mana jumlah keterwakilan perempuan di parlemen masih sangat minim. Sekretaris DPW PSI Kalbar, Agus Vitri Yani, mengatakan 40 persen kader PSI di Kalbar adalah perempuan. Hal ini menjadi bukti bahwa PSI serius untuk mewarnai parlemen dengan adanya keterwakilan perempuan.

“Yang saya tahu saat ini keterwakilan perempuan di parlemen hanya 10 persen saja. Ini masih sangat sedikit. Keinginan kami nantinya 50 persen yang duduk di parlemen adalah perempuan,” ujarnya.

Guna merealisasikan target tersebut, sejumlah upaya sudah dilakukan oleh partai ini sejak berdiri tiga tahun yang lalu. Sekretaris DPD PSI Ketapang, Nanang Yusrik, mengatakan sejauh ini pihaknya giat mendekatkan diri kepada masyarakat guna menyerap aspirasi sekaligus memperkenalkan PSI. “Kita lakukan kegiatan-kegiatan sosial, spanduk dan brosur kita tebarkan, ditambah dengan media sosial dan media online yang kami gunakan untuk publikasi secara luas,” katanya.

Pihaknya optimis dengan nilai-nilai dan semangat baru yang dibawa oleh PSI, partai ini dapat menjadi salah satu partai yang mampu meraih suara tertinggi. Apalagi partai ini berkomitmen untuk menolak korupsi dan intoleransi. (sti)

Sumber

Liputan Daerah

DPW PSI Maluku Buka Pendaftaran Calon Legislatif

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Maluku secara terbuka membuka pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) 2019 mendatang tanpa mahar politik.

Hal ini disampaikan, Muhammad Ansary, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Maluku kepada wartawan di Ambon di sela-sela Konferensi Pers, Selasa (20/08/18).

Ansary mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan semua seluruh Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas ( DPD PSI) 11 Kabupaten / Kota diProvinsi Maluku untuk mempersiapakn diri membuka dan menerima calon legislatif. Untuk itu, pihaknya mengajak, masyarakat baik tokoh muda,tokoh agama dan orang-orang baik yang berkeinginan maju sebagai calon wakil rakyat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memastikan untuk membuka ruang tanpa beban mahar politik sedikitpun.

“Kami telah meminta seluruh Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) 11 Kabupaten Kota seProvinsi Maluku untuk menyiapkan diri membuka pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) kepada orang-orang baik di Maluku yang mau melawan Intoleransi dan melawan Korupsi di panggung perpolitikan 2019 mendatang,” ujar Ansary.

Terpenting, lanjut Ansary, orang-orang baik ini harus disambut hangat dengan semangat toleransi yang tinggi, semangat takut memakan hak orang lain.

“Tidak ada mahar politik bagi masyarakat yang mau mencalonkan dirinya melalui Partai anak muda ini,” tegasnya.

Ansary menambahkan, masa depan bangsa saat ini ada di tangan kita. Jutaan harapan dan doa rakyat Indonesia terus dikumandangkan untuk para pemuda yang memperjuangkan nasibnya dan nasib daerahnya di lima tahun kedepan.

“Partai Solidaritas Indonesia welcome kepada siapa saja yang ingin bergabung bersama dalam memperjuangkan nilai-nilai perjuangan Partai Solidaritas Indonesia” katanya

“Bro dan Sis dari 11 Kabupaten Kota diProvinsi Maluku, sudah membuka proses pendaftran caleg, kami bagi masyarakat ingin bergabung bersama kami dan siap menjadi calon legislative 2019 dari Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) kami membuka ruang dan silahkan ke masing-masing Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) di kantor tersebut untuk bergabung, rapatkan barisan berjuang bersama PSI,” Jelasnya

Proses rekrutmen caleg di DPW dan DPD ada tahapan yang dibuat, yang pertama proses pendfatran dengan membawa dokumen pendaftran caleg setelah itu verifikaasi dokumen dan selanjutnya Tim juri Independen yang nanti akan melakukan interview kepada bacaleg DPRD Provinsi / Kabupaten diProvinsi Maluku

Tim Juri ini dari Independen berlatang belakang akademis dan aktivis social. Ini metode kami dari PSI untuk bentuk tim juri untuk menyeleksi calon-calon legislative PSI agar bisa menghasilkan kader-kader PSI yang berkualitas, Kepekaan sensitive kepada masalah social dan perhatian sekali buat masyrakat berdasrkan visi misi yang di tawarkan program uang ia lakukan. Sehingga public juga mengawal dan memantau proses caleg PSI”. ucap Ansary

Selain pembukan pendaftran caleg DPW PSI Maluku , Ketua DPW PSI Maluku ditanyakan soal arah dukungan politik PSI untuk pemilihan Gubenur Maluku dan Wakil Gubenur Maluku 2018 nanti.

Dengan sikap tenang Ansary menyatakan sikap dukungan kepada pasangan Herman Adrian Koedoeboen – Abdullah Vanath (HEBAT) Pasangan ini dinilai sejalan visi-misi serta nilai-nilai perjuangan Partai solidaritas Indonesia”

“Kami sudah ketemu Pak Herman dan pak Vanath dan kami sudah sampaikan mendukung dan akan temani pak Herman dan pak Vanath untuk berjuang bersama rakyat memenangkan HEBAT, dari 11 Dewan Pimpunan Daerah ( DPD) Kabupaten / Kota diProvinsi Maluku kami sudah intruksikan mengawal perjuangan ini bersama HEBAT” pungkasnya. (Srl)

Sumber

PSI: Larangan Iklan Partai Tidak Adil
Liputan Nasional

PSI: Larangan Iklan Partai Tidak Adil

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyayangkan larangan beriklan sebelum masa kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut Grace, aturan ini tidak mencerminkan keadilan. Mantan pembawa acara televisi ini mengatakan partai baru akan dirugikan.

“Ini tidak setara. Karena ada partai sudah terkenal dan ada partai yang baru bayi yang tengah berusaha agar orang itu tahu,” kaya dia di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018).

Menurut Grace, sebuah iklan bagi PSI bertujuan pengenalan partai kepada publik. Ia menegaskan tidak ada ajakan mencoblos sebelum waktunya.

“Jadi tolong ditimbang betul aturannya, asal (iklan) tidak ada visi misi, (tidak) mendorong memilih sebelum kampanye. Tapi untuk memperkenalkan diri masa tidak boleh?” dia mempertanyakan.

Larangan ini sebelumnya ditegaskan Ketua KPU RI Arief Budiman saat menjawab pertanyaan soal iklan nomor urut partai di media massa, khususnya televisi.

Pembatasan ini diberlakukan sampai dimulai masa kampanye 23 September 2018. Dia berpendapat, hal ini dilakukan agar tak menimbulkan polemik antarpartai.

Sumber

PSI, Grace Natalie, dan Citra Partai Anak Muda
Liputan Nasional

PSI, Grace Natalie, dan Citra Partai Anak Muda

Kehadiran Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) meramaikan panggung politik Tanah Air menjelang Pemilu 2019. Pemilu tahun depan menjadi kali pertama bagi PSI berkontestasi. PSI mendapatkan nomor urut 11 dan akan bersaing dengan 13 parpol lain dalam memperebutkan suara pemilih.

Beranggotakan anak-anak muda yang dikomandani Ketua Umum Grace Natalie, PSI bertekad mengubah kondisi politik di Indonesia.

Sejarah

PSI adalah partai politik yang didirikan setelah Pemilu 2014. Partai ini menyelenggarakan Kopi Darat Nasional (KopDarNas) perdana di Jakarta pada 16 November 2015.

PSI mengisi partainya dengan politisi-politisi muda. Ketua Umum PSI Grace Natalie, misalnya, saat ini baru berusia 35 tahun. Pengurus daerah PSI juga rata-rata baru berusia 20-30 tahun.

Bahkan, ada aturan tertulis bahwa pengurus partai maksimal berusia 45 tahun dan tidak pernah menjadi pengurus parpol lain.

PSI juga menaruh perhatian besar terhadap keterlibatan perempuan. Partai ini dinyatakan lolos pemilu dengan persentase keterwakilan perempuan tertinggi, yakni 66,66 persen.

PSI resmi menjadi badan hukum setelah melalui verifikasi Kementerian Hukum dan HAM pada 7 Oktober 2016. Pada 17 Februari 2018, KPU menyatakan PSI lolos sebagai peserta Pemilu 2019.

Perubahan

Sejak awal berdiri, PSI bertekad membawa perubahan kondisi politik di Indonesia serta ingin menjadi kendaraan baru, khususnya bagi anak-anak muda yang sudah tidak percaya dengan parpol lama.

Sindiran kepada parpol-parpol lama pun berkali-kali dilayangkan Grace Natalie. Terakhir, saat ia menyampaikan sambutan ketika pengundian dan penetapan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Minggu (18/2/2018).

Awalnya, Grace menceritakan bagaimana PSI dalam tiga tahun pertama mencoba membangun partai dengan baik. Bahkan, untuk menjadi peserta Pemilu 2019, mereka harus memenuhi persyaratan yang dinilainya sangat berat.

“Persyaratan yang mahaberat yang dibuat para senior di parlemen berhasil kami patahkan. Akhirnya kami berhasil menjadi peserta pemilu,” kata Grace disambut riuh pendukungnya.

Grace kembali memberikan pernyataan tegas ketika mengatakan bahwa dua hal yang menjadi fokus perjuangan PSI adalah menghapus korupsi dan intoleransi. Oleh karena itu, kata Grace, PSI menetapkan rekrutmen terbuka yang transparan dan profesional.

“Kami mencari orang yang tidak akan merampok uang negara karena proses rekrutmen yang tidak jelas,” katanya.

Grace menegaskan, untuk menjadi bagian dari PSI, tidak dibutuhkan mahar. Ada dua hal yang berlaku dalam seleksi terbuka PSI, yaitu kompetensi dan integritas.

“Dengan nomor 11, kami siap memenangi pemilu dengan mengisi kursi-kursi parlemen. Tidak akan merampok uang rakyat dan tidak akan membentengi diri dari kritik,” ujar Grace.

Pemilu 2019

Menjelang Pemilihan Presiden 2019, PSI sudah menyatakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo untuk meneruskan kepemimpinan dua periode.

Sementara dalam pemilu legislatif, sebagai pendatang baru, PSI memasang target cukup tinggi, yakni minimal 20 persen kursi DPR.

Dengan demikian, PSI bisa melewati ambang batas pencalonan presiden yang diatur dalam UU Pemilu. PSI juga berharap bisa mengusung calon presiden sendiri pada pemilu berikutnya.

“Karena presidential threshold berdasarkan UU Pemilu 20 persen, PSI menargetkan untuk bisa meraih 20 persen kursi,” kata Grace, Selasa (10/9/2017).

Grace mengakui, sebagai partai politik baru, target tersebut sangat ambisius. Namun, ia optimistis target tersebut bisa tercapai di tengah minimnya kepercayaan masyarakat terhadap partai lama. Meski demikian, survei terakhir yang dirilis berbagai lembaga menyatakan bahwa suara PSI masih berada di kisaran 1 persen.

Survei terakhir Poltracking pada 27 Januari-3 Februari 2018 menunjukkan bahwa elektabilitas PSI masih 1,1 persen. Angka ini sudah melampaui elektabilitas partai yang lebih dulu berkiprah, seperti PBB dan PKPI.

Sumber

Dua Pakar Bisnis Perkuat Barisan Caleg PSI
Liputan Daerah

Dua Pakar Bisnis Perkuat Barisan Caleg PSI

Dua orang pakar bisnis, Daniel Tumiwa dan Rizal Cavalry, mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Pemilu 2019. Kehadiran keduanya diharapkan semakin memperkuat image profesional dan kompetensi partai bernomor urut sebelas ini.

Ketua Umum PSI, Grace Natalie, mengatakan, pihaknya menyambut gembira pendaftaran kedua orang yang dikenal secara luas sebagai pakar bisnis ini.

“PSI gembira dengan pendaftaran Bro Daniel dan Bro Rizal. Kita butuh sosok-sosok profesional seperti mereka untuk mengisi parlemen agar kebijakan-kebijakan terkait bisnis bisa lebih bermanfaat bagi orang banyak,” kata Grace di kantor DPP PSI, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (22/2).

Nama Daniel Tumiwa sendiri tidak asing lagi di kalangan pelaku industri media dan digital entrepreneur. Dirinya pernah menjabat sebagai CEO OLX Indonesia. Dalam kepemimpinannya, OLX menjadi salah satu platform jual-beli terbesar di Indonesia.

Gagasan antikorupsi dan anti-intoleransi, menjadi alasan utama Daniel memilih PSI sebagai kendaraan politiknya. “Saya melihat masalah-masalah korupsi dan PSI berdiri paling depan memerangi korupsi. PSI juga memperjuangkan anti intoleransi dan anti korupsi setiap hari. Saya tidak mau tertinggal, saya ingin menjadi bagian dari gerakan itu,” katanya.

Sementara, Rizal Cavalry dikenal sebagai tokoh muda asal Poso, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang punya kepedulian terhadap isu politik-demokrasi dan toleransi. Belakangan, dirinya tampil di #NGOPINI, salah satu program talkshow yang membicarakan menjamurnya bisnis online dengan pakar bisnis Rhenald Kasali.

Rizal merasa langkahnya terjun ke dunia politik praktis merupakan panggilan hidup agar bisa melayani lebih banyak masyarakat. “Ini adalah kesempatan bagi kami anak-anak muda untuk berkarya memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, mengatakan, politik menyentuh semua aspek kehidupan, termasuk bisnis. “Kalau parlemen diisi orang-orang yang mengerti bisnis, perekonomian Indonesia akan berkembang dengan lebih baik. Selamat datang, Bro Daniel dan Bro Rizal,” kata Raja Juli Antoni.

Sumber

Mantan CEO OLX Mendaftar Jadi Caleg PSI
Liputan Daerah

Mantan CEO OLX Mendaftar Jadi Caleg PSI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memperkenalkan dua calon bakal anggota legislatifnya yang akan maju dalam Pemilu Legislatif 2019.

Mereka adalah pelaku indistri media dan digital enterpreneur, Daniel Tumiwa dan mantan wartawan ekonomi, Rizal Cavalry.  Ketua Umum PSI, Grace Natalie menyatakan menyambut baik keduanya mendaftar sebagai bakal caleg PSI.

Grace mengatakan, dengan mendaftarnya dua orang dari dunia bisnis ini ke PSI akan semakin memperkuat imej profesionalitas dan kompetensi PSI.

Hal tersebut disampaikannya di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018).

“PSI sangat gembira dengan pendaftaran keduanya. Kita memang butuh sosok profesional seperti mereka untuk mengisi parlemen agar kebijakan-kebijakan terkait bisnis bisa lebih bermanfaat bagi banyak orang,” kata Grace Natalie.

Di kesempatan sama, Daniel yang juga mantan CEO OLX Indonesia ini mengutarakan alasannya terjun ke dunia politik.

Menurut Daniel, terjun di dunia politik merupakan sebuah cara untuk mengembalikan semua itu kepada Indonesia.

“Untuk melakukan perubahan yang nyata, terutama dibidang bisnis, menurut saya salah satu cara terjun di dunia politik,” kata Daniel.

Selain itu, Daniel mengaku ingin membuat industri media digital entrepreneur yang dapat mewadahi bisnis e-commerce di Indonesia.

“E-commerce merupakan medium mengangkat ekonomi. Alat sudah ada, teknologi ada, cuma perangkat hukumnya ini kalau tidak ditata baik justru akan menguntungkan pihak lain tapi tidak Indonesia,” terang Daniel.

Selain itu, Rizal yang juga aktivisi di Poso ini menegaskan keinginannya terjun ke politik adalah untuk melakukan perubahan nyata di dunia politik Indonesia.

“Ini adalah kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Saya muak lihat korupsi dan intoleransi, dan PSI perjuangkan anti dua hal itu. Saya tidak mau tertinggal dan ingin menjadi bagian dari gerakan itu,” ungkap Rizal.

Di penghujung acara, Grace tak lupa mengingatkan kepada seluruh putra terbaik bangsa untuk bergabung bersama PSI.

Ia menegaskan bahwa PSI membuka peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang ingin mengubah kebijakan di negeri ini dengan bergabung menjadi caleg dari partainya.

“Yang penting punya kompetensi dan integritas, dan langsung berhadapan dengan juri kita,” terang Grace.

Sumber

Ajak 122 Advokat, PSI akan Gugat UU MD3 karena Buat DPR Antikritik
Liputan Nasional

Ajak 122 Advokat, PSI akan Gugat UU MD3 karena Buat DPR Antikritik

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan melakukan judical reviewke Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). UU yang baru saja disahkan itu membuat DPR menjadi imun dan antikritik.

“Revisi UU MD3 itu mencederai demokrasi. Para anggota DPR itu memperlihatkan watak mereka yang menutup diri terhadap suara kritis rakyat sebagai konstituen,” ujar Ketum PSI Grace Natalie dalam keterangan tertulis PSI, Rabu (21/2/2018).

Sejumlah pasal di UU MD3 menuai kontroversi lantaran menyebabkan DPR menjadi imun dan antikritik. Beberapa pasal kontroversial tersebut adalah Pasal 73 mengenai permintaan DPR kepada Polri untuk memanggil paksa, bahkan dapat dengan penyanderaan, kemudian setiap orang yang menolak memenuhi panggilan para anggota Dewan, serta Polri wajib memenuhi permintaan tersebut. Lalu Pasal 122 huruf k mengenai wewenang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mengambil langkah hukum kepada siapa pun yang merendahkan kehormatan DPR dan anggotanya.

Selanjutnya, Pasal 245 yang menyatakan pemanggilan dan permintaan keterangan untuk penyidikan anggota DPR yang diduga melakukan tindak pidana harus mendapat persetujuan presiden dan pertimbangan MKD. PSI menilai sejumlah pasal kontroversial dalam UU MD3 yang disahkan DPR dan pemerintah itu akan menjadikan DPR sebagai lembaga yang adikuasa, anti-kritik, dan kebal hukum.

PSI akan mengajukan judical review (JR) ke MK pada Jumat (23/2) mendatang sekitar pukul 10.00 WIB. Gugatan akan disampaikan PSI melalui Jaringan Advokasi Rakyat (Jangkar) Solidaritas.

Gugatan akan diajukan setelah PSI menggelar polling di akun media sosial dengan hasil 91 persen responden mendukung gugatan tersebut. Melihat desakan publik yang tecermin dari hasil polling, PSI memastikan akan mewakili kepentingan kader dan publik dengan mengajukan JR ke MK.

“Bila pemanggilan paksa oleh DPR terjadi, masyarakat atau pemohon akan tidak berani mengontrol perilaku DPR yang telah dipilih rakyat itu sendiri,” kata perwakilan dari Jangkar Solidaritas, Kamaruddin, dalam keterangan tertulis yang sama.

“Pemanggilan ini adalah bentuk pembungkaman suara kritis rakyat terhadap DPR atas kinerja mereka yang buruk. Pasal ini berpotensi digunakan untuk mempidanakan suara-suara rakyat yang sedang memperjuangkan hak mereka,” imbuhnya.

Kamaruddin juga mengatakan pasal di UU MD3 soal hak imunitas anggota Dewan melawan konstitusi. Sebab, aturan hak imunitas pada UU MD3 berlaku untuk semua tindakan pidana umum anggota DPR.

“Padahal hak imunitas diberikan oleh Konstitusi kepada anggota DPR hanya terkait dengan tugas anggota DPR,” jelas Kamaruddin.

PSI pun mengajak 122 pengacara bergabung dalam gugatan UU MD3 ini. Angka 122 sendiri diambil dari pasal 122, yang dianggap mewakili kekeliruan UU MD3. Para pengacara yang ingin bergabung bisa mendaftar ke [email protected]

Sebelumnya, UU MD3 juga telah digugat oleh Forum Kajian Hukum & Konstitusi (FKHK) pada Rabu (14/2). Forum ini terdiri dari beberapa advokat dan akademisi hukum.

Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo juga disebut tak akan menandatangani UU MD3. Ini disebabkan pasal-pasal kontroversi itu.

“Presiden cukup kaget juga (mengenai pasal imunitas dan pemanggilan paksa, red), makanya saya jelaskan. Masih menganalisis ini, dari apa yang disampaikan belum menandatangani dan kemungkinan tidak menandatangani,” sebut Menkum HAM Yasonna Laoly, Selasa (20/2).
(elz/tor)

Sumber

Libatkan Timsel Independen, PSI Sulsel Siap Rekrut Caleg
Liputan Daerah

Libatkan Timsel Independen, PSI Sulsel Siap Rekrut Caleg

Pasca dinyatakan lolos sebagai salah satu partai politik peserta Pemilu 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) langsung tancap gas.

Terbaru, partai besutan Grace Natalie tersebut resmi membuka pendaftaran bakal calon legislatif se Sulsel mulai Rabu (21/2/2018) sampai tanggal 31 Maret mendatang.

“PSI Sulsel membuka pendaftaran caleg secara terbuka dari golongan manapun, siapapun dan latar belakang apapun selama memenuhi persyaratan yang ada. Kita lakukan secara transparan dan independen,” tutur Ketua DPW PSI Sulsel, Fadli Noor, saat ditemui di Rumah Solidaritas, Jalan Boulevard Makassar, Rabu (21/2/2018).

Menurut Fadli, dalam pendaftaran caleg tersebut, PSI melibatkan tiga orang tokoh sebagai Tim Seleksi (Timsel) independen. Tiga tokoh tersebut berasal dari latar belakang profesi yang berbeda, masing-masing aktivis Anti Korupsi Andi Mangngara, akademisi Prof. Qasim Mathar, dan aktivis perempuan, Erma Husain.

“Mereka bertiga kita anggap mewakili simbol PSI yang anti korupsi dan anti intoleransi,” jelasnya.

Disinggung mengenai agenda selanjutnya setelah pendaftaran, menurut Fadli, akan dilakukan seleksi berkas oleh Timsel. Agenda seleksi dokumen dan berkas bacaleg oleh Timsel tersebut akan berlangsung hingga 1 April 2018.

“Pada pertengahan April, akan dilakukan pengumuman, setelah melewati persentasi dan akan discoring oleh Timsel, itu kemudian akan menentukan nomor urut caleg,” pungkas Fadli.

Sekedar diketahui, PSI sendiri menargetkan perolehan kursi secara nasional yakni sebesar 20 persen yang terbagi baik di tingkatan pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Sumber