Road Show Silaturahmi, Habib Luthfi Merupakan Guru Bangsa
Liputan Daerah

Road Show Silaturahmi, Habib Luthfi Merupakan Guru Bangsa

DPW PSI Jateng bersilaturahmi datang ke kediaman Habib Luthfi di Pekalongan, Sabtu (6/11) lalu.

Ini sebagai upaya merawat keberagaman dan menghargai para tokoh agama di wilayah Jawa Tengah.

Ketua DPW PSI Jateng, M Farchan datang bersama jajaran pengurus untuk bertemu langsung dengan kiai karismatik tersebut.

Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya merupakan seorang Sayyid, Kiai, Ulama, Mursyid dan Dai asal Kelurahan Noyontaan, Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan.

Selain menjadi pendakwah, Habib Luthfi juga menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah.

”Kami datang ke sini untuk menjaga silaturahmi. Beliau sebagai orang tua sekaligus guru kita. Habib Luthfi merupakan guru bangsa,” kata M Farchan.

Road show silaturahmi kepada beberapa tokoh informal tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-7 PSI. Salah satu tujuannya, yakni merawat keberagaman.

Kegiatan lainnya diantaranya penghijauan di lahan kritis, webinar tentang persoalan demokrasi, wawasan politik nasional dan internasional, menegakkan anti korupsi, dan persoalan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Habib Luthfi bin Ali Yahya memberikan wejangan kepada jajaran pengurus DPW PSI Jateng.

PSI diharapkan tetap kritis dalam berpolitik. Habib Luthfi menuturkan, PSI harus menjadi garda depan dalam merawat keberagaman.

”PSI sebagai partai milenial juga harus peka dalam persoalan masyarakat. PSI harus kompak, gigih, karena berpotensi mnjadi partai besar,” tegas Habib Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Habib Luthfi bin Ali Yahya memberikan wejangan kepada jajaran pengurus DPW PSI Jateng.

PSI diharapkan tetap kritis dalam berpolitik. Habib Luthfi menuturkan, PSI harus menjadi garda depan dalam merawat keberagaman.

”PSI sebagai partai milenial juga harus peka dalam persoalan masyarakat. PSI harus kompak, gigih, karena berpotensi mnjadi partai besar,” tegas Habib Luthfi.

Sumber : https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/pr-041612516/road-show-silaturahmi-habib-luthfi-merupakan-guru-bangsa?page=all

Dino Wijaya: Tidak Ada Korupsi di PSI Surabaya
Liputan Liputan Daerah

Dino Wijaya: Tidak Ada Korupsi di PSI Surabaya

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sempat membuat laporan ke polisi, Dino Wijaya, menyatakan tidak ada korupsi dana bantuan politik yang dilakukan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Surabaya.

“Setelah melakukan kajian hukum mendalam dan klarifikasi ke berbagai pihak terkait, saya menyatakan tidak ada korupsi dana bantuan politik yang dilakukan pengurus DPD PSI Kota Surabaya seperti diberitakan sebagian media sebelumnya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10).

Selanjutnya, terkait Laporan Polisi No. LPB/433.01/VIII/2021/SPKT/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 12 Agustus 2021 di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, mengenai dugaan pemalsuan tandatangan dana Banpol oleh pengurus DPD PSI Kota Surabaya, Dino juga menyatakan telah mencabutnya.

“Saya telah mencabut laporan tersebut. Dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut ternyata adalah hanya kesalahan administratif yang sudah diperbaiki,” ungkapnya.

Dino menambahkan, Moh Teguh Cahyadin atau Gus Adin selaku Ketua DPW PSI Jatim dan mewakili Yusuf Lakaseng juga telah meminta maaf kepada seluruh pengurus dan kader PSI Surabaya atas kinerjanya selama memimpin DPD PSI Kota Surabaya.

“Semua anggota DPD PSI Kota Surabaya, beserta seluruh DPC, adalah suatu keluarga besar. Terkait konflik internal yang pernah terjadi di partai, telah diselesaikan secara kekeluargaan,” tutupnya.

Terakhir, Dino menyatakan dirinya bersama-sama para kader lain akan membangun PSI Kota Surabaya untuk terus hadir dan kerja untuk rakyat.

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/dino-wijaya-tidak-ada-korupsi-di-psi-surabaya.html

PSI Kota Malang Layani 1.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Umum
Liputan Daerah

PSI Kota Malang Layani 1.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Umum

DPD Partai Solidaritas Indonesia Kota Malang (PSI Kota Malang) menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum. Pihaknya menyiapkan 1.000 dosis vaksin Covid-19 jenis AstraZaneca.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 ini berlangsung di Kantor Kantor Sekretariat DPC Klojen, Jalan Taman Gayam, Kota Malang, Minggu (10/10/2021).

Ketua DPD PSI Kota Malang, Achmad Faried, menyampaikan bahwa 1.000 dosis yang disiapkan ini merupakan bentuk kepedulian partai kepada masyarakat untuk bangkit dan keluar dari masa pandemi Covid-19.

“Vaksinasi ini dosis pertama tapi kami juga menerima dosis kedua ya. Kami ingin membantu pemerintah agar percepatan vaksinasi Covid-19 berjalan lancar,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Malang dari PSI, Jose Rizal, mengatakan bahwa dirinya mengajak masyarakat Kota Malang untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Jose menegaskan masyarakat tidak perlu takut mengikuti vaksin Covid-19. Ia menyebut vaksin aman dan halal. Vaksin merupakan bentuk proteksi diri agar tidak terpapar Covid-19.

“Kita harap segera terbentuk herd immunity di Malang dan Indonesia. Tagline kita Malang Sehat Indonesia Kuat, tidak hanya sebuah tagline. Kita wujudkan masyarakat sehat secara bersama-sama dan gotong royong,” ujarnya.

Pria yang juga Dosen di Universitas Gajayana Malang (Uniga Malang) ini mengaku telah mengajak mahasiswanya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Untuk diketahui, vaksinasi Covid-19 yang diadakan oleh PSI Kota Malang ini tidak hanya menerima masyarakat ber-KTP Kota Malang, tapi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita tidak hanya menyasar masyarakat Kota Malang. Namun siapa aja dengan syarat KTP, bisa ikut vaksin di tempat kami. Asalkan lolos screening, bisa langsung ikut vaksin,” jelasnya.

Selain mengadakan vaksinasi Covid-19, PSI Kota Malang kata Jose, melakukan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Seperti penyemprotan disinfektan, pembagian sembako, masker, rice box, dan bantuan sosial lainnya.

Sementara itu, Ketua panitia vaksinasi Covid-19, Agus Bahagianto, melaporkan target masyarakat yang disasar mengikuti vaksinasi ini yakni usia 15 tahun ke atas. Artinya, masyarakat yang belum memiliki KTP bisa menunjukkan Kartu Keluarga.

“Ini trial (uji coba) ya nanti kami akan mendapatkan lagi untuk 10 ribu dosis yang akan didistribusikan di wilayah Malang Raya,” tukasnya.

Terselenggaranya vaksinasi Covid-19 oleh PSI Kota Malang ini bekerjasama dengan Rumkit TNI. Total tenaga kesehatan yang disiapkan adalah 30 nakes, dibantu juga oleh para relawan dan tim skrining internal partai.

Putri Agustina Rahmawati (21 tahun), salah satu peserta vaksinasi Covid-19 asal Kota Malang mengaku senang bisa mendapatkan jatah vaksin dari PSI Kota Malang.

“Aku dapat info dari temen sih. Menurutku vaksin penting banget ya apalagi sekarang kemana-mana harus menunjukkan sertifikat vaksin,” ungkapnya.

Putri mengatakan, salah satu alasan mengikuti vaksinasi Covid-19 ini, adalah untuk syarat administrasi pernikahan yang dalam waktu dekat ini akan berlangsung.

“Ini buat syarat nikah juga sih. Tapi selain itu yang terpenting adalah proteksi diri,” imbuhnya.

Putri berharap, setelah mendapatkan vaksin Covid-19 yang difasilitasi oleh PSI Kota Malang ini dapat membantu pemerintah dalam menurunkan angka kasus Covid-19. “Harapan saya semoga dengan vaksin ini, pandemi Covid-19 segera berakhir,” pungkasnya. (*)

Sumber : https://www.timesindonesia.co.id/read/news/375104/psi-kota-malang-layani-1000-dosis-vaksin-covid19-untuk-masyarakat-umum

Sambut Hari Jadi Kota Bandung, DPD PSI Kota Bandung Gelar Vaksinasi Kedua
Liputan Daerah

Sambut Hari Jadi Kota Bandung, DPD PSI Kota Bandung Gelar Vaksinasi Kedua

Dalam menyambut Hari Jadi Kota Bandung Ke-211, DPD PSI Kota Bandung kembali menyelenggarakan program Vaksinasi Covid-19, Minggu, (26/9/2021), di Bandung Convention Center jalan Soekarno Hatta, kegiatan ini merupakan vaksinasi kedua.

Seperti diketahui, sumbangsih DPD PSI Kota Bandung telah melayani ribuan warga Kota Bandung pada vaksinasi pertama, yang juga nampak terlihat pada vaksinasi kedua ini.

Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat mengatakan, PSI Kota Bandung turut terbeban dengan kondisi rakyat dan memahami betapa pentingnya vaksinasi.

“Pertama, dengan vaksinasi kita menghindar dari penyakit Covid-19 karena daya tahan tubuh telah terbentuk untuk melawan,” kata Yoel Yosaphat.

“Kalaupun ada yang sampai terjangkit, akibatnya tidak terlalu parah dan tidak mengakibatkan kematian,” ujar Yoel Yosaphat.

“Kedua, bersama-sama dengan seluruh warga Kota Bandung yang divaksinasi, kita membentuk lingkungan di mana virus Covid tidak muncul, yang disebut sebagai herd immunity,” kata Yoel Yosaphat.

Yoel yang juga anggota DPRD Kota Bandung ini juga menambahkan, dengan 80 persen warga divaksin dan membentuk herd immunity, dapat melindungi 20 persen warga yang tidak bisa divaksin karena berbagai sebab kondisi kesehatan, Ini berarti menyelamatkan lebih banyak lagi nyawa.

“Ketiga, dengan terbentuknya herd immunity kita semua dapat kembali kepada kehidupan normal, dapat bekerja seperti biasa, dan dapat bersekolah seperti biasa,” ungkap Yoel Yosaphat.

Selain itu politisi PSI ini juga mengatakan, perekonomian dapat kembali berputar, warga kembali mendapat penghasilan dan kesejahteraan, karena sudah terlalu lama harus hidup sangat berhemat karena minimnya pendapatan.

Di akhir paparannya Yoel Yosaphat mengatakan, vaksinasi kedua yang diselenggarakan oleh DPD PSI Kota Bandung merupakan wujud pernyataan sikap pihaknya yang berharap agar kehidupan warga Kota Bandung dapat pulih kembali seperti sediakala.

Sumber : https://rri.co.id/bandung/bandung-raya/1203220/sambut-hari-jadi-kota-bandung-dpd-psi-kota-bandung-gelar-vaksinasi-kedua?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

PSI Bagikan Rice Box sampai ke Ujung Timur Indonesia
Liputan Daerah

PSI Bagikan Rice Box sampai ke Ujung Timur Indonesia

Kegiatan pembagian Rice Box juga berlangsung Papua. Plt Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti, turun langsung dalam kegiatan yang bertempat di Pasar Cigombong, Jayapura, tersebut.

“Saya gembira sekali bisa hadir hari ini, menemani sis dan bro PSI Papua yang bersemangat turun ke rakyat untuk membagikan Rice Box,” kata Dea di Jayapura, Selasa (21/9).

Dalam kegiatan tersebut, Dea didampingi Wasekjen DPP PSI Satia Chandra Wiguna, Ketua DPW PSI Papua, Karmin Lasuliha, dan para kader PSI lain.

Program Rice Box PSI sudah dilaksanakan sejak April lalu, diawali pengurus dan anggota legislatif yang berkontribusi. Namun kemudian PSI mengundang partisipasi publik sehingga daya jangkau bisa lebih luas.

Dengan program ini, PSI membagikan makanan siap saji untuk warga yang terdampak pandemi. Makanan dipesan dari warteg dan UMKM kuliner lain untuk menopang usaha mereka yang juga lesu karena pandemi.

“Sampai pertengahan September ini, donasi yang terkumpul lebih dari Rp 3,4 miliar dan rice box yang sudah dibagikan lebih dari 200 ribu porsi,” kata Dea.

Sampai tahun depan PSI berharap bisa membagikan sampai 1 juta porsi di seluruh Indonesia.

“Pandemi belum diketahui kapan akan berakhir. Dampaknya juga tidak akan langsung selesai. Karena itu PSI akan terus hadir dan kerja untuk rakyat, tentu saja berkat kemuliaan hati para donatur,” pungkas Dea.

Sumber : https://www.rmolpapua.id/psi-bagikan-rice-box-sampai-ke-ujung-timur-indonesia

Jika Ada Wacana Naik Gaji, Ketua PSI Jawa Barat Pesan Aleg Tolak dengan Tegas
Liputan Daerah

Jika Ada Wacana Naik Gaji, Ketua PSI Jawa Barat Pesan Aleg Tolak dengan Tegas

Ketua DPW PSI Jawa Barat, Furqan AMC, berharap proses pembahasan APBD, baik di level provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Barat, dapat dilakukan dengan pertimbangan efisiensi dan efektivitas.

Serta mengedepankan asas kepatutan, sehingga setiap rupiah anggaran dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami telah menginstruksikan anggota legislatif PSI di Jawa Barat untuk menolak setiap anggaran yang tidak efisien dan tidak patut. Termasuk jika ada wacana kenaikan gaji atau tunjangan dewan, aleg PSI harus menolak dengan tegas,” ujar Furqan saat diwawancarai pada Sabtu, 11 September 2021.

Pada masa pandemi ini rakyat banyak yang prihatin.

Pelaku usaha banyak yang menutup usahanya. Banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan.

Banyak siswa yang terkendala proses belajar daring, dan berbagai keprihatinan lainnya.

“Karena itu pemerintah dan DPRD harus bijaksana dalam penganggaran,” ucapnya.

PSI Jawa Barat juga mengajak warga Jawa Barat mengkritisi proses penyusunan, persetujuan dan pengesahan anggaran hingga pelaksanaannya.

“Partisipasi rakyat dan hadirnya partai yang konsisten mengawal anggaran rakyat akan memastikan kereta pembangunan berada pada relnya untuk memenuhi kebutuhan rakyat banyak” kata pria yang merupakan mantan aktivis ‘98 ini.

Seperti diketahui saat ini Jawa Barat menjadi provinsi juara (peringkat satu) di Indonesia dengan 101 kasus korupsi daerah selama 16 tahun terakhir sebagaimana data yang diungkap KPK.***

Sumber: https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-012576778/jika-ada-wacana-naik-gaji-ketua-psi-jawa-barat-pesan-aleg-tolak-dengan-tegas

PSI Minta Proyek FPSA Tinjau Kembali Jika Meresahkan Warga
Liputan Daerah

PSI Minta Proyek FPSA Tinjau Kembali Jika Meresahkan Warga

Anggota DPRD DKI Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meninjau kembali Pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) di Tebet.

Menurut August, hal itu untuk merespon aspirasi warga Tebet, Jakarta Selatan yang secara tegas menolak rencana pembangunan FPSA karena berdekatan dengan pemukiman serta area publik lainnya dan dinilai berpotensi menganggu kenyamanan dan mencemari udara.

“Ini menjadi salah satu pertimbangan, kalau memang bisa diterima atau ditampung aspirasi yang mengatakan warga Tebet menolak, itu (FPSA) ditunda, setidaknya dipertimbangkan lagi bagaimana aspirasi dari warga itu harus menjadi pertimbangan utama bagi Dinas Lingkungan Hidup,” ujar August dalam keterangannya, Rabu (08/09).

August juga mengatakan, dirinya sudah meninjau langsung lokasi yang nantinya digunakan sebagai FPSA yang masuk dalam wilayah Tebet Barat. Sebelumnya lokasi tempat pembuangan sampah persis di samping Taman Tebet, menurut perkembangan terakhir katanya sudah dipindahkan.

Meskipun sudah dipindah, kata August, sangat disayangkan lokasinya masih berdekatan dengan Taman Tebet, bersebelahan dengan Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Akasia serta pemukiman warga.

“Saya sudah meninjau lokasi dan memang sebelum dimulainya perpindahan TPS dari Taman Tebet pindah ketempat yang sekarang itu yang dekat RPTRA, saat itu sempat ada penolakan warga,” terangnya

August menyebut para anggota DPRD dari PSI akan mencoba membantu warga dengan mencari jalan agar aspirasi warga bisa tersalurkan.

“Nanti mungkin dari kami, dari Fraksi temen-teman coba menyiasati kalau memang ada aspirasi yang benar-benar dari warga Tebet dan tentunya yang terdekat adalah kelurahan Tebet Barat, inilah yang akan kami dorong kalau memang warga tidak setuju warga menolak ya itu tadi harus menjadi pertimbangan utama,” ulasnya.

Namun, kata August, selain opsi menunda, jika memang keberadaan FPSA itu benar-benar mengganggu dan membuat warga merasa khawatir dan resah terhadap dampak buruk yang akan ditimbulkan maka harus ditolak secara tegas.

“Setidaknya menunda atau bahkan mungkin ya kalau warga benar-benar punya kekhawatiran itu harus ditolak,” tegasnya.

Selain itu, August juga menyatakan warga yang menolak akan difasilitasi kedalam forum resmi baik itu pada tingkat kelurahan maupun dibawa ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menyampaikan suaranya dalam wadah audiensi.

“Makannya ini kan harus kita bawa kan juga didalam forum apakah kita bawa ke kelurahan atau mungkin kita bawakan langsung ke Sudin atau Dinas LH warga yang tadi benar-benar menolak,” tuntasnya.

Sumber : https://www.jawapos.com/jabodetabek/08/09/2021/psi-minta-proyek-fpsa-tinjau-kembali-jika-meresahkan-warga/?page=all

Anggaran Belanja Disdik Kota Bandung Rp 200 M Dianggap Janggal, Ini Perincian dan Kejanggalannya
Liputan Daerah

Anggaran Belanja Disdik Kota Bandung Rp 200 M Dianggap Janggal, Ini Perincian dan Kejanggalannya

Anggota Fraksi PSI-PKB DPRD Kota Bandung, Erick Darmajaya, menyoroti kenaikan anggaran belanja modal peralatan dan mesin pada Dinas Pendidikan hingga lebih dari Rp 200 miliar dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021.

Menurut Erick, APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 seharusnya diperuntukkan dalam mengantisipasi situasi dan kondisi yang tidak lagi sesuai dengan asumsi-asumsi yang dibuat sebelumnya, termasuk kondisi darurat seperti pandemi Covid-19.

Karena itu, butuh anggaran yang berfokus pada menangani penyebaran virus serta menanggulangi akibat-akibatnya.

“Kita semua tahu betapa penting pendidikan dibangun, apalagi sudah lebih dari setahun belajar dari rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (4/9/2021).

“Baru September ini akan mengadakan PTM kembali.”

“Namun, kami melihat suatu kejanggalan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021.”

“Terdapat kenaikan anggaran belanja modal peralatan dan mesin pada Dinas Pendidikan hingga lebih dari Rp 200 miliar.”

Erick pun menyebutkan, perincian kenaikan anggaran di Dinas Pendidikan tersebut meliputi pengadaan mebel untuk SD sebesar Rp 27 miliar, pengadaan perlengkapan SD sebesar Rp 35 miliar, dan pengelolaan dana BOS SD Rp 25 miliar.

Kemudian untuk SMP, pengadaan mebel sebesar Rp 25 miliar, perlengkapan SMP Rp 98 miliar, serta pengelolaan dana BOS mencapai Rp 7,7 miliar.

“Kita mengerti bahwa sekolah-sekolah membutuhkan mebel dan perlengkapan penunjang pendidikan lainnya.”

“Tapi meminta anggaran sebesar itu dalam situasi seperti sekarang, rasanya kurang tepat,” ucap Erick, yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bandung.

Pihaknya mengharapkan Pemkot Bandung menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat untuk fokus pada bidang kesehatan, ekonomi, dan tenaga kerja.

“Kita punya masalah pengangguran tinggi, perdagangan dan industri menyurut, juga kondisi UMKM kita sangat berat sekarang.”

“Kita perlu solusi di sisa tahun anggaran 2021 ini,” katanya. (*)

Sumber : https://jabar.tribunnews.com/2021/09/04/anggaran-belanja-disdik-kota-bandung-rp-200-m-dianggap-janggal-ini-perincian-dan-kejanggalannya

Tata Kota Jakarta Terburuk di Dunia, PSI Kritik Implementasi Rencana
Liputan Daerah

Tata Kota Jakarta Terburuk di Dunia, PSI Kritik Implementasi Rencana

TEMPO.CO, Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Prabowo mengatakan buruknya implementasi rencana Pemerintah DKI menyebabkan tata kota Jakarta menjadi yang terburuk di dunia. “Kelemahan Pemerintah DKI adalah implementasinya. Banyak rencana, banyak bicara tapi minim yang terlaksana,” kata politikus PSI itu kepada Tempo pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Sebelumnya media arsitektur Rethinking The Future (RTF) menobatkan Jakarta sebagai kota dengan tata kota terburuk di dunia. Sebab, Ibu Kota sangatlah padat penduduk dengan udara dan airnya sangat tercemar.

Anthony memberi contoh rencana LRT yang baru terlaksana sampai saat ini adalah rute yang sangat pendek, yakni Kelapa Gading–Velodrome. Ia menilai prioritas anggaran Pemerintah DKI untuk membenahi kota juga masih tidak jelas.

Seperti proyek pembenahan kampung kumuh seperti program Community Action Plan (CAP) terkena refocusing, penyediaan pipa air mandek di angka 60 persen, dan realisasi program DP Rp 0 yang realisasinya tidak sampai 1 persen. Menurut anggota Komisi C DPRD DKI itu, Pemerintah DKI terkesan ingin membangun hal-hal yang monumental namun minim fungsi.

“Cat atap warna-warni dimana yang bisa lihat hanya burung-burung di udara, monumen sepeda, patung bambu, JPO yang lebih aman pun digantikan dengan pelican crossing yang membuat lebih macet dan lebih tidak aman untuk memfokuskan pada keindahan mata semata,” ujar Anthony.

Melihat Instruksi Gubernur no. 49 tahun 2021, Ia mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru mulai sibuk membuat berbagai masterplan. “Padahal masterplan itu harusnya dibuat sejak awal menjabat. Atau bahkan idealnya sudah siap sebelum menjabat jadi tahun ke 1 langsung kejar implementasi.”

Sumber : https://metro.tempo.co/read/1498665/tata-kota-jakarta-terburuk-di-dunia-psi-kritik-implementasi-rencana/full&view=ok

PSI DIY Rombak Pengurus, Kini Dinakhodai Bro Komar
Liputan Daerah

PSI DIY Rombak Pengurus, Kini Dinakhodai Bro Komar

Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Istimewa Yogyakarta merombak pengurus secara besar-besaran. Ketua DPW PSI DIY 2021-2025 kini dijabat oleh Kamaruddin, menggantikan Stevanus C. Handoko.

Selain Kamarudin, pengurus lengkap DPW PSI DIY teranyar yakni Markus Indarto (Wakil Ketua), Risa Karmida (Wakil Ketua), Widyo Widyarto(Sekretaris), Nicholas Tanugroho (Wakil Sekretaris) dan Fitri Astiwahyuni (Bendahara), dan Intan Putri Kusuma Dewi (Wakil Bendahara)

“PSI tetap komitmen dengan memperjuangkan nilai-nilai anti korupsi dan melawan segala bentuk tindakan intoleransi. Saat ini kami sedang fokus mempersiapkan verifikasi sebagai partai peserta pemilu 2024,” ujar Bro Komar, panggilan karib Kamaruddin ala PSI, melalui pesan pendek yang diterima Harianjogja.com, Rabu (18/8/2021)

Bro Komar adalah lulusan Fakultas Hukum UGM, dan sehari-hari berprofesi sebagai advokat. Selama kuliah di Jogja, Bro Komar aktif di Dewan Mahasiswa (DEMA) UGM, Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan sempat aktif di LBH Yogyakarta dan Serikat Buruh Yogyakarta, Tahun 2005. Sejak 2015, ia menjadi Juru Bicara dan anggota Tim Pengacara Dewan Pimpinan Pusat PSI, dan pada 2017 Bro Komar dipercaya DPP PSI untuk merintis suara di tanah kelahirannya Aceh, menjadi Ketua DPW PSI Aceh.

Sumber : https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2021/08/19/510/1080437/psi-diy-rombak-pengurus-kini-dinakhodai-bro-komar