Liputan – Partai Solidaritas Indonesia
PSI Kabupaten Jayapura dan ‘Kaka Besar’ Paulus Waterpauw Bhakti Sosial di Panti Jompo
Liputan Daerah

PSI Kabupaten Jayapura dan ‘Kaka Besar’ Paulus Waterpauw Bhakti Sosial di Panti Jompo

Sebagai bentuk implementasi kongkrit dari Trilogi Perjuangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yakni Menebar Kebajikan, Merawat Keberagaman dan Mengukuhkan Solidaritas, Selasa (18/7/2017) pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI se- Kabupaten Jayapura menggelar aksi bhakti social di Panti Tresna Wredha Tat Twam Asi Pos VII, Sentani, Kabupaten Jayapura.

‘kegiatan ini juga atas inisiatif Jenderal Paulus Waterpauw, yang kami akrab panggil Kaka Besar, sedianya beliau mau hadir juga, tapi karena kesibukan sebagai Kapolda Sumatera Utara, jadi batal, dan kami mewakili sekaligus menyampaikan pesan – pesan dan bingkisan dari Kaka Besar kepada orang tua yang ada di Panti Jompo di Pos VII kemarin”, kata Iriana Stofel, Ketua DPD PSI Kabupaten Jayapura.

Menurut Iriana Stofel, melalui kegiatan ini pesan yang ingin di sampaikan bahwa mereka yang menghuni panti jompo adalah orang tua kita juga, dan sudah sepatutnya kita yang muda – muda, hargai, sayangi dan tidak lupa dengan orang tua, karena merekalah kita bisa ada dan berkarya saat ini.

“hidup bergandengan tangan, saling mengasihi dan menebarkan kebajikan itulah yang menjadi misi PSI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kami juga menyampaikan pesan dan salam dari Kaka Besar yang meminta dukungan dan doa dari para orang tua yang menghuni Panti Jompo agar Kaka Besar mendapat pertolongan Tuhan dalam mengemban tugas sebagai Kapolda Sumatera Utara, karena Kaka Besar meyakini bahwa berkat doa dan dukungan dari orang tualah, maka karirnya kini kian bersinar”, kata Iriana Stofel.

Selain beramah – tamah dengan orang tua yang menghuni Panti Tresna Wredha, pada kesempatan itu juga DPD PSI Kabupaten Jayapura menyerahkan sejumlah bingkisan yang merupakan hasil sumbangan para pengurus DPD dan DPC PSI se- Kabupaten Jayapura dan juga ada titipan bingkisan dari Kaka Besar Paulus Waterpauw.

“ini akan menjadi program tetap DPD PSI Kabupaten Jayapura, selain Panti Jompo, ke depan kita akan lebih banyak menebar kebajikan lagi ke kelompok masyarakat yang belum tersentuh, panti asuhan, ataupun masyarakat – masyarakat lainnya yang membutuhkan”, kata Muflih M. Yusuf, Sekretaris DPD PSI Kabupaten Jayapura menambahkan.

Thamrin, penanggung jawab Panti Tresna Wredha Tat Twam Asih Pos VII Sentani yang menerima langsung kunjungan kasih DPD PSI dan pendukung Kaka Besar Paulus Waterpauw mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian anak – anak muda yang tergabung dalam Partai Solidaritas Indonesia, menurutnya apa yang dilakukan PSI kiranya bisa lebih menginspirasi anak muda untuk lebih peduli lagi terhadap sesama dan lingkungan sekitar, termasuk ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kaka Besar Paulus Waterpauw dan mereka selalu mendoakan agar Paulus Waterpauw sukses menjalankan tugas dan amanah di tempat tugas yang baru dan bisa mengharumkan nama Papua tentunya.

Hadir dalam kunjungan kasih kemarin beberapa pengurus DPD PSI Kabupaten Jayapura dan beberapa pengurus DPC, diantaranya Wakil Ketua DPD PSI Marthin Apaseray, dan Ketua DPC PSI Sentani Kota, Yulius Felle. (JW/r1)

Sumber: Lingkar Papua

Jokowi: Generasi Z akan Ubah Landscape Politik 5-10 Tahun ke Depan
Liputan Nasional

Jokowi: Generasi Z akan Ubah Landscape Politik 5-10 Tahun ke Depan

Presiden Joko Widodo berbicara soal perubahan kondisi bangsa di masa depan. Menurutnya, generasi Z akan merubah peta politik dan ekonomi secara nasional dalam waktu 5-10 tahun ke depan.

“Mereka (mahasiswa) inilah yang masuk generasi Z, yang akan merubah landscape politik dan landscape ekonomi nasional. Lihat nanti 5 atau 10 tahun ke depan, akan berubah semuanya,” ujar Jokowi saat kuliah umum di Universitas Ahmad Dahlan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (22/7/2017).

Generasi Z yang dimaksud adalah mereka yang lahir pada pertengahan tahun 1990-an hingga pertengahan tahun 2000-an. Generasi Z dikenal lebih akrab dengan perkembangan teknologi saat ini.

Generasi Z, dinilai Jokowi, tidak akan lagi membaca media konvensional atau media cetak, melainkan media online di perangkat ponsel pintar. Begitu pula soal TV yang mulai ditinggalkan. Mereka akan beralih ke video di media sosial.

“Karena generasi ini (generasi Z) sudah tidak baca koran lagi. Karena kalau pakai smartphone tinggal buka yang dot kom, dot kom, kan banyak sekali di situ. Tidak akan lihat TV lagi karena sudah bisa minta video-video. Pegangannya hanya smartphone bisa tahu semuanya,” paparnya.

Jokowi juga berbicara soal kemajuan teknologi saat ini yang kerap mengandalkan ponsel pintar dan aplikasi online, seperti untuk memesan makanan. Jokowi berpesan kepada masyarakat supaya menyadari perubahan yang terjadi saat ini atau akan digerus kemajuan zaman.

“Beli sate tidak usah suruhan, beli Go Food langsung datang sate. Mau beli gado-gado, beli Go Food datang gado-gado,” paparnya.

“Kalau tidak menyadari perubahan-perubahan ini, tidak mengantisipasi, kita akan diterjang zaman,” tutupnya.
(dkp/jbr)

Sumber: Detikcom

DPC PSI Pidie Jaya Distribusikan Atribut Jelang Verifikasi KPU
Liputan Daerah

DPC PSI Pidie Jaya Distribusikan Atribut Jelang Verifikasi KPU

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya membagikan baju dan Kartu Tanda Anggota (KTA).

Pembagian atribut dilakukan guna persiapan menjelang verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini dibagikan langsung oleh ketua DPC Kec. Trienggadeng M.Nazir dan didampingi langsung oleh Sekretaris DPD PSI Pidie Jaya Dailami, ST.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC )PSI Kecamatan Trienggadeng M.Nazir mengatakan “DPC PSI Kecamatan Trienggadeng antusias dan siap hadapi verifikasi KPU dan Nazir juga yakin akan lolos verifikasi KPU.

” Untuk Pileg 2019 DPC Kecamatan Trienggadeng menargetkan satu kursi untuk Dapil 2. Hal ini akan sukses jika semua pengurus di Desa/Gampong bekerja dengan yakin dan serius”, ungkap M.Nasir.

Saat yang bersamaan, Sekretaris DPD PSI Pidie Jaya mengapresiasikan kinerja DPC Trienggadeng dan Pengurus di Desa /Gampong yang telah bekerja dengan penuh semangat solidaritas.

Hal senada juga diungkapkan Dailami, ia mengatakan pembagian atribut juga termasuk silaturrahmi antar pengurus.
Dia berharap Pengurus DPC di kecamatan lain untuk segera melakukan pembagian atribut secepatnya.

“Setiap kecamatan sudah bisa melirik atau mensurvey Caleg untuk Pileg 2019 yang sesuai dengan kriteria dan aturan Partai serta mampu membangun Pidie Jaya kedepan dengan semangat solidaritas pemuda Pidie Jaya”, Harapnya. (Az_*)

Sumber: Acehraya.com

DPC PSI Tringgadeng lakukan pembagian Kartu Anggota
Liputan Daerah

DPC PSI Tringgadeng lakukan pembagian Kartu Anggota

Pembagian atribut dilakukan guna persiapan menjelang verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini dibagikan langsung oleh ketua DPC Kecamatan Trienggadeng M.Nazir dan didampingi langsung oleh Sekretaris DPD PSI Pidie Jaya Dailami, ST,.
M. Nazir mengatakan “DPC PSI Kecamatan Trienggadeng antusias dan siap hadapi verifikasi KPU dan Nazir juga yakin akan lolos verifikasi KPU. Untuk Pileg 2019 DPC Kecamatan Trienggadeng menargetkan satu kursi untuk Dapil 2. Hal ini akan sukses jika semua pengurus di Gampong bekerja dengan yakin dan serius”, ungkapnya.
Saat yang bersamaan, Sekretaris DPD PSI Pidie Jaya mengapresiasikan kinerja DPC kecamatan Trienggadeng dan Pengurus di Gampong yang telah bekerja dengan penuh semangat solidaritas.
Dailami mengatakan pembagian atribut juga termasuk silaturrahmi antar pengurus. Dia berharap Pengurus DPC di kecamatan lain untuk segera melakukan pembagian atribut secepatnya.
“Setiap kecamatan sudah bisa melirik atau mensurvey Caleg untuk Pileg 2019 yang sesuai dengan kriteria dan aturan Partai serta mampu membangun Pidie Jaya kedepan dengan semangat solidaritas pemuda Pidie Jaya”, Harapnya. (Azrls)
Sumber : Kumparan
Audiensi ke KPU, PSI Bali Mantapkan Verifikasi
Liputan Daerah

Audiensi ke KPU, PSI Bali Mantapkan Verifikasi

Partai Solidaritas Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Bali (DPW PSI Bali) melakukan audiensi dengan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali (KPU Bali), Rabu (19/7). Sebagai partai politik baru yang akan mengikuti proses verifikasi sebagai peserta pemilu tahun 2019, PSI Bali berharap dapat diberikan arahan oleh KPU sebagai pihak penyelenggara.

“Kami mengajukan audiensi dengan KPU Provinsi Bali sebagai penyelenggara dengan tujuan meminta arahan dan informasi yang lebih lengkap, sehingga kedepan dari pihak parpol maupun penyelenggara dapat bersinergi untuk menyukseskan proses ini,” ungkap I Nengah Yasa Adi Susanto, Ketua DPW PSI Bali.

Kedatangan Pengurus DPW PSI Bali disambut hangat oleh Komisioner KPU Bali I Wayan Jondra, Ni Putu Ayu Winariati dan Kadek Wirati serta didampingi oleh Kepala Bagian dan Staf. Menurut I Wayan Jondra, suksesnya suatu proses Pemilu dilihat dari partisipasi oleh berbagai pihak. “Hendaknya ada sinergi dan kerjasama yang baik dari pihak Peserta Pemilu, Penyelenggara, Pemerintah dan Pemilih. Jika semua pihak berpartisipasi dan mengawal proses, tentu Pemilu dapat dikatakan Sukses,” ujarnya.

Sebagai pihak penyelenggara, KPU Bali menyebutkan hingga saat ini masih menunggu proses pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum di Jakarta. “Sementara kami masih menunggu hasil di Jakarta sehingga saat ini belum ada petunjuk teknis yang pasti. Namun jika mengacu pada UU No. 8 tahun 2012, proses verifikasi partai politik sekiranya akan dimulai sekitar bulan Oktober 2017,” terang Kadek Wirati.

Sementara itu, Adi Susanto menyatakan PSI Bali telah siap untuk mengikuti proses verifikasi. Persiapan administrasi telah dilakukan PSI sejak menempuh verifikasi Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham). “Jika mengacu pada UU sebelumnya, kami menyatakan siap untuk mengikuti proses karena persyaratan terkait pengurus dan kantor telah rampung sejak verifikasi Kemenkumham. Untuk persyaratan keanggotaan sebenarnya sudah mencapai target yaitu 1/1000 dari jumlah penduduk, hanya saja ada kedala terkait data KTP Elektronik,” imbuh Adi.

Hal serupa juga diungkapkan Ni Putu Ayu Winariati, bahkan KPU sebagai penyelenggara pemilu juga meghimbau masyarakat agar segera mengurus proses perekaman e-KTP. Ini merupakan syarat untuk mendata Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Kami juga melakukan sosialisasi dengan masyarakat terkait perekaman e-KTP. Minimal jika belum keluar ada surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).” Ujarnya.

Untuk mensukseskan segala proses Pemilu, KPU memiliki sistem informasi yang dapat diakses secara online maupun offline. KPU berharap sistem ini dapat disinergikan dengan peserta dan pemilih dalam Pemilu. “Segala informasi mengenai pemilu dapat diakses di website resmi KPU Bali atau dapat mengunjungi Rumah Pintar Pemilu yang berada di KPU Provinsi Bali.” Imbuh Ayu Winariati.

PSI sebagai partai anak muda yang berbasis teknologi informasi menyatakan akan berupaya mensinergikan Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) KPU Pusat sehingga akan memudahkan pemilih untuk mengakses informasi. “Di Dewan Pimpinan Pusat PSI, saat ini juga sedang mengembangkan sistem informasi partai dan sedang upaya singkronisasi data dengan SIPOL KPU Pusat. Semoga kedepan verifikasi dapat berjalan baik, tertib dan sukses,” imbuh Adi Susanto.

Sumber: Berita Dewata

 

PSI Bener Meriah teguhkan semangat Politisi Muda
Liputan Daerah

PSI Bener Meriah teguhkan semangat Politisi Muda

Menyambut verifikasi KPU 2017, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bener Meriah telah menyiapkan syarat yang ditetapkan penyelenggara pemilu, dari 10 kecamatan, PSI telah memiliki kepengurusan di 9 kecamatan dan 30 persen kampung yang ada di Kabupaten Bener Meriah. 
Ketua DPD PSI Bener Meriah, M. Husni menyatakan bahwa PSI telah menyiapkan syarat verifikasi sejak 1 tahun yang lalu. Kantor kantor kecamatan juga sudah berdiri dengan kelengkapan atribut sesuai persyaratan yang di tetapkan oleh pemerintah.
“Kali ini kita satu-satunya partai baru berbasis anak muda yang lolos verifikasi Kemenkumham 2016, kini kader PSI tinggal selangkah lagi melewati verifikasi KPU dan bertarung di Pemilu 2019,” kata M. Husni, Selasa (18/7/2017).
Dia juga menambahkan bahwa sudah menjadi tradisi dalam struktur kepengurusan PSI semaksimal mungkin merektur kader muda dan kader perempuan yang cerdas dan penuh semangat dalam membangun politik baru di negri ini.
“Terbuka. Progresif. itulah Kita adalah selogan penyemangat PSI diwujudkan dalam aktivitas keseharian, meninggalkan tradisi politik lama dan bertekad membangun atmosfer politik Aceh yang baru, mencintai kedamaian, memilih cara cara demokratis, anti kekerasan” ungkap Husni yang juga aktif menyuarakan isu-isu lingkungan.
Husni optimis dengan semangat muda PSI akan mampu menggerakkan mesin politik lewat kerja-kerja kreatif, ide-ide inovatif dan siap beradu argumentasi dalan hal konsep pembangunan diberbaagi level mulai di tingkat pusat hingga struktur kecamatan dan kampung. [rls]
Sumber: Kumparan
Novanto Tersangka, Tsamara: Mundurlah demi Asas Kepatutan
Liputan Nasional

Novanto Tersangka, Tsamara: Mundurlah demi Asas Kepatutan

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany meminta Ketua DPR Setya Novanto mundur dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP. Hal itu demi asas kepatutan.

“Dalam hal asas kepatutan, lebih baik mundur. Kasihan lembaga DPR-nya. Lembaga DPR tidak masalah, yang masalah orang-orangnya,” kata Tsamara di kantor detikcom, Jalan Kapten Tendean, Selasa (18/7/2017).

“Demi asas kepatutan, mundurlah,” ujarnya.

Menurut Tsamara, anggapan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bahwa kasus e-KTP adalah khayalan terbantahkan oleh penetapan Novanto sebagai tersangka. KPK dinilai tidak pandang bulu dengan ikut menjerat Novanto, Ketum Golkar, yang merupakan partai pendukung pemerintah.

“Bahwa ada bisnis penangkapan di KPK itu bohong. Buktinya, bisa tangkap Novanto yang partai pendukung pemerintah. KPK tidak pandang bulu,” ucap mahasiswi semester VI ini.

Status tersangka Novanto ini juga dinilai menjadi bukti bahwa ada konflik kepentingan dalam Pansus Angket KPK. Tsamara meminta Pansus Angket KPK tidak lagi bermanuver.

“Harusnya Pansus Angket ditunda atau dibubarkan saja,” ujar Tsamara tegas.

Dorongan agar Novanto mundur dari jabatannya juga sudah disuarakan elite politik lainnya. Meski demikian, Novanto tetap berkukuh pada jabatannya sebagai Ketua DPR dan Ketum Golkar.

Sumber: Detikcom

Kenapa Tagar #FahriDitungguTsamara Menjadi Trending?
Liputan Nasional

Kenapa Tagar #FahriDitungguTsamara Menjadi Trending?

Sore hingga senja hari ini (18/7) hastag #FahriDitungguTsamara menjadi trending di twitter. Soalnya Fahri Hamzah membatalkan kedatanganya untuk debat bersama Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany di kantor redaksi detikcom.

Sebelumnya Tsamara lewat akun @TsamaraDKI sudah menanti-nanti kehadiran Fahri.

“Untuk Pak @Fahrihamzah, semoga bisa menepati janjinya untuk berdebat secara terbuka. Kami masih menunggu. Terima kasih Pak” cuit Tsamara.

Akun Partai Solidaritas Indonesia @PSI_ID menjelaskan, seharusnya siang tadi debat antara Tsamara dan Fahri yang diadakan di @detikcom, namun Fahri membatalkan.

“Tidak bijak jika Pak Fahri membatalkan mendadak. Perdebatan ini penting bagi publik, khususnya anak muda. Kenapa?” tanya akun @PSI_ID.

Publik membutuhkan diskusi ini untuk melihat argumen dan data dari politisi senior dan junior. Anak muda juga akan belajar untuk kritis terhadap wakil rakyat, tentu saja dengan data dan argumen yang jelas, tambah akun @PSI_ID.

“Hari ini Pak Fahri secara sepihak membatalkan acara. Kami paham kalau Pak Fahri banyak kegiatan. Tapi janji adalah janji. Mungkin bagi Pak Fahri waktu kami, para anak ingusan ini tidak penting. Tapi kami percaya waktu setiap orang berharga. Ke depannya, semoga pembatalan seperti ini tidak ada lagi. Di-PHP-in itu sakit loh, Pak Fahri” ungkap @PSI_ID.

Akun [email protected]_Seliani tak mau kehilangan momen untuk mengungkapkan kecewaan terhadap Fahri Hamzah.

“Pak @Fahrihamzah harusnya nunjukin sikap kesatria seorang anggota dewan yang terhormat yang tidak pernah ingkar janji! #FahriDitungguTsamara” cuit @Na_Seliani.

Sebelumnya jagat maya juga pernah diramaikan oleh perdebatan (twitwar) antara Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Ketua DPP PSI Tsamara Amany. Saat itu tagar #TanyaPakFahri menjadi trending karena Tsamara menagih jawaban atas beberapa Sesat Pikir Fahri Hamzah.

Nah, kenapa tagar #FahriDitungguTsamara menjadi trending pertama dari sore hingga malam hari ini?

Jujur saya merasa kecewa karena saya juga sudah kosongkan jadwal. Tapi lebih sedih lagi karena teman-teman di @detikcom sudah mempersiapkan semuanya” jawab Tsamara Amany.

Sumber: GEOTIMES

PSI Katingan Siap Diverifikasi KPU
Liputan Daerah

PSI Katingan Siap Diverifikasi KPU

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Katingan mengaku siap diveridikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mereka optimistis partai ini lolos dalam verifikasi sehingga menjadi kontestan di pemilihan umum legislatif (Pileg) tahun 2019 nanti.

Demikian mengemuka saat pengurus DPD PSI Katingan melakukan pertemuan dengan pihak KPU Katingan di rumah pintar pemilu, Kaleka Penyang Demokrasi, Senin (17/7).

Ketua DPD PSI Kabupaten Katingan, Supri menuturkan, selaku partai baru pihaknya bertekad untuk menjadi salah satu parpol peserta pemilu terutama untuk pileg 2019 mendatang.

“Kita hari ini datang ke KPU untuk bersilaturahmi sekaligus konsultasi mengenai persyaratan, serta persiapan parpol menghadapi verifikasi parpol,” kata Supri.

Menurut Supri yang akrab disapa Bucun ini, secara umum partainya sudah mempersiapkan berbagai persyaratan, salah satunya telah membentuk kepengurusan serta kesekretariatan di tingkat kecamatan dan berbagai syarat lainnya.

Di Katingan, ujarnta sudah ada delapan dari 13 pengurus partai tingkat kecamatan atau sudah terpenuhi 50 + 1. Artinya, secara garis besar DPD PSI Katingan siap diverifikasi oleh KPU.

Ketua KPU Katingan Sapta Tjita mengatakan jika pihaknya sudah memikiki sistem informasi partai politik (Sipol). Aplikasi tersebut merupakan suatu sistem yang bertujuan memudahkan kesiapan parpol dalam menghadapi pemilu.

Menurut Sapta KPU Katingan sudah memberikan ruang kepada seluruh parpol, baik yang baru maupun yang lama agar mempersiapkan verifikasi parpol.

“Yang jelas peserta pemilu wajib lulus serangkaian uji verifikasi oleh KPU. Berbagai persyaratan itu semuanya bersifat yuridis, contohnya parpol telah berbadan hukum dari Kemenkumham, jumlah pengurus perempuan sekurangnya 30 persen, memilik struktur organisasi yang jelas, dan sarat lainnya,” katanya. (ABDUL GOFUR/B-5)

Sumber Bornoenews