Harus Ada Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pilkada
Siaran Pers Sikap PSI

Harus Ada Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menindak tegas setiap pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan terkait Covid-19 dalam setiap fase Pilkada 2020

“Buat PSI, kesehatan dan keselamatan rakyat adalah prioritas utama. Karena Pilkada 2020 tak ditunda, maka penegakan protokol kesehatan tak bisa ditawar-tawar lagi, Kalau perlu paslon didiskualifikasi sebagai peserta,” kata Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka, dalam keterangan tertulis, Jumat 25 September 2020

Jika hanya ada sanksi ringan seperti peringatan tertulis, kata Isyana, maka hampir pasti bakal terjadi pelanggaran-pelanggaran. Risiko pelanggaran itu bukan main-main karena menyangkut nyawa manusia.

“Tentu saja, sebelumnya KPU harus menyusun aturan rinci dan terukur terkait pelanggaran protokol kesehatan. Aturan seperti itu akan menjadi panduan dan rujukan bersama, sehingga potensi perbedaan tafsir bisa diminimalkan,” kata Isyana.

KPU RI telah melansir Peraturan KPU (PKPU) No. 13/2020. Pada Pasal 88C dicantumkan bahwa partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan atau pihak lain dilarang melaksanakan rapat umum, kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan atau konser musik, kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai dan atau sepeda santai.

Juga dilarang perlombaan, kegiatan sosial seperti bazaar dan atau donor darah, dan atau peringatan hari ulang tahun partai politik.

Sanksi buat para pelanggar berupa peringatan tertulis oleh Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten dan Kota pada saat terjadinya pelanggaran. Juga penghentian dan pembubaran kegiatan kampanye di tempat terjadinya pelanggaran oleh Bawaslu bila tidak melaksanakan peringatan tertulis tersebut.

PSI sendiri telah memerintahkan seluruh kader dan meminta para calon kepala daerah serta wakil kepala daerah yang didukung atau diusung di Pilkada 2020 untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

“Akan ada sanksi tegas buat para kader partai yang terlibat dalam pelanggaran protokol kesehatan. Instruksi internal ini telah berulang kali disampaikan DPP PSI kepada para kader,” lanjut Isyana.

Sebelumnya, dalam uji publik dengan KPU, Jumat 11 September 2020, PSI meminta iklan kampanye di media sosial tetap dapat dilakukan sebagai upaya mengurangi dan mencegah penyebaran COVID 19 saat kampanye Pilkada 2020.

Usulan tersebut merupakan tanggapan atas Pasal 47 ayat 5 dalam Rancangan Revisi PKPU No 4/2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur/Wagub, Bupati/Wabup dan atau Walikota/Wakil Walikota yang mencantumkan larangan beriklan di media sosial dalam kampanye Pilkada 2020.

“Penggunaan cara-cara kampanye yang berbeda dan tetap menekankan protokol kesehatan menjadi sangat penting dalam kondisi di tengah pandemi. Salah satunya dengan menggunakan teknologi informasi,” kata Isyana dalam uji publik secara virtual tersebut.

Pada PKPU No 13/2020 Pasal 57F, iklan kampanye di media sosial akhirnya diizinkan.

“Terima kasih kepada KPU yang sudah mendengar aspirasi kami. Semoga ini membawa kebaikan bersama,” pungkas Isyana.

PSI Dukung Penertiban Aset Negara di Tangan Swasta
Siaran Pers Sikap PSI

PSI Dukung Penertiban Aset Negara di Tangan Swasta

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) untuk menertibkan Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp 571,5 triliun yang kini dikelola pihak swasta.

“Seluruh aset negara harus dikelola dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan rakyat. Pelibatan KPK yang melakukan pendampingan kepada Kemensetneg dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset adalah langkah tepat,” kata Koordinator Juru Bicara PSI, Kokok Dirgantoro, dalam keterangan tertulis, Selasa 22 September 2020.

Apalagi, lanjut Kokok, Indonesia sedang di ambang resesi ekonomi karena pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Pemasukan negara harus dioptimalkan untuk meminimalkan dampak buruk perekonomian yang melesu.

“Ini masa ketika kita harus lincah dan jeli melihat celah untuk menambah pemasukan negara sebanyak-banyaknya. Misalnya dari BMN yang selama ini kurang terpantau,” kata mantan jurnalis ini.

Ada sejumlah BMN yang disasar, di antaranya Gelora Bung Karno (GBK), Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kemayoran, Gedung Veteran Semanggi, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Terkait pengelolaan aset itu, salah satu kendala yang dihadapi Kemensetneg adalah menagih kewajiban para penyewa karena konflik dengan pihak ketiga atau swasta. Padahal, kewajiban penyewa untuk membayar kontrak sudah ditetapkan sejak awal.

“Kewajiban para penyewa harus beres. Tidak boleh kurang, apalagi macet. Jika terus bermasalah, lebih baik aset dikembalikan ke negara. Kita tak bisa bermain-main dalam persoalan ini. Aset-aset tersebut, secara esensial, merupakan pinjaman dari rakyat yang pada gilirannya harus bermanfaat untuk rakyat dalam bentu pemasukan negara,” pungkas Kokok.

Kemensetneg berkoordinasi dengan KPK terkait penertiban dan pemulihan BMN senilai Rp 571,5 triliun. Berdasarkan data KPK, pemanfaatan aset-aset yang dikelola Kemensetneg seperti GBK, Kemayoran, dan TMII, belum optimal menyumbang pemasukan keuangan negara.

Ada beberapa temuan KPK yang lain. Soal TMII, misalnya, KPK menemukan berdasarkan Kepres No 51 Tahun 1977 tentang TMII, aset negara itu dikelola oleh Yayasan Harapan Kita. Belakangan, KPK menemukan sudah terdapat naskah penyerahan TMII dari Yayasan Harapan Kita kepada Pemerintah Pusat.

“Saat ini penguasaan dan pengelolaan masih dilakukan Yayasan Harapan Kita. Selain itu, KPK mendapatkan informasi bahwa pada 2017 telah dilaksanakan legal audit TMII oleh Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, dengan tiga opsi rekomendasi pengelolaan, yaitu TMII menjadi BLU, pengoperasian oleh pihak lain, atau Kerja Sama Pemanfaatan,” kata Kasatgas Koordinasi Pencegahan Wilayah II KPK, Asep Rahmat Suwandha.

Berbagi Ratusan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Pusat
Liputan

Berbagi Ratusan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Pusat

Pengurus dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membagikan ratusan paket makanan siap saji dan masker kepada warga pemukiman padat di Karet Tengsin, di pinggiran Kali Krukut yang bersebelahan dengan TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat 18 September 2020 .

Hadir dalam acara ini Sekretaris Jenderal PSI DPP PSI, Raja Juli Antoni, Sekretaris Direktorat Sosial dan Kebencanaan PSI, Norman Lianto, dan Direktur Lingkungan Hidup dan Perkotaan PSI, Mikhail Gorbachev Dom, serta beberapa pengurus PSI.

Kebanyakan warga yang menerima bantuan berkerja di sektor informal, seperti driver ojek online, pedagang, dan buruh harian yang terdampak dengan pengetatan PSBB DKI Jakarta sejak 14 September lalu.

“Tugas saya memastikan bahwa PSI tidak hanya tegas memastikan anggaran DPRD pro rakyat yang tedampak covid uang lewat perwakilan kami di DPRD se Indonesia, namun juga peka akan kebutuhan rakyat. Alhamdulilah, setiap hari saya menerima laporan bahwa kader-kader PSI di seluruh Indonesia turun dan terus bergerak membantu rakyat sejak pandemi terjadi,” kata Toni di tempat kegiatan.

Acara pemberian bantuan berlangsung penuh keakraban dan mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19. Di sela-sela pemberian bantuan terlihat beberapa warga berkeluh kesah dan menitipkan ganjalan hati mereka pada para pengurus PSI dan ini ditanggapi dengan hangat oleh Toni.

Salah seorang pengurus RT setempat, Suharjo, meminta bantuan alat pemadam kebakaran ringan kepada PSI.

“Kalau berkenan, mohon disumbang alat pemadam kebakaran ringan. Untuk berjaga-jaga, maklum daerah kami rawan,” kata Suharjo.

Menanggapi Suharjo, Toni mengatakan, “Insya Allah kami bantu. Nanti akan kami usahakan lewat anggota legislatif kami di DKI Jakarta.”

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Sosial dan Kebencanaan DPP PSI, Norman Lianto mengaku, sudah mengantongi daftar lokasi di DKI Jakarta yang terdampak paling parah karena penerapan kebijakan PSBB.

“Kami turun ke lapangan sejak PSBB diberlakukan di Jakarta pada Maret lalu.. Karena itu kami sudah mengetahui kantong-kantong pemukiman padat yang membutuhkan bantuan. Sebagian bantuan kami drop langsung dari pusat, namun beberapa juga didrop oleh Anggota DPRD dan Pengurus PSI Jakarta. Kami akan terus berusaha membantu warga,” kata Norman.

Di tempat yang sama, Direktur Lingkungan Hidup dan Perkotaan DPP PSI, Mikhail Gorbachev Dom, berharap makin banyak elemen masyarakat lain bergerak seperti PSI.

“Saya berharap gerakan solidaritas seperti yang kami lakukan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat DKI Jakarta yang lain. Ini seperti konsep subsidi silang, yang berpunya berbagi dengan mereka yang berkorban tidak berkerja demi kesehatan kita bersama. Kota-kota di Indonesia seharusnya tidak kehilangan ciri gotong royong atau solidaritas,” pungkasnya.

PSI Kutuk Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber dan Minta Pengusutan Tuntas
Siaran Pers Sikap PSI

PSI Kutuk Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber dan Minta Pengusutan Tuntas

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengutuk kasus penusukan dai terkenal, Syekh Ali Jaber, dan meminta kepolisian mengusut tuntas.

“Insiden ini harus dikutuk. PSI meminta aparat kepolisian untuk bekerja secara objektif, serius, dan tuntas dalam mengungkap motif penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, termasuk mengungkap dalang jika ada,” kata Juru Bicara PSI, Nanang Priyo Utomo, dalam keterangan tertulis, Senin 14 September 2020.

Nanang menambahkan, kebebasan beragama dan berdakwah wajib dilindungi negara. Jika ada pihak-pihak yang mengganggunya, harus segera ditangani.

Selanjutnya, PSI meminta rakyat tenang dan sabar mengikuti proses hukum, tidak membuat atau mengikuti spekulasi yang memperburuk keadaan.

“Dalam kesempatan ini kami juga meminta saudara-saudara kaum Muslim untuk tidak terprovokasi berita yang belum jelas kebenarannya. Sama-sama kita jaga suasana yang kondusif dan biarkan mekanisme hukum berjalan,” pungkas Nanang.

Syaikh Ali Jaber ditusuk pria tak dikenal saat memberikan kajian agama di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, Minggu 13 September.

Terkena tusukan di bagian lengan kanan, Syekh Ali Juber tidak mengalami luka serius. Pelaku berinisial AA dilumpuhkan di lokasi kejadian.

Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber, PSI: Keselamatan Atlet adalah Segalanya
Siaran Pers Sikap PSI

Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber, PSI: Keselamatan Atlet adalah Segalanya

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung keputusan Pengurus Pusat PBSI yang memutuskan mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020 karena mempertimbangkan kesehatan atlet di tengah pandemi COVID-19.

“Ini keputusan yang rasional. Prestasi tentu penting tapi keselamatan para atlet kita adalah segala-galanya. Ketika pandemi masih sangat mengancam, lebih baik tidak ikut serta,” kata Juru Bicara PSI dan Juara Dunia Bulutangkis 1995, Hariyanto Arbi, dalam keterangan tertulis, Sabtu 12 September 2020.

Hariyanto mengaskan, risiko bukan hanya di arena pertandingan. Bahaya juga ada dalam perjalanan panjang ke Denmark, entah di pesawat atau lokasi transit.

Kejuaraan beregu ini rencananya digelar di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober 2020.

Terakhir, ia juga memuji langkah PP PBSI yang menjadikan diskusi dengan para atlet sebagai salah satu pertimbangan.

“Para atlet di-wongke, tidak hanya menjadi objek tapi dimintai pendapat. Ketika mereka bilang ragu, ya memang lebih baik tidak ikut. Performa mereka di lapangan pasti tidak maksimal. Masih ada tahun-tahun mendatang,” kata Hariyanto.

Sebelum Indonesia, lima negara juga telah memutuskan mundur dari Piala Thomas dan Piala Uber. Yaitu, Hong Kong, Singapura, Australia, Taiwan, dan Thailand.

Hapus Larangan Iklan Kampanye di Medsos agar Pilkada Tak Jadi Kluster Penyebaran Covid-19
Siaran Pers Sikap PSI

Hapus Larangan Iklan Kampanye di Medsos agar Pilkada Tak Jadi Kluster Penyebaran Covid-19

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta larangan iklan kampanye di media sosial Pilkada 2020 dihapuskan. Hal ini disampaikan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia PSI Isyana Bagoes Oka, saat
mengikuti Uji Publik Rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang perubahan atas PKPU No 4/2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur/Wagub, Bupati/Wabup dan atau Walikota/Wakil Walikota, Jumat, 11 September 2020.

“PSI mengapresiasi KPU yang terus bekerja keras untuk menyukseskan Pilkada Desember 2020 di tengah pandemi COVID 19. Untuk itu PSI meminta iklan kampanye di media sosial tetap dapat dilakukan, sebagai salah satu upaya mengurangi dan mencegah penyebaran COVID 19 di saat kampanye Pilkada 2020,” kata Isyana dalam uji publik yang dilalukan secara virtual.

Hal ini disampaikan menanggapi Pasal 47 ayat 5 dalam Rancangan Peraturan KPU (PKPU) No 4/2017 yang mencantumkan larangan beriklan di media sosial dalam kampanye Pilkada 2020. Pasal 47 ayat 5 tersebut berbunyi: “Partai Politik atau Gabungan Partai Politik , Pasangan Calon, dan/atau Tim Kampanye dilarang memasang Iklan Kampanye di Media Sosial.’

Satgas Penanganan Covid-19 sendiri menyebut ada 44 daerah yang tergolong zona merah atau berisiko tinggi penularan Covid-19 yang akan menggelar Pilkada 2020.

Menurut Isyana, penggunaan cara-cara kampanye yang berbeda dan tetap menekankan protokol kesehatan menjadi sangat penting dalam kondisi sekarang ini, salah satunya dengan menggunakan teknologi informasi.

“Penggunaan media sosial untuk melakukan iklan kampanye bisa menjadi alternatif yang efektif. Seharusnya kita gunakan juga secara positif untuk sarana kampanye,” kata Isyana.

Isyana juga berharap, dengan diperbolehkannya iklan kampanye di media sosial, visi dan misi pasangan calon yang akan mengikuti Pilkada Desember 2020 dapat tersampaikan kepada para pemilih, sekaligus mengurangi kemungkinan munculnya kluster-kluster kampanye Pilkada.

Tanpa Mahar, PSI Dukung 143 Pasangan di Pilkada 2020
Siaran Pers

Tanpa Mahar, PSI Dukung 143 Pasangan di Pilkada 2020

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terlibat dalam Pilkada Serentak 2020 dengan mendukung ratusan pasangan di seluruh Indonesia. Pada Minggu 6 September kemarin, proses pendaftaran calon resmi ditutup.

“Kami mendukung tanpa mahar sama sekali, ke semua pasangan calon yang kami dukung,” kata Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka, dalam keterangan tertulis, Senin 7 September 2020.

Isyana menambahkan, mahar adalah salah satu sumber masalah dalam politik Indonesia pasca-reformasi. Mahar memicu biaya tinggi dalam politik. Pada gilirannya, biaya tinggi ini amat potensial menyeret pada praktik korupsi.

“Alih-alih mahar, kami mendukung karena ada kesamaan nilai-nilai dengan pasangan calon. Kami juga memeriksa rekam jejak seluruh calon. Kita harus memastikan kandidat terpilih adalah yang terbaik, mereka yang mau bekerja keras untuk membantu rakyat,” kata Isyana.

Ia memungkasi, “Sebagai partai baru, ini pengalaman Pilkada pertama PSI setelah Pemilu 2019. PSI banyak belajar dari proses dukung-mendukung ini, mendengar banyak masukan dan sangat berhati-hati untuk berdiri di antara pragmatisme politik dan kepentingan rakyat banyak.”

Secara keseluruhan, PSI mendukung 143 pasangan. Dengan rincian 6 provinsi dan 137 kabupaten/kota.

PSI: Lanjutkan Risma, Menangkan Eri
Siaran Pers Sikap PSI

PSI: Lanjutkan Risma, Menangkan Eri

Hari Jumat (04/09) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi menyampaikan dukungan kepada Eri Cahyadi sebagai Calon Wali Kota Surabaya.

“Ini adalah dukungan yang sifatnya bulat, dukungan ideologis tanpa mahar, dukungan dengan sepenuh hati, karena kami sadar kemajuan Surabaya harus tetap berlanjut,” kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni.

“Kemajuan Surabaya yang sudah susah payah diperjuangkan oleh Ibu Risma harus berlanjut. Dan satu-satunya cara memastikan itu terjadi adalah dengan mendukung Mas Eri, seorang birokrat yang telah terbukti sukses dalam mengelola birokrasi dan kompeten dalam mengurus kota.”

Sementara itu Ketua DPD PSI Surabaya Josiah Micharel menegaskan bahwa yang paling esensial dari pencalonan adalah memastikan Eri Cahyadi terpilih menjadi Wali Kota Surabaya. Ia menyebut kehidupan rakyat Surabaya yang sudah baik pada masa Ibu Risma akan lebih baik jika berada di tangan Eri Cahyadi. “Kami tidak mempersoalkan hal lain di luar urusan substansial tersebut” tegas Josiah sambil menambahkan bahwa PSI sejak awal berkomitmen mendukung tokoh-tokoh muda, orang-orang yang kompeten dan peduli rakyat untuk mengisi jabatan publik.

Demi kemajuan Surabaya PSI bertekad: “Lanjutkan Risma, Menangkan Eri,” kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni sambil menegaskan: “DPP PSI menginstruksikan mesin partai untuk all out memenangkan Mas Eri Cahyadi. Kami akan mengerahkan segala daya upaya untuk memastikan kemajuan kota ini berlanjut!”

Serahkan Catatan Permasalahan Tangsel, PSI Resmi Dukung Muhamad-Saraswati
Siaran Pers Sikap PSI

Serahkan Catatan Permasalahan Tangsel, PSI Resmi Dukung Muhamad-Saraswati

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi memberikan rekomendasi pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) kepada pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati.

Rekomendasi diserahkan langsung Plt Ketum PSI, Giring Ganesha, di Restoran Kampung Anggrek, Serpong, Kamis 3 September 2020.

Selain menyerahkan rekomendasi, PSI juga menyampaikan catatan berisi ratusan permasalahan di Tangsel yang dikumpulkan kader-kader PSI di 7 DPC

“PSI memberikan rekomendasi kepada pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati. Bersama dengan rekomendasi, PSI juga menyerahkan ratusan catatan permasalahan di Tangsel untuk pasangan ini. Saya menegaskan agar catatan dari kader-kader kami ini dapat diselesaikan jika pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati terpilih. PSI akan menjadi mitra yang konstruktif untuk pasangan ini,” kata Giring di Resto Anggrek.

Acara deklarasi diawali dengan bersepeda bersama para pengurus PSI dan pasangan calon dari Pasar Modern BSD menuju Restoran Kampung Anggrek. Titik Pasar Modern menjadi perlambang pasangan yang diusung PSI: berangkat dari rakyat dan bergerak dengan ekonomi kerakyatan.

Titik pemberhentian kedua adalah Stasiun Rawa Buntu, sebagai lambang warga Tangsel yang merupakan masyarakat komuter dan memerlukan transportasi yang baik. Titik perhentian ketiga adalah area Tanaman Hias, sebagai simbol masyarakat membutuhkan kesempatan bekerja yang luas dan perlunya mengedepankan lingkungan yang sehat.

“Titik-titik pemberhentian tersebut adalah sebagian permasalahan perkotaan yang harus dipecahkan. Ekonomi kerakyatan, lapangan pekerjaan, kemacetan, transportasi massal kualitas air, sampah, infrastruktur dilambangkan dalam titik-titik yang didatangi,” ujar Giring.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PSI Banten, Azmi Abubakar, menegaskan perjalanan sejarah ternyata menggariskan PSI belum bisa mengantarkan kadernya sebagai kandidat di Pilkada Tangsel 2020.

‘Tapi bukan berarti kami pupus harapan. Kini harapan PSI ditumpukan pada pasangan terbaik, Muhamad-Saraswati,” ujar Azmi

Azmi menambahkan, ada tiga tanda kemenangan pasangan Muhamad-Saraswati.

“Pertama, antusiasme masyarakat. Terlihat di mana-mana. Kedua, dukungan tokoh masyarakat, penuda, dan perempuan. Ketiga, ini adalah pasangan dengan dukungan terbesar di parlemen. Ada gabungan partai dengan 23 kursi yang mendukung. Pertandingan sudah usai sebenarnya. Tapi, kita runtaskan dengan datang ke TPS pada 9 Desember dan mencoblos pasangan ini,” ujar Azmi.

Ketua DPD PSI Kota Tangerang Selatan, Andreas Arie R Nugroho menyatakan, aspirasi dari 7 DPC merupakan modal untuk membangun Tangerang Selatan yang lebih baik.

“Barometer kami sederhana, kami mendukung pasangan yang paling memiliki komitmen untuk menghadirkan politik yang bersih, toleran, transparan, dan bebas korupsi di Tangerang Selatan dan itu ada di pasangan Muhamad – Saraswati.” kata Andreas.

Muhamad menyampaikan terima kasih atas dukungan dari PSI.

“Kami berjanji akan melayani semua. Tanpa.diskriminasi, sesuai dengan tagline kami: Tangsel untuk Semua. Kita akan membangun Tangsel aman, nyaman, dan ramah. Terima kasih atas catatan permasalahan dari 7 DPC PSI. Saya akan pelajari,” kata Muhamad.

Jelang Pendaftaran Pilkada Semarang, Giring Silaturahmi ke Pasangan Hendi-Ita
Siaran Pers

Jelang Pendaftaran Pilkada Semarang, Giring Silaturahmi ke Pasangan Hendi-Ita

Plt Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha, bersilaturahmi dengan pasangan Hendrar Prihadi (Hendi) dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) yang akan maju dalam Pemilihan Wali Kota Semarang 2020.

Dengan dua kursi di DPRD Kota Semarang, PSI menyatakan diri mendukung pasangan Hendi-Ita tersebut.

Giring disambut Hendi-Ita dengan dalam sebuah acara makan malam di Semarang. Ia didampingi Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni dan Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka. Juga hadir Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Farchan, dan Ketua DPD PSI Kota Semarang, Melly Pangestu.

Makan malam berlangsung akrab dengan diisi percakapan terkait politik, pandemi Covid-19, sampai usaha mengembangkan industri kreatif.

“Kami saling bertukar pengalaman. Mas Hendi dan Mbak Ita bercerita soal pengalaman mengelola Semarang dan saya berkisah tentang industri kreatif, musik, juga saat menangani e-sport,” kata Giring, Rabu 2 September 2020, di Semarang.

Giring mengatakan, “PSI siap bekerja keras untuk mendukung kemenangan pasangan Hendi-Ita. Seluruh mesin partai akan bergerak optimal.”

Pada kesempatan yang sama, Melly menambahkan, “Seluruh kader PSI di Semarang sudah dan akan bekerja keras membantu pemenangan Hendi-Ita. Kita tak akan menyia-nyiakan momentum bersejarah ini.”