Giring Ganesha dan Keluarga Rilis Single Ramadan “Tahan Dulu”
Giring Presiden 2024

Giring Ganesha dan Keluarga Rilis Single Ramadan “Tahan Dulu”


 

Aktif di dunia politik tak lantas menghentikkan Giring Ganesha bermusik. Di bulan Ramadan kali ini, ia merilis single berjudul “Tahan Dulu.” Lagu bernuansa pop kental tersebut juga merupakan duetnya dengan sang istri, Cynthia Ganesha.

“Lagu ini bercerita tentang menahan nafsu saat berpuasa, bagaimana untuk terus semangat dalam menikmati indahnya setiap detik perjalanan di bulan Ramadan yang hanya terjadi selama setahun sekali.” ungkap Giring Ganesha.

Tak hanya sang istri, Giring juga mengajak serta anak-anak mereka di video klip yang tak kalah unik. Dengan teknik pengambilan gambar one shot, video musiknya berkisah tentang kelurga harmonis dan ceria yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Bonita Rachel, sutradara video musik “Tahan Dulu” mengatakan, “Alur ceritanya adalah ketika mereka sedang ngabuburit hingga waktu berbuka puasa. Gambaran suasananya tentang kehidupan keluarga yang harmonis dan menyenangkan. Kita ambil cerita bertema keluarga karena terlihat lebih ekspresif dan natural.”

Lagu “Tahan Dulu” dari Giring Ganesha & Family telah rilis pada 16 April 2021 di seluruh platform musik digital. Videonya bisa disaksikan di YouTube dan Vidio Musica Studios. Nikmati juga video versi karaokenya di YouTube channel Musica Karaoke.

Sumber: wowkeren.com





Sumber

PSI Memulai Program Waqaf 10.000 AlQuran di Seluruh Indonesia
Giring Presiden 2024

PSI Memulai Program Waqaf 10.000 AlQuran di Seluruh Indonesia


Pada Ramadhan 1442 Hijriah ini, DPP PSI menggelar program wakaf belasan ribu Alquran untuk musala dan masjid di seluruh Indonesia.

Tim DPP PSI, usai berbuka puasa kemarin, menyambangi Masjid Al-Musyawarah, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka datang untuk menyerahkan puluhan Alquran.

“Penyerahan ini sekaligus mengawali program wakaf belasan ribu Alquran dari PSI selama Ramadhan 1442 Hijriah. Kegiatan akan dilakukan oleh DPW dan DPD PSI di tempat masing-masing,” kata Wasekjen DPP PSI Satia Chandra Wiguna, Jumat (16/4/2021) saat menyerahkan Alquran.

Chandra menambahkan, Alquran akan diwakafkan ke musala atau masjid kecil yang selama ini relatif jarang mendapat bantuan.

“Selama ini kami cukup sering mendengar ada kebutuhan Alquran di musala atau masjid. Nah, Ramadhan ini, kami coba membantu memenuhi sebagian kebutuhan tersebut,” lanjut Chandra.

Selain Alquran, selama Ramadhan ini, para kader PSI di seluruh Indonesia juga akan membagikan sembako dan takjil secara rutin.

Menurut Chandra, pandemi belum berlalu. Banyak saudara kita yang terdampak.

“Ini saatnya melanjutkan program-program bantuan PSI untuk rakyat,” katanya.

PSI memastikan seluruh kegiatan selalu dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Sumber: Tribunnews.com





Sumber

TMII Sebuah Etalase Keberagaman Indonesia
Giring Presiden 2024

TMII Sebuah Etalase Keberagaman Indonesia


Melalui Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Taman mini Indonesia Indah (TMII), pemerintah secara resmi mengambil alih penguasaan dan pengelolaan TMII. TMII sebelumnya dibawah penguasaan dan pengelolaan Yayasan Harapan Kita sejak mulai beroperasi pada tahun 1977. Yayasan Harapan Kita ini adalah sebuah lembaga milik keluarga presiden ke-2 Soeharto yang diberikan wewenang pengelolaan berdasarkan Kepres Nomor 51 Tahun 1977.

TMII adalah sebuah perwujudan dari cita-cita Ibu Tien Soeharto untuk membangun pusat kebudayaan Indonesia. Menurut ceritanya, ide ini bermula dari kunjungan Ibu Tien ke Disneyland di Amerika dan Timland di Thailand. Ibu Tien merasa bahwa Indonesia juga harus memiliki tempat wisata spektakuler namun berisikan tentang beragam adat dan budaya Indonesia.

Gagasan spektakuler ini akhirnya terwujud dengan dimulainya pembangunan pada 30 Juni 1972 meskipun mendapat banyak tentangan dan kritikan akhirnya selesai pada 30 april 1975. Hingga saat ini Taman Mini memiliki banyak fasilitas yang menarik diantaranya 33 anjungan provinsi, 18 museum, 11 wahana rekreasi dan 7 rumah ibadah.

Terlepas dari segala kontroversinya, TMII jelas sebuah ide yang brilian. Kita tidak perlu keliling Indonesia untuk melihat, mengetahui dan memahami betapa Indonesia ini kaya dengan ragam budaya. Indonesia memiliki beragam suku dengan ciri khas bangunan adat tersendiri dan di TMII kita dapat melihat semua keunikan bangunan adat yang dimiliki suku-suku tersebut.

Saya ingat ketika kecil dulu sangat suka diajak berlibur ke TMII. Begitu juga keluarga dari luar Jawa bila berkunjung ke Jakarta bisa dipastikan minta diantar mengunjungi TMII. Begitulah populernya TMII dulu yang menjadi tujuan wisata utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta.

Akhir-akhir ini kepopuleran TMII memang jauh menurun. Saya kira ini soal faktor inovasi pengelola yang memang tidak berkembang. Jarang sekali kita dengar ada perhelatan kebudayaan yang digelar di TMII. Bahkan wahana hiburan juga itu ke itu saja hampir tidak ada hal baru yang ditawarkan ke publik. Tak heran kiranya TMII dilaporkan selalu mengalami kerugian dari tahun ke tahun. Menurut Kepala Staf Presiden Moeldoko, Yayasan Harapan Kita harus mensubsidi antara Rp 40-50 milyar pertahun. Inilah salah satu alasan kenapa pemerintah berinisiatif untuk mengambil alih pengelolaan.

Saya termasuk yang senang sekali dengan kebijakan pemerintah mengambil alih penguasaan dan pengelolaan TMII ini. Bagi saya TMII ini benar-benar sebuah replika Indonesia yang menggambarkan keragaman identitas adat, budaya dan agama di Indonesia. TMII menurut saya adalah salah satu wahana yang tepat bagi kita untuk memperkenalkan kepada generasi muda Indonesia akan keragaman dan keunikan itu.

Kesadaran untuk melestarikan budaya warisan bangsa sejatinya memang harus dimulai dari generasi muda karena di tangan generasi mudalah masa depan bangsa ini ditentukan.

Kesadaran budaya ini sangat penting karena merupakan perwujudan dari sikap seseorang untuk menghargai dan memahami adanya perbedaan-perbedaaan yang ada dalam suatu bangsa.

Tanpa adanya kesadaran budaya ini akan rentan memunculkan konflik akibat kesalahpahaman dalam memahami perbedaan-perbedaan budaya itu. Dari sinilah munculnya konflik agama, etnis dan konflik budaya yang pada akhir-akhir inipun perbedaan itu digunakan bagi kalangan tertentu untuk dimanfaatkan dalam polarisasi politik.

Di titik inilah keberadaan TMII menjadi penting bagi saya. TMII memiliki potensi dan kekuatan untuk kembali menjadi etalase keberagaman Indonesia. TMII dapat menjadi lambang dari perwujudan Bhinneka Tunggal Ika yang sesungguhnya. Dengan menjadikan TMII kembali menjadi tujuan wisata populer kita berharap kesadaran budaya generasi muda kita makin membaik.

Kesadaran budaya akan memunculkan pemahaman bahwa perbedaan yang ada di antara kita adalah sebuah warna warni yang indah dan bukan sebuah pengakuan atas dominasi budaya tertentu. Pemahaman inilah yang selanjutnya akan memunculkan kesadaran akan nilai-nilai kesetaraan. Nilai kesetaraan ini selanjutnya menjadi landasan bagi kita untuk dapat mengembangkan nilai-nilai toleransi antara semua adat, budaya dan agama yang berbeda diantara kita.

Saya membayangkan TMII kedepan dikelola lebih menarik dengan menyuguhkan perhelatan budaya yang berkesinambungan. Tantangan terbesar adalah bagaimana TMII menjadi sebuah destinasi yang inklusif saling membaur antara anjungan-anjungan daerah yang ada. Selama ini kecenderungan anjungan-anjungan menampilkan perhelatan sendiri sehingga kebanyakan wisatawan malah berkunjung ke anjungan provinsi mereka sendiri. Orang Sumatera Barat berkunjung ke anjungan Rumah Gadang begitupun orang Sulawesi Utara cenderung mengunjungi rumah adat Wale Wanaro dan Bolaang Mongondow saja misalnya.

Pengelola untuk kedepannya harus dapat membuat pengunjung tertarik melihat anjungan daerah lain sehingga akan menimbulkan kesadaran budaya dan keragaman Indonesia. Pengelola dapat membuat siklus perhelatan adat dan budaya secara bergilir sehingga pengunjung benar-benar dapat menikmati pertunjukan seni dan budaya berbagai suku dengan kemasan yang menarik.

Saya membayangkan kedepannya TMII menjadi pusat kebudayaan yang akan menanamkan sikap multikulturalisme sejak dini. Dengan adanya kesadaran akan keragaman, generasi muda kita akan saling mencintai dan menghargai antar sesama rakyat Indonesia.

Dengan begitu akan muncul kesadaran di generasi muda kita untuk memahami bahwa sesungguhnya kita tidak harus sama karena yang kita butuhkan adalah kelapangan dada untuk menerima perbedaan dan keragaman sebagai takdir kemanusiaan kita. Hanya dengan kesadaran itulah Indonesia yang kita cintai ini akan selalu penuh dengan kedamaian dan hormat menghormati antar sesama.





Sumber

Dari Urusan Musik, Dapur PSI, sampai Rencana “Nyapres” di 2024
Giring Presiden 2024

Dari Urusan Musik, Dapur PSI, sampai Rencana “Nyapres” di 2024


 

Lebih dikenal sebagai vokalis grup musik Nidji, Giring Ganesha kini adalah Plt Ketua Umum PSI.  Tanya-tanya ke Giring soal itu semua di kantornya pada 3 Maret 2021, ini jawaban-jawabannya.

Ada soal cerita bermusiknya, partainya, masa kecilnya, dan tentu saja rencana dia jadi calon presiden di 2024. Menurutmu bagaimana?





Sumber

Yuk, Menabung Saham! – Giring Ganesha
Giring Presiden 2024

Yuk, Menabung Saham! – Giring Ganesha


Ada satu fenomena yang menarik di masa pandemi covid 19 ini yakni meningkatnya jumlah investor di Pasar Modal Indonesia. Tercatat sampai dengan 29 Desember 2020 jumlah investor Pasar Modal Indonesia meningkat pesat hingga mencapai 6,87 juta Single Investor Identification atau naik 56 persen sejak posisi akhir 2019 lalu.

Bekerja dari rumah selama pandemi mungkin membuat banyak kalangan pekerja kantoran atau profesional muda mulai melirik pasar modal untuk mengisi waktu luang dan mencari penghasilan tambahan. Apalagi platform teknologi financial (fintech) semakin banyak dan mudah penggunaannya. Berdasarkan data KSEI Desember 2020, jumlah investor berusia 30 – 40 tahun telah mencapai lebih dari 70 persen sehingga mendominasi jumlah investor di pasar modal.

Bagi saya fenomena ini sangat menggembirakan karena saya termasuk publik figur yang sejak lama menganjurkan kalangan umum dan milenial khususnya untuk menjadi investor di pasar modal. Saya sendiri telah menjadi investor sejak tahun 2008 dan terus menabung saham hingga saat ini.

Bagi saya menabung saham itu adalah bagian dari perencanaan masa depan keuangan kita hingga masa pensiun tiba. Sebenarnya banyak pilihan investasi yang bisa kita pilih. Produk keuangan sepeti tabungan berjangka, deposito, unitlink, reksadana hingga properti bisa menjadi pilihan untuk persiapan di hari tua.

Saya pribadi lebih memilih untuk menabung saham dan reksadana dibandingkan dengan produk keuangan lainnya. Kalau kita menyimpan uang di tabungan biasa hanya memberikan keuntungan 0,25-2 persen setahun dan bagi saya itu kurang menarik dibanding saham karena uang kita akan menyusut dari tahun ke tahun tergerus inflasi.

Menabung saham jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan tabungan biasa bahkan deposito. Saat ini bunga deposito katakanlah 3,2 – 3,5 persen setahun. Dengan menabung saham di perusahaan yang sehat dan bertumbuh, angka 3,6 persen itu bisa saja kita dapatkan hanya dalam waktu satu bulan saja bahkan mungkin dalam waktu seminggu bila pasar sedang bagus tentunya.

Saya berikan contoh menabung saham Bank BCA (BBCA). Seandainya kita mulai menabung saham pada bulan Maret 2016 dengan harga pembelian Rp. 13.300 maka saat ini harga saham kita sudah meningkat pesat. Pada Maret 2021 rata-rata harga saham BBCA senilai Rp. 32.075 per lembar saham. Terlihat dalam lima tahun nilai uang kita bertumbuh lebih dari 138 persen atau kalau rata-rata pertahun sekitar 27 persen. Bandingkan dengan nilai keuntungan deposito yang hanya 3,2-3,5 persen pertahun, sungguh menarik bukan ?

Contoh penabung saham yang cukup terkenal di kalangan investor pasar modal karena kesuksesannya adalah Lo Kheng Hong (LKH). Saya akan berikan sedikit cerita kesuksesan LKH sehingga pembaca mungkin tertarik mengikuti jejak kesuksesannya. LKH berasal dari keluarga yang tidak berkecukupan pada mulanya. Namun karena kegigihannya untuk menabung di pasar modal, ia sekarang menjadi orang yang memiliki kekayaan hingga triliunan rupiah.

Salah satu cerita kesuksesan LKH adalah membeli saham PT Multi Breeder Indonesia yang kini sudah merger dengan PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA). Pada saat flu burung sedang maraknya harga saham ini anjlok akibat masyarakat takut mengkonsumsi ayam. Tapi LKH justru membeli saham ini dengan harga Rp. 250/unit waktu itu. Enam tahun kemudian LKH menjual saham ini seharga Rp. 31.500 sehingga mendapatkan capital gain sebesar 12.600 persen dan mengantongi keuntungan sebanyak Rp. 193 miliar rupiah.

Apa saja keuntungan kita dalam menabung saham bila dibandingkan dengan produk keuangan lainnya ? Pertama, dividen. Dividen adalah pembagian laba perusahaan yang dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham. Berapapun saham yang kita miliki pasti kita akan diberikan dividen yang bersifat proporsional sesuai jumlah lembar saham yang kita miliki.

Sebagai contoh untuk tahun ini, Bank BCA membagikan dividen sebesar Rp. 530 perlembar saham sedangkan Bank Mandiri sebanyak Rp.220,27 perlembar saham. Dividen ini selalu dibagikan oleh perusahaan kepada pemilik saham selama perusahaan mendapatkan keuntungan sepanjang tahun berjalan.

Kedua, Capital Gain. Capital Gain adalah kondisi dimana harga saham yang kita miliki tumbuh menjadi lebih mahal harganya. Seperti yang saya contohkan diatas tahun 2015 saham BCA yang kita beli seharga Rp. 13.300 berkembang menjadi Rp. 32.075. Selisih harga inilah yang dinamakan dengan capital gain.

Inilah yang membedakan saham dengan produk keuangan lainnya seperti tabungan biasa dan deposito dimana kita hanya mendapatkan keuntungan dari bunga setiap bulan atau tahun. Bila menabung saham selain mendapatkan pertambahan nilai saham juga ada dividen yang bisa didapatkan setiap tahun.

Namun yang perlu kita ingat menabung saham bukannya tanpa risiko tapi justru tergolong ke dalam risiko tinggi. Risiko dari menabung saham antara lain adalah kita bisa mengalami capital lost yang merupakan kebalikan dari capital gain. Capital loss adalah kerugian yang dialami investor saat harga saham jatuh dibandingkan dengan harga ketika membeli. Misalnya kita membeli saham A seharga Rp. 2.000 per lembar saham namun beberapa waktu kemudian harga saham tersebut jatuh menjadi Rp. 1.500 per saham sehingga kita mengalami kerugian Rp. 500 rupiah per lembar saham.

Risiko lain adalah kesalahan kita membeli saham yang tidak likuid sehingga kita bisa kesulitan untuk menjual saham tersebut. Kemudian risiko lain adalah emiten tersebut mengalami delisting. Delisting ini penghapusan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia. Biasanya ini karena saham tidak populer, kurang diminati investor karena kinerja perusahaan tidak bagus.

Pada intinya menabung saham adalah salah satu rencana keuangan masa depan terbaik untuk investasi. Meskipun termasuk investasi risiko tinggi namun dapat kita minimalisir dengan mempelajari seluk beluk saham dengan baik. Kita harus memperlajari aspek fundamental saham sebelum kita beli dan bagaimana prospek kedepannya perusahaan tersebut. Pastikan saham yang akan kita miliki adalah saham yang kinerja perusahaannya sangat baik dan mendapatkan keuntungan usaha yang bertumbuh dari tahun ke tahun.

Tidak selalu butuh modal banyak untuk memulai menabung di pasar modal. Dengan menyisihkan 300 ribu hingga 1 juta rupiah tiap bulan kita sudah bisa menabung saham secara rutin dan merasakan manfaatnya kelak. Bagi investor pemula baiknya hindari membeli saham “gorengan” yang naik dan turun secara cepat dalam hitungan menit bahkan detik karena tanpa keahlian yang cukup maka kita akan mengalami kerugian cukup banyak.

Sebenarnya banyak cara untuk mengembangkan uang kita di pasar modal, selain investasi jangka panjang kita juga bisa trading dengan cara scalping ataupun swing. Saya sendiri lebih menyarankan untuk investasi dalam jangka waktu 5-10 tahun di saham yang perusahaannya berkembang dengan baik dari tahu ke tahun/uptrend. Selain lebih aman bagi investasi juga tidak butuh diawasi setiap hari sehingga tidak akan mengganggu pekerjaan utama kita.

Jadi tunggu apalagi ? Selamat berinvestasi dan mendapatkan passive income dari Pasar Modal Indonesia.





Sumber

Indonesia Tak Pernah Kalah Lawan Terorisme
Giring Presiden 2024

Indonesia Tak Pernah Kalah Lawan Terorisme


Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengutuk keras peristiwa pengeboman di depan Gereja Katedral Makassar.

Diduga aksi ini merupakan bom bunuh diri.

“PSI mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa saudara-saudara kita, terlebih terhadap mereka yang ingin menjalankan ibadah dengan tenang. Ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar yang baru terjadi ini adalah sebuah tragedi kemanusiaan,” kata Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha, Minggu (28/3/2021).

Giring menjelaskan, PSI mendorong aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menanggulangi kelompok-kelompok teroris yang kerap mengusik ketenangan beribadah antar-umat agama.

“Kami sangat mendukung aparat berwenang untuk mengungkap tuntas dan menangkap jaringan teroris yang masih bertahan,” ujarnya.

Giring berharap bangsa Indonesia jangan pernah takut dan kalah melawan aksi kekerasan yang dilakukan kelompok teroris.

Pasalnya, kelompok teroris memang ingin membuat takut masyarakat dan menciptakan keresahan.

“Kami, Indonesia, tidak akan pernah takut dan kalah melawan aksi-aksi kekerasan semacam ini,” katanya.

Selain untuk tidak takut, Giring juga mengajak seluruh masyarakat agar bersatu padu melawan terorisme.

“Dan paling penting, kami menyerukan kepada seluruh masyarakat bersatu melawan terorisme. Siapa saja dan di mana saja bisa jadi korban dari kelompok teroris. Tetap tenang dan waspada, jangan takut dan kita lawan bersama,” kataGiring.

Diberitakan sebelumnya, musibah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 28 Maret 2021, sekitar pukul 10.28 Wita.

Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja baru saja selesai beribadah di lokasi.

Sumber: Tribun Jakarta





Sumber

Giring Blusukan untuk ”Nyapres” 2024
Giring Presiden 2024

Giring Blusukan untuk ”Nyapres” 2024


Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha mengaku blusukan ke berbagai daerah dalam rangka sosialisasi dirinya sebagai calon presiden 2024 serta silaturahmi kebangsaan PSI. Hal ini disampaikan Giring saat wawancara Program Beginu di DPP PSI di Jakarta, Senin (15/3/2021). Ia menambahkan blusukan yang ia lakukan dilakukan dengan cara efisien.

“Partai kita bukan partai yang mempunyai sumber dana besar, jadi blusukannya benar-benar dengan tim kecil yang efisian,” ujar pria yang mengidolakan sosok Abraham Lincoln. Saat blusukan Giring mengaku mengunjungi beberapa kota seperti Solo, Surabaya, Makassar, Gresik, Trenggalek, Sidoarjo, Lamongan, dan Jombang.

Sebelumnya diberitakan, Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha merespons munculnya foto-foto di media sosial mengenai baliho dirinya sebagai calon presiden 2024. Giring pun membenarkan kabar tersebut dan menyebut bahwa ia hendak mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2024. “Ya, saya memang mencalonkan diri menjadi calon presiden Republik Indonesia di 2024,” kata Giring dalam konferensi pers virtual, Senin (24/8/2020).

Giring mengatakan, meskipun tak mudah, rencana pencalonannya itu didukung oleh PSI maupun keluarganya. Selain itu, ia menyebut rencana pencalonan dirinya sebagai presiden di Pilpres 2024 ini telah PSI sampaikan ke Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Menurut dia, Jokowi menyambut baik kabar ini. “Kita juga memberitahukan cara kita masalah pencapresan ini, Alhamdulillah, Pak Jokowi menyambut sangat baik,” ucapnya.

Sumber: Kompas





Sumber

Ketum PSI Bro Giring: Safari Tour De Java Ke Indramayu
Giring Presiden 2024

Ketum PSI Bro Giring: Safari Tour De Java Ke Indramayu


Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bro H Giring Ganesa Djumaryo bersama jajaran Pengurus PSI melakukan Tour De Java. Kali Tour De Java ke Kabupaten Indramayu, Senin (22/3).

Kedatangannya yang kedua kali ini dalam rangka melantik Pengurus DPD PSI Kabupaten Indramayu serta konsolidasi guna persiapan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang,

“Saya sudah dua kali ke Indramayu, karena saya menilai Ketua DPD Indramayu Bro Jun kerjanya maksimal. Saya harapkan Bro Jun bisa masuk ke DPRD atau syukur-syukur ke DPR RI. Intinya sangat terbuka sekali. Kemanapun langkah politik Bro Jun, pasti kita dukung,” Papar Ketua Umum PSI Bro H Giring Ganesha Djumaryo (37) kepada Tim Radar.

Dijelaskan Bro Giring yang juga sebagai Ketua E-Sport Indonesia itu, PSI tidak menerapkan politik mahar dalam dukungan partai ke calon manapun dalam kontestasi pemilu. Sebab dirinya ingin merubah pola lama yang dianut oleh sebagian partai politik yang ada.

“Misalnya ada kader partai yang sudah lama mengurus partainya. Tapi begitu dia maju mencalonkan diri baik di Pilkada atau Pileg, malah disuruh membayar dengan nominal tertentu. Saya tegaskan, jika kader partai PSI Kabupaten Indramayu Bro Jun ingin mencalonkan diri, tidak perlu menyetorkan apa-apa ke DPP,” tegas CEO Start-Up Kincir.com yang mengulas film, game, dan musik tersebut.

Ketua DPW PSI Provinsi Jawa Barat Bro Furqan menjelaskan bahwa sudah 6 bulan terakhir Ketum PSI Bro Giring yang merupakan keturunan wartawan Era Soekarno itu, sudah berkeliling ke 40 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Bahkan untuk 1 kotanya bisa 8 titik dengan 8 kegiatan yang berbeda.

“Semoga tagline PSI hadir dan kerja untuk rakyat bisa menginspirasi teman-teman khususnya pemuda dan semuanya baik di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, maupun di Indonesia secara umum,” tandas Ketua DPW PSI Provinsi Jawa Barat Bro Furqan.

Sumber: Radar Indramayu





Sumber

Giring PSI: DPW dan DPD Kerja Lebih Keras
Giring Presiden 2024

Giring PSI: DPW dan DPD Kerja Lebih Keras


Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menargetkan dua kali lipat perolehan suara di Pemilu mendatang. Hal tersebut diyakini Ketua Umum PSI, Giring Ganesha.

“Saya yakin antusiasme masyarakat tinggi terhadap partai kami. Buktinya kalau ketemu sama saya, mereka masih kenal,” tutur Giring kepada wartawan.

Giring berharap banyak kepada pengurus baru di DPW PSI Jabar, Furqan AMC dan DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosafat yang dilantik pada Sabtu (20/3/2021) lalu.

Khusus untuk Ketua DPW dan DPD yang baru dilantik, Giring berharap dapat bekerja dengan lebih keras untuk melayani kepentingan masyarakat, seperti tagline PSI Hadir dan Kerja untuk rakyat.

“Jangan kasih kendor, karena tugas mereka besar dan berat, apalagi Jabar daerah yang luas dan beragam,” ujar Giring.Menurut Giring, Jabar memiliki keragaman masyarakat. Karenanya, untuk mengambil hati warganya diperlukan ikatan emosional. Hal itu berdasarkan pengalamannya saat mencalonkan diri jadi anggota legislatif dari daerah pemilihan Bandung-Cimahi.

“Saya pelajari pendekatannya harus secara emosional dengan warga Jabar. Saya yakin, Kang Furqan bisa keliling Jabar ‘berjabat tangan’ dengan warga,” terangnya.

Kepada kader PSI yang menjadi Anggota legislatif, Giring menitipkan, kader PSI harus selalu berada di barisan paling depan dalam mengadvokasi masyarakat.

“Berkat kerja keras ini, alhamdulilah elektabilitas PSI hari ini sudah 5 persen. Saya menargetkan elektabilitas PSI di 8,5 persen di 2024 nanti, ” ungkap Giring.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Furqan mengatakan, pihaknya akan berusaha memaksimalkan potensi yang ada di PSI untuk benar-benar hadir di masyarakat. Salah satunya pemberian advokasi kepada masyarakat Jabar.

“Terutama advokasi mengenai kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan masyarakat itu sendiri,” terang Furqan.

Menurut Furqan, pihaknya akan meningkatkan gerakan-gerakan advokasi untuk mengadvokasi masyarakat dalam banyak hal. Terutama terkait dengan kebijakan-kebijakan yang sangat berdampak kepada masyarakat.

“Contohnya kita bersama-sama mengadvokasi para petani yang panen raya tapi kemudian hasil panennya terancam oleh kebijakan impor yang terapkan kementrian, lalu yang lainnya adalah langkah-langkah yang sudah rutin dilakukan oleh PSI seperti dalam respon bencana, masyarakat yang tidak mengakses beberapa program mengurus KTP AKTE kelahiran dan lain-lain,” tandasnya.

Sumber: Pojok Bandung





Sumber

Dewa Kipas dan Bangsa yang Haus Prestasi
Giring Presiden 2024

Dewa Kipas dan Bangsa yang Haus Prestasi


Pertandingan catur online antara Dadang Subur (Dewa Kipas) vs Levy Rozman (Gotham Chess) yang dimenangkan oleh Dewa Kipas, mungkin pertandingan yang paling banyak dibicarakan masyarakat pada awal tahun ini. Pertandingan ini bukanlah ajang resmi yang dilakukan oleh lembaga catur dunia namun kontroversi yang muncul setelah pertandingan menjadi begitu viral dan menyita perhatian khalayak.

Chess.com sebagai platform game catur dunia diketahui memblokir akun Dewa Kipas setelah pertandingan itu karena menilai Dewa kipas melakukan kecurangan dalam beberapa permainan terakhirnya. Pemblokiran inilah yang akhirnya menjadi kontroversi setelah anak Dewa Kipas yang bernama Ali Akbar mengunggah ke media sosial perihal pemblokiran ini.

Kisah ini tidak luput dari perhatian PB Percasi sebagai badan organisasi yang menaungi olah raga catur di Indonesia. Dalam sebuah konferensi pers PB Percasi sependapat dengan Chess.com bahwa ada kejanggalan dalam statistik permainan Dewa Kipas. Kejanggalan yang dimaksud adalah grafik permainan Dewa Kipas yang sangat stabil dengan rata-rata akurasi 90-99 persen.

Menurut PB Percasi hal ini tidak normal karena grafik permainan pecatur hebat sekalipun pasti naik turun dengan rata-rata langkah yang lebar. WGM Irene Sukandar yang merupakan atlet catur nasional memiliki akurasi antara 45-95 persen dan GM Susanto Megaranto memiliki akurasi 50-95 persen.

Saya tidak akan membahas ataupun menilai apakah Dewa Kipas melakukan kecurangan atau bukan namun yang menarik perhatian saya adalah kekompakan netizen Indonesia yang serentak membela Dewa Kipas. Netizen menganggap chess.com tidak adil memblokir akun Dewa Kipas dan mencurigai tindakan itu hanyalah untuk menutup malu pihak Gotham Chess yang merupakan GM Internasional dan tidak rela dikalahkan oleh Dewa Kipas yang bukan siapa-siapa.

Saya melihat sebuah pertunjukan nasionalisme yang begitu kuat oleh suporter Dewa Kipas. Mereka bangga dengan kemenangan Dewa Kipas lalu membela dengan cara khas netizen Indonesia yakni beramai-ramai menyerang akun Levy Rozman baik di Twitter maupun Instagram. Perlakuan Netizen Indonesia yang menurut penilaian Microsoft adalah netizen yang paling militan di Asia Tenggara membuat Levy harus menutup akun media sosialnya termasuk kanal youtubenya untuk orang Indonesia.

Militansi neizen ini adalah sebuah gambaran betapa rakyat Indonesia sebetulnya sedang haus akan prestasi bangsanya khususnya dalam olah raga. Harus kita akui bahwa negara kita sudah sangat lama tidak memberikan kebanggaan kepada rakyat dengan prestasi olah raga apakah dalam tingkatan Sea Games, Asian Games apalagi Olimpiade.

Dulu Indonesia pernah digelari sebagai raja di Asia Tenggara karena sejak Sea Games pertama kali digelar pada tahun 1977, Indonesia selalu mendominasi juara umum. Dalam kurun waktu 1977-1997, Indonesia hanya dua kali gagal menjadi juara umum. Bila ditotal maka Indonesia tercatat pernah menjadi juara umum sebanyak sepuluh kali, dari sepuluh itu sembilan kalinya didapat ketika masa orde baru.

Sea Games terakhir tahun 2019 di Filipina, Indonesia hanya menempari peringkat 4 dibawah Filipina, Vietnam dan Thailand. Sedangkan pada Sea Games tahun 2017 di Kuala Lumpur Indonesia menempati peringkat ke-5 bahkan dibawah Singapura yang penduduknya hanya sekitar 5,8 juta jiwa.

Kondisi seperti inilah yang menyebabkan netizen Indonesia merasa sangat haus akan prestasi olah raga. Sebagai negara besar dengan 260 juta lebih penduduk, Indonesia harusnya dapat bicara banyak di ajang olah raga Asia Tenggara. Dengan kondisi psikologis seperti itul fenomena Dewa Kipas menjadi semacam pengobat rasa rindu bagi netizen Indonesia untuk dapat merasakan kebanggaan atas sebuah prestasi.

Saya kira fenomena Dewa Kipas ini bisa menjadi alarm bagi pemerintah Indonesia khususnya KONI untuk semakin intens mencari bakat-bakat olah raga dan kemudian melakukan pembinaan yang lebih serius. Dewa Kipas bukan siapa-siapa namun dalam pertandingan melawan WGM Irene Sukandar yang ditayangkan langsung di chanel Youtube Deddy Corbuzier mampu memperlihatkan permaianan yang cukup baik meskipun kalah. Hal ini menjadi indikasi bahwa di luaran sana dari ratusan juta rakyat Indonesia tersimpan banyak sekali talenta yang mumpuni bila diasah dan diberi kesempatan untuk berkembang.

Saya yakin ketertinggalan kita dengan negara-negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, Malaysia bahkan Singapura bukanlah soal kemampuan atau bakat melainkan pembinaan atlit. Negara-negara tetangga memiliki banyak sekolah atlit yang mereka kombinasikan dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan manjemen yang baik. Mirisnya, negara tetangga melakukan pembinaan atlet ini justru ditiru dari negara kita semasa berjaya dahulu namun dengan peningkatan keilmuan dan manajemen yang jauh lebih baik.

Selain itu, anggaran pembinaan memang memiliki pengaruh yang sangat kuat. Anggaran untuk olah raga di negara kita masih jauh tertinggal dari negara tetangga. Menurut Sesmenpora Gatot S Dewa Broto anggaran pembinaan olah raga kita hanya sebesar 0,03 persen saja dari total APBN sedangkan Thailand dan Singapura menganggarkan 0,2 persen & 4 persen dari total APBN mereka.

Dengan alokasi anggaran yang cukup besar, negara tetangga memiliki lebih banyak pusat pembinaan olah raga terpadu yang memadukan antara olah raga dengan sains. Thailand sudah memiliki 6 pusat olahraga terpadu sedangkan Indonesia belum punya sama sekali. Pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional di Hambalang dulu ditujukan untuk itu namun karena persoalan hukum jadi terhenti. Saya kira program ini harus kita lanjutkan kembali.

Kita sebagai rakyat Indonesia tentu berharap setelah pandemi ini usai dan pertumbuhan ekonomi membaik, pemerintah mulai memprioritaskan masa depan olahraga Indonesia. Bagaimanapun juga pembinaan bibit usia muda serta pembangunan sarana dan prasarana membutuhkan penambahan anggaran yang cukup besar. Bila pemerintah mau menggelontorkan anggaran sesuai kebutuhan dalam pembinaan atlit usia dini saya percaya kita akan kembali tampil menjadi Raja Olahraga di Asia Tenggara.





Sumber