Politik Akal Sehat, Politik Kaum Muda
Pidato Ketua Umum

Politik Akal Sehat, Politik Kaum Muda

PIDATO AWAL TAHUN 2019

KETUA UMUM PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA

Assalamualaikum, Shalom, Om swastiastu, Namo Buddhaya, Wei Dei Dong Tian

Sampurasun, salam Solidaritas!

Kumaha Bandung, damang?

Selamat datang kepada Bro and Sis semua: para pengurus, anggota, dan simpatisan PSI, serta seluruh rakyat Indonesia yang menyaksikan Festival Sebelas melalui siaran langsung di sosial media dan TV Nasional.

Izinkan saya membuka awal 2019 dengan menyampaikan pidato yang saya beri judul “Politik Akal Sehat, Politik Kaum Muda”.

Bro and Sis yang saya hormati,

Ada gejala politik yang sangat mengkhawatirkan. Fenomena munculnya politik yang didirikan di atas PANGGUNG KEPALSUAN dan KEBOHONGAN, dengan narasi FITNAH dan PRASANGKA. Tontonan bernama: THE PRABOWO SHOW!

Saya ingin mengajak kita semua mengingat kembali — adegan demi adegan — kebohongan The Prabowo Show!

Juli 2018, Prabowo DUA KALI MELONTARKAN TUDUHAN TANPA DASAR. Ia menyebut selama lima tahun terakhir, kurang-lebih 50% rakyat Indonesia tambah miskin. FAKTANYA: Data BPS menunjukkan bahwa jumlah orang miskin pada Maret 2018 adalah 25,95 juta jiwa, atau 9,82 persen. JUMLAH ORANG MISKIN INDONESIA SAAT INI ADALAH YANG TERENDAH SEPANJANG SEJARAH INDONESIA MERDEKA!

Lalu Prabowo menyorot BUMN dengan menyatakan bahwa saham Pertamina sebagian sudah dijual diam-diam, bahwa Garuda, PLN, dan Perusahaan Gas Negara bangkrut, bahwa BRI banyak utang. FAKTANYA: nilai aset BUMN tiga tahun terakhir naik duaribu tujuhratus triliun rupiah dan tercatat bahwa laba BUMN keseluruhan meningkat terus setiap tahunnya!

September 2018, Calon Presiden Nomor 02 mengatakan, Indonesia terancam jadi negara miskin selamanya. FAKTANYA: Sejak 2003 kita sudah masuk NEGARA BERPENGHASILAN MENENGAH bahkan diproyeksikan akan menjadi negara berpenghasilan menengah atas pada 2024 nanti. Bukan lagi negara miskin!

Oktober 2018, Prabowo TIGA KALI BERBOHONG ketika mengatakan 99 persen rakyat Indonesia hidup pas-pasan, bahkan sangat sulit. FAKTANYA: limapuluh dua juta orang atau dua puluh dua persen penduduk Indonesia masuk golongan kelas menengah. Klaim Prabowo tersebut bahkan sudah dibantah oleh Bank Dunia sendiri!

Pada bulan Oktober pula, foto Ratna Sarumpaet dengan wajah penuh lebam beredar. Usai menjenguk, Prabowo menyatakan — yang menimpa Ratna Sarumpaet adalah bentuk intimidasi karena sikap politiknya.

Belakangan Ratna Sarumpaet — setelah polisi membeberkan fakta-fakta kasus ini — akhirnya mengaku DIBISIKI OLEH SETAN ENTAH DARIMANA, sehingga ia BERBOHONG, mengaku dipukuli. Bahwa faktanya: muka dia lebam karena OPERASI PLASTIK!

Lagi-lagi Prabowo melontarkan tuduhan palsu ketika menyebut bahwa INDEKS ketimpangan ekonomi Indonesia 0,454. FAKTANYA, per Maret 2018 gini ratio kita berada diangka 0,389.

Desember 2018, Prabowo menyebut Indonesia adalah negara miskin seperti Rwanda dan Haiti di Afrika. FAKTANYA: PDB Haiti dan Rwanda jauh dibawah kita. Ketimpangan dan pengangguran di sana juga jauh diatas Indonesia.

Satu hal pak Prabowo, Haiti terletak di benua Amerika. Entah kalau Pak Prabowo sudah memerintahkan tim pemenangan untuk memindahkannya ke Afrika!

Akhir 2018, Calon Presiden 02 membuat gaduh ketika melemparkan tuduhan beracun: bahwa selang cuci darah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dipakai hingga 40 kali. Tuduhan kosong, karena lagi-lagi tidak bisa dibuktikan!

Kebohongan demi kebohongan juga dilontarkan oleh Calon Wakil Presiden 02, SANDIAGA UNO, ketika ia menyebut bahwa tempe kini hanya berukuran setipis ATM, bahwa uang seratus ribu hanya cukup untuk membeli bawang dan cabe, bahwa harga nasi ayam di Jakarta lebih mahal ketimbang Singapura. Ada dua kemungkinan: Sandiaga tidak menguasasi data lapangan atau memang ia sengaja BERBOHONG.

Sandiaga juga mengatakan bahwa pemerintah seharusnya tidak berhutang untuk membangun infrastruktur. Sandiaga mengklaim perusahaannya tidak berhutang samasekali ketika membangun Tol Cipali. FAKTANYA: perusahaan Sandi berhutang pada konsorsium bank. Untuk yang ini, Sandiaga jelas BERBOHONG!

Saya heran, bagaimana tokoh politik dengan enteng menyebar kebohongan berkali-kali, dan samasekali tidak menyesal!

Saya ingin bertanya: Apakah kita mau dipimpin tokoh politik seperti itu?

Teori terkenal tentang PROPAGANDA menyebut bahwa KEBOHONGAN yang diucapkan terus menerus, lama-lama akan diterima sebagai sebuah KEBENARAN. Mungkin taktik inilah yang sedang dijalankan.

Hari ini kita mendengar kejutan lain. Pasangan 02 Prabowo-Sandi ingin mengubah visi dan misi sebagai kandidat. Bagi saya ini menakjubkan. Ibarat sebuah bus yang menjual tiket ke Bandung, lalu di tengah jalan, supir dan kondektur tiba-tiba mengumumkan kepada para penumpang “Mohon maaf ada sedikit perubahan, bus ini tidak jadi ke Bandung. Kita akan ke Bukittinggi”.

Bro and Sis yang saya cintai,

Ada ungkapan, jika kita membuka pintu dan jendela, tak hanya udara segar. Lalat dan nyamuk juga akan ikut masuk.

Itulah yang kita rasakan hari ini. Udara kebebasan kita dikotori oleh hoax, sumpek oleh SARA, akibat ulah para POLITISI yang menyebarkan kebohongan dan prasangka TANPA MALU-MALU!

TIDAK ADA ETIKA POLITIK SAMA SEKALI!!!

Ironisnya, mereka berlindung di balik kebebasan berpendapat. Padahal mereka sama sekali tidak percaya Demokrasi. Kita bersyukur bisa bicara bebas.

Dulu, pada masa Orde Baru — jangankan memfitnah apalagi menyebar kebencian — bahkan menyampaikan kebenaran pun, kita bisa DIPENJARA bahkan DICULIK!

Tapi kini mereka berkampanye akan mengembalikan Indonesia ke era Orde Baru. Mereka menggunakan hukum untuk memenjara orang lain dengan tuduhan menista kelompok. Perhatikanlah, betapa diantara mereka ada kelompok yang ingin membubarkan Indonesia dan menggantinya dengan faham lain yang bertentangan dengan konstitusi dan cita-cita pendiri Republik!

Mereka adalah para DEMAGOG yang sejatinya tidak pernah percaya bahwa manusia punya hak berbicara, bahwa orang tidak boleh dikurangi haknya dalam berkespresi dan berkeyakinan.

Bro and Sis semua,

Dihadapan fakta-fakta tadi, apakah kita harus DIAM?

Apakah kita akan BUNGKAM menyaksikan kebohongan MERAJALELA?

Apakah PSI hanya akan duduk manis hingga demokrasi kita hancur?

Partai Solidaritas Indonesia percaya, obat terbaik melawan kebohongan dan hoax adalah dengan menyebarkan sebanyak mungkin KEBENARAN. Ruang sosial media tidak boleh jatuh ke tangan para PEMBOHONG, TUKANG FITNAH, dan PENYEBAR HOAX!

Itulah alasan kenapa PSI tidak akan pernah diam.

Itulah alasan kita mengolok-olok politisi yang gemar menyebar kebohongan dengan memberi mereka penghargaan.

Kita ingin memperlihatkan bahwa politik kotor akan selalu mendapatkan perlawanan dari kita kaum muda!

Bro and Sis di seluruh Indonesia,

Salah satu korban fitnah dan politisasi SARA, adalah Basuki Tjahaja Purnama, yang akan bebas dua pekan lagi.  Orang yang berjasa memajukan Jakarta, JUSTRU DIJEBLOSKAN KE PENJARA lewat politisasi SARA. Partai Solidaritas Indonesia adalah partai yang didirikan diatas semangat yang dihidupkan Basuki Tjahaja Purnama. Kepada Pak Ahok, saya dan teman-teman PSI mengucapkan selamat menghirup udara kebebasan. Kami anak-anak PSI akan selalu mendukung, mendoakan, dan terus menjaga api yang telah dinyalakan Basuki Tjahaja Purnama.

Bro and Sis yang saya banggakan,

Demokrasi akan bekerja maksimal ketika orang mempunyai informasi yang lengkap dan benar. Hoax, fitnah, dan politik kebohongan menghasilkan informasi yang bias, asimetris, dan menjauhkan orang dari akal sehat.

Jika akal sehat menjauh, maka masa depan kita dipastikan bakal suram. Dan kita anak-anak muda yang akan jatuh menjadi korban pertama.

Apakah ada masa depan jika Indonesia dipimpin oleh pembohong?

Apakah kita akan bisa bekerja dengan tenang jika isu SARA merajalela?

Bro and Sis yang akan berjuang menegakkan akal sehat,

Bandung adalah kota kreatif. Kota pelajar, tempat empat anak-anak muda terbaik menimba ilmu sambil bereksperimen dengan ide-ide kreatif yang kelak akan menjadi tren.

Tempat ini akan menjadi barometer pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia!

Saya bermimpi, suatu hari nanti PURE SATURDAY dan BURGERKILL digemari anak-anak muda London!

Saya bermimpi denim MISCHIEF akan tampil di Paris Fashion Week!

Saya bermimpi animasi anak-anak Bandung diputar di Netflix!

Dan semua mimpi itu sangat mungkin kita realisasikan!

Untuk mewujudkan itu, PSI menawarkan sejumlah langkah. Jika kelak diberi kepercayaan, partai ini akan memperjuangkan:

Pertama, meringankan pajak bagi kaum muda. Partai ini akan memperjuangkan penghapusan pajak penghasilan bagi para pekerja awal karir dan keluarga muda yang berpenghasilan dibawah Rp 15 juta. Anak-anak muda yang baru meniti karir dan keluarga muda perlu diberi kelonggaran agar mereka lebih semangat dalam bekerja.

Kedua, PSI akan memperjuangkan INTERNET GRATIS bagi pelajar dan mahasiswa untuk keperluan pendidikan. Partai ini akan mendorong agar pemerintah mennyediakan internet gratis di ruang publik seluruh Indonesia. Setiap desa harus menjadi Desa Digital, di mana warga bisa mengakses internet gratis di Alun-alun atau Kelurahan. PSI akan mendorong digitalisasi dunia pendidikan: membagikan tablet — untuk menggantikan fungsi buku — bagi para pelajar dan mahasiswa.

Ketiga, PSI ingin meningkatkan skill anak muda dengan memperjuangkan anggaran BEASISWA untuk SATU JUTA anak muda dalam bidang industri kreatif, agar Indonesia punya lebih banyak animator, video editor, game developer, dan berbagai jenis profesi pendukung ekonomi kreatif lainnya. Selain itu, PSI akan memperjuangkan alokasi dana BEASISWA untuk DUA JUTA kursus industri pariwisata — sektor yang dalam tahun-tahun ke depan akan berkembang dan menjadi penghasil devisa utama kita.

Keempat, PSI akan mendorong pengakuan atas profesi baru seperti Youtuber, Influencer, Gammer, dan lain-lain agar bisa dicantumkan dalam kolom profesi KTP. Pengakuan ini penting agar anak-anak muda yang menggeluti profesi baru ini bisa mengajukan kredit pinjaman ke bank untuk mengembangkan usahanya.

Kelima, PSI akan mendorong pembangunan SATU gedung kesenian, olahraga, dan bioskop di setiap Kabupaten/ Kota.

Itulah tawaran PSI untuk memajukan anak muda Indonesia.

Bro and Sis semua,

Kepada anak–anak muda yang mendengarkan pidato ini, saya mengajak anda bergabung dalam barisan AKAL SEHAT.

Mana Solidaritasmu?

Hoax? Lawan!

Politik SARA? Lawan!

Kebohongan? Lawan!

Salam Solidaritas!

KEADILAN UNTUK SEMUA, KEADILAN UNTUK PEREMPUAN INDONESIA
Pernyataan Sikap DPP PSI Pidato Ketua Umum

KEADILAN UNTUK SEMUA, KEADILAN UNTUK PEREMPUAN INDONESIA

Pidato Politik Akhir Tahun 2018
Grace Natalie
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia

———–

Assalamualaikum, salam sejahtera, om swastiastu, namo budaye

Bro and Sis di Surabaya, Jawa Timur dan seluruh Indonesia. Salam solidaritas!

Izinkan saya menyampaikan pidato akhir tahun yang saya beri judul “Keadilan untuk Semua, Keadilan untuk Perempuan Indonesia”

Belum pernah dalam hidup, saya begitu tergetar mendengar lagu “Indonesia Raya”. Entah kenapa dua tahun terakhir, saya sering merasa terharu ketika mendengar atau menyanyikan Indonesia Raya. Ada perasaan cinta yang semakin besar, sekaligus rasa cemas melihat apa yang terjadi atas negeri ini.

Orang menyebut ini adalah abad ketersinggungan, sebuah abad yang penuh amarah. Masa ketika politik dipenuhi oleh prasangka yang tumbuh subur akibat meluasnya hasutan dan ujaran kebencian.

Penelitian Cherian George memperlihatkan, ketersinggungan ini adalah hasil REKAYASA para “ENTERPRENEUR KEBENCIAN” yang memproduksi hasutan dan menyebarkan syak wasangka untuk mendorong timbulnya PERASAAN PALSU seolah-olah kelompok dihina, seolah-olah ada serangan dari luar, yang pada gilirannya membangkitkan perasaan teraniaya, perasaan ketidakadilan, menciptakan suasana ketersinggungan dan amarah.

REKAYASA ketersinggungan yang sebetulnya tak lebih dari cara kotor untuk menyingkirkan lawan politik sambil menempatkan diri sebagai pahlawan pembela kelompok, yang pada akhirnya itu semua tak lebih dari sebuah cara kotor meraih kekuasaan.

Begitulah rasa ketersinggungan DIREKAYASA. Begitulah cara politik kebencian bekerja.

Hasutan kebencian ini tersebar melalui sosial media dalam bentuk HOAX. Informasi palsu yang sengaja dibuat menyerupai kebenaran.

Hoax yang merajalela akan menenggelamkan AKAL SEHAT. Memperkuat POLITIK IDENTITAS, POLITIK PERKAUMAN. Itulah ancaman terbesar bagi persatuan kita hari ini.

Bro and Sis yang saya hormati,

Perempuan seringkali menjadi target para “ENTERPRENEUR KEBENCIAN”.

Saya termasuk orang yang menjadi sasaran. Beberapa bulan lalu, sebuah akun Instagram menyebar fitnah keji yang mengatakan saya pernah melakukan hubungan terlarang dengan Ahok. Ia pikir saya akan mundur karena tekanan fitnah keji itu. Saya tantang ia memberikan bukti, dan hasilnya akun itu justru tutup!

Bulan lalu, setelah pidato politik saya yang menegaskan bahwa PSI tidak akan mendukung Perda berbasis Agama yang diskriminatif, para “Enterprenuer Kebencian” kembali menyerang.

Di grup Whatsapp dan sosial media, beredar foto saya yang telah DIEDIT dan DIPALSUKAN seolah-olah saya telanjang, sambil diberi komentar merendahkan. Wall saya dibanjiri komentar menyakitkan: “Grace itu aslinya perek yang terjun ke dunia politik. Politik kalau ditangani pelacur, habislah sudah!”. Masih ada ribuan serangan lain yang terlalu kasar dan kotor, sehingga tidak patut saya sampaikan di sini.

Pernahkah kalian bayangkan perasaan ibu saya, atau anak-anak saya, suami saya, jika komentar-komentar itu terbaca oleh mereka?

Apakah Bro dan Sis rela jika foto yang dimanipulasi dan diedarkan itu adalah ibu yang sangat Bro and Sis sayangi?

Apakah kalian akan diam jika foto itu adalah kakak atau adik perempuan yang sangat kalian cintai?

Tidak hanya saya, Caleg PSI dari Dapil Sumut III, Dara Adinda Nasution, beberapa waktu lalu menuliskan pelecehan yang ia alami melalui artikel di harian The Jakarta Post. Ia dihina sebagai pelacur, diminta melepaskan hijabnya karena dituduh sebagai kamuflase.

Kawan lainnya, Sis Susy Rizky, Caleg PSI dari Jabar VI , nomor teleponnya disebar di grup laki-laki iseng, sebagai perempuan bayaran. Setahun terakhir, Sis Susy memblokir ENAM RIBU nomor telpon yang mengganggu dirinya setiap malam.

Itulah resiko yang perempuan hadapi, ketika masuk ke politik, dan berani menyuarakan pendapat.

Untuk menanggapi serangan itu, kepada seluruh pengurus dan kader PSI saya instruksikan: jika lawan politik menyebar fitnah dan hoax, kita TIDAK BOLEH ikut-ikutan!

Ketika mereka memainkan POLITIK RENDAHAN, kader PSI justru harus meninggikan MUTU. Meningkatkan kualitas, belajar lebih banyak, perbaiki cara berargumen, turun ke basis-basis melanjutkan kerja perubahan, sambil terus berani mengatakan yang benar!

Apa yang kami alami ini tidak mudah, namun jauh lebih berat yang dialami para perempuan korban kekerasan.

Kita masih ingat Yuyun, gadis belia berumur 14 tahun yang tewas dibunuh secara keji setelah diperkosa oleh empatbelas pemuda.

Komnas Perempuan mencatat, setiap hari ada 35 perempuan mengalami kekerasan seksual. Setiap 2 jam, 3 perempuan diperkosa!

SATU dari TIGA PEREMPUAN Indonesia, pernah mengalami kekerasan. Dipukuli, diperkosa, atau disiksa oleh partner mereka.

Bro and Sis,
Kita tidak sedang menuntut agar perempuan diperlakukan lebih. Kita tidak ingin laki-laki lebih rendah dari perempuan. TIDAK!

Kita hanya ingin semua manusia diperlakukan sama.

Kita pasti tidak ingin ibu kita disakiti. Tidak ingin adik perempuan kita mendapat upah lebih rendah dari koleganya yang laki-laki. Kita pasti tidak rela kakak perempuan kita dilecehkan.

Kita percaya bahwa semua orang harus diperlakukan SETARA. Kita ingin laki-laki atau perempuan — ada kaitannya dengan kita atau tidak — SAMA-SAMA mendapatkan keadilan.

Bro and Sis yang sedang memperjuangkan keadilan,

Desember adalah bulan istimewa. Bulan yang baik untuk menyegarkan kembali komitmen kita kepada KEMANUSIAAN. 10 Desember adalah Peringatan Hari Hak Asasi Manusia. 22 Desember Peringatan Hari Ibu.

Izinkan saya mengutip kata-kata Raden Ajeng Kartini: “Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dunia nenek moyangnya”.

Kartini, remaja yang dibesarkan dalam lingkungan feodal lebih dari satu abad lalu, telah memulai perjuangan penting menghapuskan diskriminasi terhadap perempuan.

Kini perempuan Indonesia mencatat sejumlah kemajuan. Perempuan Indonesia kini tampil memegang berbagai posisi terpenting di negeri ini.

Beruntung kita memiliki Presiden Jokowi yang memberi kepercayaan kepada perempuan.

Sri Mulyani dipercaya mengawal anggaran negara. Menteri Luar Negeri ditunjuk Ibu Retno Marsudi, Ibu Susi Pudjiastuti menjadi Menteri Kelautan, ada Ibu Rini Soemarno Menteri BUMN.

Di Surabaya, perempuan bernama Risma mempercantik kota. Dua pekan terakhir, “Sakura” Surabaya, bunga Tabebuya yang berwarna jambon, mekar dan berguguran, membuat kota ini begitu cantik. Membuat hati kita hangat dan bahagia.

Bro and Sis semua, begitulah seharusnya politik bekerja.

Tapi kita tidak boleh lupa,
Di tengah berbagai kemajuan, masih ada banyak perempuan mengalami KETIDAKADILAN.

Riset LBH APIK tentang poligami menyimpulkan bahwa pada umumnya, praktik poligami menyebabkan ketidakadilan: perempuan yang disakiti dan anak yang ditelantarkan.

Karena itu, PSI tidak akan pernah mendukung poligami. Tak akan ada kader, pengurus, dan anggota legislatif dari partai ini yang boleh mempraktikkan poligami.

Apakah kalian akan rela jika ibu kalian diduakan?

Apakah Bro and Sis rela jika kakak atau adik Bro and Sis dimadu?

Apakah Bro and Sis rela jika anak Bro and Sis menjadi istri kedua atau ketiga?

Tidak, kita pasti tidak rela!

PSI percaya, perjuangan keadilan, penghapusan diskriminasi harus dimulai dari keluarga, dari rumah.

Bro and Sis yang akan berjuang bersama PSI menegakkan keadilan,

PEREMPUAN — di PSI adalah INGRIDIENTS penting. Di tingkat pusat, 6 dari 9 Ketua Dewan Pimpinan Pusat, adalah perempuan.

Pada tingkat daerah, 42 persen pengurus PSI adalah perempuan. 45 persen Caleg DPR dan DPRD PSI adalah perempuan.

Penelitian di dunia memperlihatkan bahwa kehadiran perempuan di level pimpinan organisasi atau perusahaan, berkorelasi dengan produktivitas yang lebih tinggi. Bahwa salah satu alat ukur memprediksi kedamaian suatu negara tak cukup hanya dengan melihat kesejahteraan, demokrasi, atau keragaman etnis, tapi juga terkait tentang BAGAIMANA perempuan diperlakukan.

Lebih setengah penduduk Indonesia adalah perempuan. Dari total usia produktif, 55 persen perempuan, namun ironisnya hanya separuh yang bekerja. 36 juta perempuan memutuskan berhenti bekerja setelah menikah dan punya anak. Potensi inilah yang ingin PSI gali.

Partai ini akan berjuang membantu perempuan Indonesia untuk sekolah, bekerja, dan memaksimalkan potensi terbaik mereka.

Jika kelak lolos di parlemen, langkah yang akan kami lakukan adalah:

PERTAMA memperjuangkan diberlakukannya larangan poligami bagi PEJABAT PUBLIK di Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, serta Aparatur Sipil Negara. Kami akan memperjuangkan revisi atas Undang-undang No.1 Tahun 1974, yang memperbolehkan poligami.

KEDUA, PSI akan memperjuangkan agar Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual — yang sudah dua tahun mandek di DPR — DISAHKAN menjadi sebuah payung hukum untuk melindungi dan memberikan bantuan ketika perempuan menjadi korban kekerasan.

Langkah KETIGA, kami akan mendukung kenaikan batas usia pernikahan menjadi 18 tahun. Agar tak ada lagi perempuan putus wajib belajar 12 tahun. Kami sadar, pendidikan yang rendah akan membuat perempuan sulit mendapat pekerjaan dan rentan jatuh ke jurang kemiskinan.

KEEMPAT, PSI ingin mendorong aturan yang memudahkan perempuan untuk bekerja, dengan mengalokasikan anggaran negara untuk mendirikan “tempat-tempat penitipan anak”. Perlu ada opsi pemberlakuan jam kerja fleksibel sesuai kebutuhan perempuan. Mendorong model “bekerja dari rumah” dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Tujuannya agar perempuan Indonesia tetap produktif.

KELIMA, kami ingin menyelenggarakan kursus dan menyiapkan inkubator bisnis kecil menengah untuk para ibu di setiap Kabupaten, agar skill mereka meningkat, dan kemudian mengintegrasikan potensi mereka ke e-commerce.

KEENAM, PSI ingin menyelenggarakan program nutrisi ibu hamil dan balita. “Smart Posyandu” untuk mendidik masyarakat soal kesehatan dan menjemput bola mendatangi warga yang tidak sempat ke Posyandu.

“Smart Puskesmas” menyediakan layanan pemeriksaan rutin sekaligus merangkap ambulan darurat. Untuk menekan angka kematian ibu melahirkan, akan disiapkan “Panic Button” agar petugas medis bisa segera datang ke lokasi jika diperlukan.

Bro and Sis teman seperjuangan,

Surabaya — Jawa Timur, bagi PSI adalah istimewa.

Dari Jawa Timur lahir tokoh bangsa, kampiun Islam moderat, seorang laki-laki monogami: Presiden Abdurrahman Wahid.

Dari tempat ini — selain Ibu Risma — lahir pemimpin daerah terbaik Indonesia.

Ibu Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya, Emil Dardak — yang kami dukung — adalah pemimpin berkualitas.

Terpilihnya mereka, memperlihatkan atmosfer politik yang sehat, yang tidak dikotori kampanye kebencian suku dan agama.

Kita perlu memperluas POLITIK AKAL SEHAT ini agar menyebar ke seluruh Indonesia. Tidak hanya di Jawa Timur, tidak hanya di Surabaya!

Tahun ’45, Surabaya menjadi simbol perlawanan mempertahankan kemerdekaan Republik.

Kini, kota ini terasa semakin penting karena inilah BENTENG ISLAM MODERAT dan KAUM NASIONALIS. Inilah daerah di mana politik akal sehat mempunyai akar yang kuat.

Dari Surabaya, dari Jawa Timur, kita akan memulai perjuangan penting.

Mewujudkan Indonesia — menjadi tanah di mana perempuan diperlakukan setara.

Negeri di mana semua orang — tanpa memandang suku dan agama — bisa hidup berdampingan, bekerjasama membangun Indonesia menjadi negara yang modern dan kuat!

Tanah tempat keadilan berlaku untuk semua orang.

Ayo bergerak bersama PSI. Kita tegakkan keadilan! Keadilan untuk semua. Keadilan untuk perempuan Indonesia.

Wassalamualaikum

Alternatif Cawapres dan Kabinet Kerja II  Presiden Joko Widodo Periode 2019-2024
Publikasi Siaran Pers

Alternatif Cawapres dan Kabinet Kerja II Presiden Joko Widodo Periode 2019-2024

PSI Menyatakan Dukungan Penuh kepada Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019. Salah satu bentuk dukungan PSI adalah menjaring nama-nama figur terbaik untuk mendampingi kerja Presiden Jokowi di Periode kedua. PSI menjaring nama dengan mempertimbangkan rekam jejak, kredibilitas, integritas, reputasi dan prinsip meritokrasi. Publik dimintai masukan untuk bersama mendukung Presiden Jokowi mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Klik slide di bawah ini untuk lihat lebih detail:

jokowi2019_PSI

atau download pdf disini

Multimedia PSI

#Ngobras Episode 15: Andy Budiman & Perjuangan Kebebasan

Setelah malang-melintang di dunia jurnalisme yang membawanya hingga ke Jerman, Andy Budiman memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Padahal kehidupan pribadi dan finansialnya sudah mapan. Apa yang membuatnya nekat? Ngobras (Ngobrol Solidaritas) kali ini spesial karena dipandu oleh juara bulutangkis dunia yang juga menjadi bakal calon anggota legislatif Partai Solidaritas Indonesia, Haryanto Arbi.

Galeri PSI Multimedia PSI

#Ngobras Episode 12: Hariyanto Arbi dan Tragedi ’98

Tragedi kericuhan berbau SARA di tahun ’98 memberikan bekas tersendiri di benak Hariyanto Arbi, yang beberapa minggu lalu baru saja mendaftarkan diri menjadi bakal calon anggota legislatif PSI. Mei ’98, ketika Si Smash 100 Watt sedang bertarung demi Indonesia, hatinya justru sedang berkecamuk sebab sanak-saudaranya di Jakarta sedang diteror kerusuhan. Kisah selengkapnya kami ulas di Ngobrol Solidaritas (Ngobras) Episode 12. Ngobras adalah sebuah original series persembahan Partai Solidaritas Indonesia yang membahas isu sosial politik terkini. Dalam episode ini #ngobras hadir bersama Bro Andy Budiman dan Hariyanto Arbi.