Diundang Presiden Jokowi, PSI Usulkan Bali Jadi Tempat Karantina Penerbangan Internasional

Diundang Presiden Jokowi, PSI Usulkan Bali Jadi Tempat Karantina Penerbangan Internasional

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Demikian disampaikan Plt Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha, dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan 5 partai non-parlemen di Istana Kepresidenan, Rabu 1 September 2021.

“Pemerintah telah mengambil langkah yang benar dalam menyeimbangkan aspek kesehatan dengan ekonomi. Kami mendukung kebijakan “gas dan rem” pemerintah agar kesehatan tercapai, pertumbuhan ekonomi juga meningkat. Tidak mudah pasti. Tapi kita tidak perlu berkecil hati karena hal sulit ini dialami seluruh negara di dunia ini,” kata Giring dalam paparannya dengan didampingi Plt Sekjen DPP PSI Dea Tunggaesti.

Dalam kesempatan tersebut, PSI menyampaikan aspirasi dari para pengusaha, terutama pengusaha kecil, yang berharap kebijakan PPKM yang diambil pemerintah bisa membantu mendorong agar dunia usaha bisa pulih dan bangkit kembali.

Giring mengatakan, dirinya sudah beberapa waktu di Bali saat undangan dari Presiden Jokowi datang. Selama dirinya di Bali terlihat sekali dampak dari PPKM ini kepada ekonomi. Legian, Popies, Kuta Seminyak, dan tempat-tempat lain yang semula sangat menggerakkan ekonomi pariwisata sekarang tutup total.

BACA JUGA:  PSI Siap Kawal Perpres Pendanaan Pesantren

“Sepi, kosong seperti kota hantu. Dalam kesempatan ini saya membawa aspirasi dari warga Bali agar semoga karantina dari penerbangan internasional dilakukan di Bali, bukan di Jakarta. Agar occupancy dari puluhan ribu kamar hotel di sana dapat mulai terisi oleh turis-turis yang dikarantina,” ujar Giring.

Mendengar usulan ini, Presiden Jokowi mengatakan akan membahasnya di sidang kabinet.

Dalam masa pandemi ini, Giring memaparkan, PSI telah bergerak di seluruh Indonesia untuk membangkitkan semangat solidaritas, gotong royong, lewat program Rice Box.

“Kami mengajak rakyat untuk berdonasi, termasuk pengurus dan anggota DPRD PSI, untuk program Rice Box. Hingga kini sudah terkumpul dana hampir Rp 3,5 miliar. Hasil crowdfunding ini sangat membuat kami optimis akan masa depan bangsa ini. Masih kuat rasa solidaritas dan keinginan berbagi sesama saudara sebangsa. Banyak bahkan yang hanya menyumbang Rp 10 ribu. Saya kira sangat baik bila Pak Presiden secara regular dalam pidato-pidatonya terus mengobarkan semangat solidaritas ini,” lanjut Giring.

BACA JUGA:  Berkinerja Buruk, PSI Minta Gaji DPR Dipotong

Sementara, lewat program Rice Box, PSI membagikan makanan siap saji kepada warga yang isoman dan sedang kesulitan ekonomi. Target PSI adalah bisa membagikan satu juta Rice Box. Saat ini yang sudah dibagikan sekitar 200 ribu porsi di hampir 100 kabupaten/kota.

Selain itu, pengurus dan anggota DPRD PSI aktif membantu penyelenggaraan vaksinasi. Di Jakarta, Tangerang Selatan, Surabaya, Palu, dan beberapa kota lain, PSI membantu mempercepat program vaksinasi pemerintah.

“Hingga kini kami sudah membantu hampir 100 ribu warga mendapat vaksinasi. Kami bertekad akan terus membantu program vaksinasi untuk mempercepat herd immunity,” kata Giring.

Selain PSI, hadir pula Ketua Umum dan Sekjen PKP, Perindo, Partai Hanura, dan PBB. Dalam penjelasannya, Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah capaian pemerintah terkait penanganan Covid-19. Yaitu, Indonesia tidak masuk 10 besar negara dengan kasus covid tertinggi padahal secara jumlah penduduk terbesar ke 4 di dunia, tergolong 7 besar di dunia dalam program vaksinasi, dan pengendalian inflasi di kisaran 1,5 persen.

Tunjukkan Solidaritasmu!
Siaran Pers

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − 10 =