Antisipasi SMP Swasta Tak Dapat Siswa, Anggota Dewan Denpasar Agus Wirajaya Sarankan Ini

Antisipasi SMP Swasta Tak Dapat Siswa, Anggota Dewan Denpasar Agus Wirajaya Sarankan Ini

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Image SMP swasta, selalu menjadi pilihan kedua setelah SMP negeri.

Hal itu membuat banyak SMP swasta yang keteteran untuk bisa mendapatkan siswa setiap tahunnya.

Kondisi ini juga terjadi di Kota Denpasar.

Terkait permasalahan tersebut, anggota DPRD Kota Denpasar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yakni Agus Wirajaya meminta agar sekolah swasta juga mendapat perhatian.

Sehingga sekolah tersebut juga bisa mendapatkan siswa dan bisa hidup.

Apalagi di Denpasar terdapat sebanyak 62 SMP swasta.

“Sebuah sistem sangat tergantung dari pola penerapannya, bahwa konsistensi sekolah negeri dalam menentukan daya tampungnya menjadi penting untuk dilakukan secara konsisten,” kata Wirajaya saat diwawancarai Selasa, 8 Juni 2021.

BACA JUGA:  PSI Nilai Pemkot Depok Gagal Bangun Sistem Pendidikan

Ia menambahkan, jika penerimaan siswa baru tersebut dilakukan sesuai dengan kapasitas daya tampung, tanpa adanya pemaksaan untuk menerima lebih dari kapasitas normal sekolah negeri, pasti sekolah swasta akan hidup dan mendapatkan siswa.

Selain itu, hal lain yang juga menurutnya menjadi permasalahan adalah adanya siswa kurang mampu yang masuk di sekolah swasta.

Kondisi tersebut harusnya ditanggulangi dengan beasiswa dari pemerintah daerah.

“Permasalahannya kemudian adalah adanya siswa miskin yang masuk sekolah swasta, siswa miskin ini seharusnya ditunjang dengan program beasiswa dari pemerintah daerah,” katanya.

Dengan demikian, sekolah swasta mendapatkan jaminan terhadap kepastian dana operasional jika ada siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri dan masuk di sekolah swasta.

BACA JUGA:  DPD PSI Surabaya Lebih Lirik Komunitas jadi Mesin Politik Ketimbang Organisasi Sayap Partai

Sementara itu, tahun 2020 lalu, Pemkot Denpasar memberikan subsidi uang pangkal untuk siswa yang bersekolah di SMP Swasta.

Subsidi ini diberikan kepada siswa yang orang tuanya terdampak pandemi Covid-19.

Adapun besaran dari subsidi yang diberikan yakni sebesar Rp1 juta rupiah persiswa.

Akan tetapi, untuk tahun 2021 ini, subsidi uang pangkal ini dihapus.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gede Wiratama saat dikonfirmasi Senin 7 Juni 2021 siang.

“Untuk tahun ini tidak ada subsidi lagi, kami tidak ada dana lagi untuk itu,” kata Wiratama.

Ia mengatakan, anggaran untuk pemberian subsidi tersebut terkena refocusing untuk penanganan pandemi Covid-19. (*)

BACA JUGA:  PSI Minta Jakpro Tak Bergantung pada Suntikan Dana PMD

Sumber : https://bali.tribunnews.com/2021/06/08/antisipasi-smp-swasta-tak-dapat-siswa-anggota-dewan-denpasar-agus-wirajaya-sarankan-ini

---

PSI terus bekerja untuk rakyat, dukung PSI melalui Dana Solidaritas, hanya Rp 88.888 per bulan Klik Disini

Tunjukkan Solidaritasmu!
Liputan Daerah

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − seventeen =