Saran Ketua PSI Minsel, MFP Berharap Penutupan Akses ke Obyek Vital Dikaji Kembali

Saran Ketua PSI Minsel, MFP Berharap Penutupan Akses ke Obyek Vital Dikaji Kembali

Minsel, detiKawanua.com – Melihat efek yang ditimbulkan akibat penutupan Portal karena Pencegahan Covid-19 yang semakin hari terus naik, ternyata banyak berakibat fatal bagi pengusaha yang baru mulai dalam membangun usahanya, meski mungkin harus meminjam uang di Bank dengan caminan yang diberikan agar usahanya boleh ada dan terlihat jelas baik bangunan dan isi jualannya.

Kini harus mengelus dada, pasalnya ganas Covid-19 justru menjadi mimpi buruk para pengusaha yang sangat merasakan dampaknya, lihat saja usaha kuliner yang mulai dibuka disepanjang Boulivart Amurang harus merana karena harus ditutup, ditamba jalan yang dua arah ini harus di tutup portal.

Salah satu Pengusaha muda yang berhasil di pulau dewata bali kini telah membuka usaha Kopisingga di Amurang tempat lahirnya Maikel Fanny Pangkey melihat dari sisi lain. Fanny yang juga ketua PSI Minsel mengaku penutupan Portal di akses masuk dan keluar Boulivard Amurang harusnya dikaji terlebih dahulu, ia menganggap ini terlalu gegaba tanpa memikirkan dampak ekonominya.

BACA JUGA:  PSI Kabupaten Bungo Distribusikan Masker dan APD Ke Puskesmas

“Penutupan Beberapa Portal / Jalan Di 2 Titik Di Kota Amurang Menurut Saya Tidak Tepat, Perlu Di Kaji Kembali Atau Sebaiknya di Buka Saja Kembali, Berikut Titik Titik Portal yang Saya Maksudkan (maaf Ada portal di Kambiouw belum sempat di foto),” kata Fanny.

“Titik Pertama Portal Dekat Belakang Sutan Raja Di Jalan Boulevard. Titik Kedua Portal Di Kambiouw Dekat Belakang Villa Shiera Di Jalan Boulevard,” jelas Fanny.

Ada Beberapa Hal Penting Yang Bisa di Pertimbangkan Untuk Dibuka Kembali :

1. Beberapa Tempat Usaha Di Sepanjang Jalan Tersebut Sangat Terkena Imbas Kerugian Secara Ekonomi, Ada Beberapa Rumah Makan Ikan Bakar, Warung, Toko, Cafe dll yang mengalami Kerugian dr segi investasi dana dan waktu karena penutupan jalan tersebut

2. Apakah Lebih Baik Di Adakan Buka tutup pada jam tertentu (contoh buka jam 6 pagi tutup jam 10 atau 11 malam)

BACA JUGA:  Komitmen Solidaritas, DPD PSI Gianyar Donasikan Face Shield dan Masker Medis ke Puskesmas

“Keadaan jalan Seperti penjelasan saya di atas sebaiknya dijaga bukan di tutup Masyarakat Harus Sadar Wajib Bermasker, Cuci Tangan, Jaga imun Tubuh yang baik, jangan Keluar Rumah jika tidak perlu dan istirahat yang cukup,” ucap Fanny.

Adapun Rencana dirinya pada Hari Senin Akan Bertemu Pak Kapolres Dalam Membahas Kebijakan Untuk Membuka Portal Portal Tersebut untuk di Normalkan Kembali karena ini Obyek Vital yang bisa menggerakan ekonomi warga.

Hal ini mendapat tanggapan seorang tokoh muda Uwuran satu enggan namanya disebut Pria ini mengaku agak terganggu dengan portal yang dipasang di Boulivart karena menurutnya pembatasan sosial Distansing dan atau Phisycal Distansing tidak serta merta menutup akses pergerakan perekonomian di kota Amurang hanya saja harus diperketat lewat himbauan pemerintah jaga jarak, pakai masker dan Tetap menjaga kenyamanan dan keamanan kita semua.

Ketua LPMK Uwuran satu Maikel Pangkey pada akun FBnya saat menanggapi Postingan Ketua PSI Maikel Fanny Pangkey mengakui keluhan ini tentu baik tapi dirinya nanti akan berkoordinsi dengan Kepala Kelurahan tentang penutupan Portal di pasar sebelah uwuran satu dan yang lain bukan rananya.

BACA JUGA:  Makna Hari Lahir Pancasila Dimata Fraksi PSI DPRD Kota Surabaya

“Saya akan berkoordinasi dengan Lurah Uwuran Satu tentang pasar kelurahan yang dikelola oleh LPMK jadi sabar saja. Imbuh Ketua LPM Uwuran Satu,” tutupnya.

---

PSI terus bekerja untuk rakyat, dukung PSI melalui Dana Solidaritas, hanya Rp 88.888 per bulan Klik Disini

Tunjukkan Solidaritasmu!
Liputan

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.