Dapur Solidaritas PSI Bagikan Makanan Berlebih untuk Warga Kurang Mampu di Tanjung Priok

Dapur Solidaritas PSI Bagikan Makanan Berlebih untuk Warga Kurang Mampu di Tanjung Priok

Tim Dapur Solidaritas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan kerja bareng anggota DPRD Jakarta Fraksi PSI, Viani Limardi, membagikan makanan kepada warga di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat 13 September 2019 .

Makanan yang dibagikan adalah donasi Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP), dari acara yang melibatkan lebih dari 500 ahli tata kota dunia.

Dapur Solidaritas, diwakili Mikhail Gorbachev Dom dan Norman Lianto, menyatakan sedang mengusahakan untuk menyelamatkan makanan berlebih dari berbagai sumber.

“Jika tidak kami selamatkan, makanan ini akan dibuang atau dimusnahkan. Padahal masih banyak warga yang membutuhkan makanan tersebut,” kata Norman.

Walau saat ini donasi yang diterima oleh Dapur Solidaritas belum regular, masih bersifat insidental, mereka yakin banyak orang baik yang mau mendonasikan makanan. Ke depan, akan membagi makanan seminggu sekali.

BACA JUGA:  PSI: Tetapkan Keadaan Gawat Darurat Radikalisme

“Kami berharap ini dapat mengurangi angka kurang gizi dan tidur dalam keadaan lapar yang saat ini masih pada angka 19,4 juta orang,” tambah Mikhail Gorbachev atau Gorba. Saat ini rata-rata orang Indonesia berkontribusi terhadap terbuangnya 300 kilogram makanan setiap tahun.

Upaya ini dilakukan untuk menurunkan Global Hunger Index (GHI) Indonesia yang masih di angka 21,9% dengan peringkat 73. Indonesia masih jauh tertinggal dengan negara ASEAN lain seperti Thailand yang ada di peringkat 44 dengan angka 10,8%.

Untuk membagikan makanan, mereka mengandalkan para anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI yang sedang blusukan. Penerima manfaat donasi dibatasi kepada warga lanjut usia, masyarakat berpenghasilan rendah, ibu hamil, dan anak-anak.

BACA JUGA:  PSI: Tetapkan Keadaan Gawat Darurat Radikalisme

“Saat blusukan kampanye dulu saya melihat banyak yang membutuhkan makanan, karena itu saya saat itu memikirkan FoodBank seperti di negara maju. Beruntung saat ini Dapur Solidaritas bisa mewujudkan hal itu,” ujar Viani.

Viani mengaku sedih saat melihat laporan bahwa 1 dari 3 anak Indonesia menderita stunting, termasuk juga di Jakarta. “Karena itu saya akan coba mengkaji masalah regulasinya juga,” katanya.

Para anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI akan bergiliran blusukan dan berbagi makanan dengan masyarakat hasil donasi hotel, restoran, dan mini market.

---

PSI terus bekerja untuk rakyat, dukung PSI melalui Dana Solidaritas, hanya Rp 88.888 per bulan Klik Disini

Tunjukkan Solidaritasmu!
Siaran Pers

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.