Kenangan Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka tentang Bu Ani dan Puisi “Flamboyan”

Kenangan Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka tentang Bu Ani dan Puisi “Flamboyan”

Wafatnya Ani Yudhoyono juga membawa duka mendalam bagi Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka. Politisi yang juga mantan jurnalis ini pernah bertugas sebagai wartawan istana saat SBY menjadi Presiden RI.

“Duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono. Mudah-mudahan almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” demikian ditulis Isyana di akun Instagramnya.

Isyana juga menyampaikan doa agar SBY dan keluarga diberi kekuatan dan ketabahan sepeninggal Ibu Ani.

Pada akhir April lalu Isyana dan sejumlah wartawan, termasuk mantan wartawan istana era SBY, menjenguk ke National University Hospital, Singapura, tempat Ani Yudhoyono menjalani perawatan.

“Namun kondisi Bu Ani belum memungkinkan kami untuk bertemu langsung. Kami diterima Pak SBY yang menyampaikan kondisi terakhir Ibu Ani dan perjuangannya melawan kanker darah,” lanjut Isyana.

BACA JUGA:  PSI: Terkait Situasi di Papua, Jangan Lagi Ada Pembiaran Tindak Rasisme

Dalam kesempatan tersebut, SBY menyampaikan kondisi terakhir Ibu Ani yang belum bisa menerima langsung para pembesuk.

“Untuk menambah semangat Bu Ani saat itu, kami membuat video singkat yang kami tunjukkan kepada Pak SBY yang berkaca-kaca saat menontonnya,” tulis Isyana di akun Instagramnya.

SBY berjanji untuk memperlihatkan video tersebut kepada Bu Ani dan keesokan harinya video tersebut diunggah di akun Instagram Ani Yudhoyono.

Tak hanya itu, pertengahan Mei lalu, Isyana, Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie, bersama para news anchor dan mantan news anchor memvideokan pembacaan mereka atas puisi karya SBY yang amat disukai Ani Yudhoyono, berjudul Flamboyan. Pembuatan video tersebut digagas Tina Talisa.

BACA JUGA:  Sependapat dengan Jokowi, PSI Tolak Ide Presiden Dipilih MPR

Kemudian, video tersebut diunggah SBY di akun facebooknya. Berikut teks puisi tersebut:

Kembang merah di ujung kota
Menunggu sapa angin utara atau langkah kuda penarik kereta
Membawa berita dan simfoni cinta
Flamboyan, kaulah yang dirindukan
Sang pengembara yang menapaki harinya tanpa huru-hara
Hingga puncak almamater para ksatria
Jika bungamu jatuh berguguran dalam semerbak wangi sinar pesona
Kau ucapkan selamat datang pada pengembara berpedati tua yang tak henti berucap bahagia
Karena perjalanan panjangnya tidak sia-sia berakhir di batas kota.

“Tentu video ini akan segera saya tunjukkan kepada Ibu Ani seraya berharap agar doa dan dukungan yang diberikan oleh para sahabat dalam video ini akan diijabah oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih. Tuhan yang akan membalas budi baik para sahabat sekalian. Salam,” tulis SBY di caption saat mengunggah video tersebut.

Tunjukkan Solidaritasmu!
Siaran Pers

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − ten =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.