PSI Menyambut Baik Pembebasan Bersyarat Meliana

PSI Menyambut Baik Pembebasan Bersyarat Meliana

Terkait kabar dikabulkannya pembebasan bersyarat Meliana, terpidana penodaan agama di Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang dihukum 18 bulan penjara, PSI menyambut baik pembebasan bersyarat Meliana yang telah menjalani dua per tiga masa hukumannya.

Meliana bebas dari tahanan LP Perempuan Tanjung Gusta pada hari Selasa (21/5) pada pukul 11 disambut keluarga dan pengacaranya.

“Kami menghargai pembebasan bersyarat yang diberikan kepada Meliana,” demikian disampaikan Surya Tjandra, Juru Bicara PSI, melalui keterangan tertulis kepada media.

PSI menilai sudah terlalu banyak derita dialami Meliana dan keluarga hanya karena mengeluhkan suara adzan dari Mesjid dekat rumahnya yang terlalu keras.

“Keluarga Meliana harus meninggalkan rumahnya di Tanjung Balai dan sekarang mengontrak di Medan, delapan jam perjalanan dari tempat asalnya. Suaminya yang bekerja sebagai penjaga rumah walet pun kehilangan pekerjaan,” jelas Surya.

“PSI sudah terlibat mendukung Meliana bersama tim pengacaranya sejak awal,” jelas Surya lagi. “Adalah komitmen PSI untuk menunjukkan solidaritas bagi semua warga negara yang mengalami ancaman dan persekusi dari masyarakat lain semata karena perbedaan etnis maupun agamanya.”

Bagi PSI kasus Meliana adalah contoh penegakan hukum yang belum mampu keluar dari diskriminasi dan perilaku intoleran di masyarakat.

“Meliana adalah contoh bagaimana perbedaan masih bisa menjadi alasan untuk kekerasan di negeri ini, seharusnya ia dilindungi bukan malah dihukum.,” tegas Surya.

PSI berharap masyarakat terus ingat adanya kasus ini, dan memastikan hukum bisa berdiri tegak untuk semua golongan. Terkait itu PSI mendukung rencana tim pengacara untuk mengajukan peninjauan kembali untuk kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim pengacara Meliana di Medan terkait peninjauan kembali tersebut,” imbuh Surya.

Kasus Meliana menjadi salah satu kasus yang menjadi perhatian besar di masyarakat. Pada kesempatan berbeda, baik Sekjen PSI Raja Juli Antoni maupun Ketua Umum PSI Grace Natalie, juga sudah mengunjungi Meliana di LP Perempuan Tanjung Gusta, Medan.

---

PSI terus bekerja untuk rakyat, dukung PSI melalui Dana Solidaritas, hanya Rp 88.888 per bulan Klik Disini

Tunjukkan Solidaritasmu!
Siaran Pers

One comment

  1. Sebagai generasi usia lanjut yang sejak lama mendambakan suatu tatanan masyarakat yang sadar hukum dan saling bertanggung jawab, saya percaya PSI, sesuai “trade mark”,, image brand serta komitmennya sudah datang untuk berupaya sekurang2nya mulai merintis dengan sungguh hati mewujudkan apa yang memang selama ini menjadi harapan yang cenderung hanya menjadi impian sebagian besar bangsa ini,,,
    Maju terus PSI,,, sebagai langkah awal, singkirkan semua bentuk diskriminasi dan intoleransi dari bumi Nusantara tercinta,,, TUHAN YANG EMPUNYA SEGALA KUASA MEMBERKATI SEGALA NIAT BAIK. AMIN
    *Sekedar catatan, Ibunda saya Almarhumah adalah seorang hakim perempuan (hakim.wanita pertama), yang semasa hidupnya berupaya tanpa pamrih menegakan hukum bukan hanya dari sisi keadilan tapi terlebih KEBENARAN.-

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.