PSI Kutuk Aksi Teror Di Masjid Selandia Baru

PSI Kutuk Aksi Teror Di Masjid Selandia Baru

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengutuk aksi teror yang terjadi di sebuah masjid di Selandia Baru, Jumat (15/03) waktu setempat.

“Kami dari PSI mengutuk keras aksi teror biadab di Selandia Baru, terlebih lokasi kejadian itu berada di sebuah masjid,” ujar Tsamara Amany, Ketua DPP PSI dan Caleg DPR RI Dapil 2 DKI, di DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat siang.

Digambarkan sebagai sebuah serangan teror yang mengerikan, ulah teroris itu menyerang puluhan jamaah yang sedang khusyuk shalat Jumat berjamaah. Lebih jauh, menurut Tsamara, PSI mengutuk keras kejadian itu lantaran aksi teror terhadap mereka yang sedang beribadah adalah pelanggaran hak perorangan yang paling asasi.

BACA JUGA:  PSI: Terkait Situasi di Papua, Jangan Lagi Ada Pembiaran Tindak Rasisme

“Siapapun tidak boleh melakukan aksi teror kepada orang lain di belahan bumi manapun. Beribadah adalah hak individu paling asasi.” lanjut dia.

Dari data yang sementara berhasil dihimpun, sebanyak 27 jamaah meninggal dunia. Mereka diberondong dengan senjata yang dibawa oleh para teroris. Atas jatuhnya puluhan korban jiwa dan dilakukan di tempat ibadah, Tsamara pun berharap pihak berwenang segera menangkap dan mengadili pelaku.

“Terkait pelaku penembakan jamaah sholat jum’at di salah satu masjid Christchurch Selandia Baru itu, kami meminta agar pihak berwenang segera menangkap pelaku.” ujarnya.

Terakhir, dalam penuturannya, Tsamara menegaskan bahwa pelaku teror adalah mereka yang tidak mengerti keimanan dan jauh dari rasa kasih sayang kepada sesama.

Tunjukkan Solidaritasmu!
Siaran Pers

One comment

  1. doni says:

    sungguh tindakan dan perilaku dangkal, biadap apapun yang disebut teroris selalu menunjukkan rendahnya akhlak dan budi pekerti pelaku, siapapun dan apapun agama pelakunya, apalagi jika pelaku tidak beragama

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.