Solidarity Tour PSI, Melawan Kebohongan dan Memenangkan Jokowi

Solidarity Tour PSI, Melawan Kebohongan dan Memenangkan Jokowi

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Solidarity Tour di 6 kota di Jawa Barat mulai 12 Januari sampai 17 Januari 2019. Sebelumnya, pada 11 Januari, PSI akan menyelenggarakan Festival 11 di Bandung.

Ketua Panitia Solidarity Tour, Sumardy, mengatakan safari PSI ini mengusung misi untuk menepis hoax yang selama ini dialamatkan kepada Presiden Jokowi dan PSI.

“Tujuannya untuk melawan kebohongan pihak-pihak tertentu dan memenangkan Pak Jokowi. Jadi kami akan blusukan untuk memperkenalkan program-program PSI, sembari menjelaskan kerja-kerja nyata Pak Jokowi,” kata Sumardy dalam konferensi pers di Basecamp DPP PSI, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis 10 Januari 2019.

Tak seperti kebanyakan partai yang tampil elitis dan eksklusif, PSI justru membuka ruang selebar-lebarnya untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat.

Menurut Sumardy, “Dengan berkunjung langsung, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami dan tidak terjebak dalam berita bohong atau hoax yang selama ini menimpa calon presiden yang diusung PSI, Pak Jokowi, dan menimpa PSI sendiri.”

BACA JUGA:  PSI Mengecam Persekusi terhadap Jemaat GBI Philadelia di Medan Saat Ibadah Minggu

Solidarity Tour di Jawa Barat merupakan rangkaian pertama dalam tur Jawa dan Bali yang rencananya digelar hingga menjelang hari pencoblosan Pemilu 2019. Kota-kota di Jawa Barat yang akan dikunjungi adalah Padalarang, Cirebon, Garut, Purwakarta, Sukabumi, dan Bogor.

Dalam Solidarity Tour, PSI akan menggunakan bus yang eksteriornya sudah dimodifikasi, dengan wajah Jokowi dan Grace Natalie terpampang.

Selain itu, dalam Solidarity Tour, PSI akan membuka 5 kelas pelatihan bagi kalangan millennial di kota-kota tersebut, dengan menghadirkan para ahli di bidang masing-masing sebagai pembicara.

“Ada pelatihan membangun perusahaan start up, kelas digital marketing, juga kelas menulis kreatif, kelas make up, dan kelas mobile-phone photography,” ungkap Sumardy.

BACA JUGA:  Setelah Pertemuan Jokowi dan Para Ketua Umum Partai, Semakin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Terkait Festival 11, pada kesempatan yang sama, juru bicara PSI, Andy Budiman mengatakan, “Bandung dipilih karena merupakan salah satu kota terpenting di Indonesia, dikenal sebagai Kota Kreatif. Banyak anak muda, seniman, dan kelompok kreatif lahir dari Bandung. Kang Ridwan Kamil yang dulu Wali Kota Bandung juga salah seorang tokoh kreatif Indonesia,” ujar Andy.

Pemilihan Bandung untuk Festival 11 pertama di 2019 ini tak terlepas dari komitmen PSI sebagai partai politik yang akan merangkul kaum muda dan memekarkan potensi-potensi mereka.

“Dalam Festival 11 di Bandung ini, kami ingin menyapa anak-anak muda Indonesia. Di pidato awal tahun 2019 Ketua Umum PSI Grace Natalie, yang merupakan inti Festival 11, akan disampaikan tawaran PSI untuk anak-anak muda Indonesia, apa yang hendak PSI lakukan untuk memaksimalkan potensi anak-anak muda kita,” lanjut Caleg DPR RI dari Dapil Jawa Timur I tersebut.

BACA JUGA:  Mau PSSI Berprestasi? Tinggalkan Kebohongan dan Korupsi

Selain itu, pidato politik Grace Natalie juga akan menyinggung sejumlah persoalan kebangsaan yang penting dan mendesak diselesaikan,

“Kami akan terus mengartikulasikan hal-hal yang mungkin bagi kalangan politisi lama dianggap tabu. Tapi bagi kami itu harus dibicarakan karena menjadi persoalan penting bagi Indonesia,” tutur Andy.

Tunjukkan Solidaritasmu!
Siaran Pers

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.