Dukungan Mengalir, Tagar #GraceAdalahKami Jadi Trending Topic

Dukungan Mengalir, Tagar #GraceAdalahKami Jadi Trending Topic

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Ia dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait laporan Persudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) atas dugaan tindak pidana penistaan agama dalam pidatonya saat HUT keempat PSI di ICE BSD, Tangerang.

Pada saat bersamaan, di jagat twitter, netizen ramai-ramai mendukung Grace Natalie dalam menghadapi proses hukum dengan tagar #GraceAdalahKami. Dengan lebih dari 3.500 cuitan dalam waktu kurang dari 2 jam, tagar tersebut sudah menjadi trending topic.

Akun @nongandah, seorang aktivis perempuan, dalam menyatakan: “Sesungguhnya pidato sis @grace_nat sbg ketum @psi_id di ultahnya yang ke 4 ttg perda agama yang berdampak diskriminatif thdp minoritas dan perempuan bukanlah hal yang baru sama sekali. Sungguh aneh kok malah diblg menista agama & dikriminalkan #GraceAdalahKami”.

Hal senada juga dicuitkan akun @subagiyoyoung: “Sis @grace_nat sedang mengajari kita untuk menempatkan agama ditempat yang tinggi dan suci, tidak boleh dikotori oleh kepentingan politik #GraceAdalahkami”.

Dukungan juga disampaikan akun @Cit_Chandra_W , yang menyatakan: “Mayoritas tidaklah arogan, MInoritas tidaklah terinjak, perda adalah untuk semua, agama adalah untuk individu dan Tuhannya masing2. Marilah letakkan pada koridornya masing2. #GraceAdalahKami”.

Sesaat sebelum memberikan klarfikasi, Grace menyatakan siap menjelaskan duduk permasalahannya kepada penyidik Polda Metro Jaya.

“Hari ini sebagai warga negara yang baik saya memenuhi undangan klarifikasi dari Polda Metro Jaya terkait laporan yang disampaikan oleh Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia, dengan kuasa hukum bang Eggi Sudjana. Saya siap mengikuti semua proses untuk memberikan keterangan sejelas-jelasnya, saya percaya pada sistem hukum di Indonesia,” kata Grace.

Lebih lanjut, Grace juga mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang menghubunginya, melalui media sosial maupun secara pribadi, selama sepekan ini.

Tunjukkan Solidaritasmu!
Liputan

5 comments

  1. Oh ie ik says:

    Dukung Grace Natalie untuk Indonesia jaya … Hapus perda2 yang cenderung diskriminatif terhadap kaum perempuan dan bagi yg berbeda keyakinan. Perda yg berdasarkan pada suatu keyakinan atau agama akan cenderung diskriminatif (dan ini sudah terbukti).

    Mulai saat ini hapuskan terminologi minoritas / mayoritas, bahwa di dalam negara hukum setiap warga negara adalah sama dan setara di depan hukum, hukum tidak memandang suku, agama, ras, golongan, kekayaan, status / jabatan. Semua sama dan setara. Indonesia adalah negara hukum.

    #GRACEADALAHKITA

  2. Terus suara kan kebenaran sis Grace melalui partai yang anda pimpin kami mendukung apa yang baik dan benar yang anda dan partai anda sampaikan demi Indonesia yang memiliki 1 ideologi yaitu Pancasila dan UUD di bawah payung republik Indonesia. Salam toleransi dan solidaritas dalam bhinneka tunggal Ika.

  3. Alex prabu says:

    Indonesia sejak dulu memang beragam agama, suku dan ras. Belajarlah dari sejarah bangsa. Agama jauh lebih tinggi dari perda. Jangan sampai agama diatur oleh sekelompok orang. Indonesia rumah besar setiap orang boleh tinggal sesuai keyakinan mereka masing-masing.

  4. Hamba allah says:

    Hmmmm, Buat kader PSI yang selalu memakai peci, dan hafal hadist, apakah engkau tidak tau, bahwa seorang wanita dilarang memimpin. Dalam islam sudah jelas. Terus kenapa anda mau ikut grece. Apakah perbuatan anda benar wahai para anggota laki laki kader psi yang beragama islam. Apakah gerangan yang terjadi di sini. Salam

  5. Doni says:

    Sis Grace, tetap semangat!!,jauhkan politisasi agama untuk mencari kekuasaan, tempatkan agama ditempat sebenarnya untuk membentuk akhlak manusia yang bertakwa kepada Allah Yang Maha Kuasa dan membentuk manusia yang berbudi luhur. Bukan sebagai alat untuk menghujat dan menistakan agama lain,apalagi untuk alat meraih kekuasaan,karena akan mendegradasikan nilai luhur agama sesungguhnya. Manusia yang menggunakan agama sebagai alat meraih kekuasaan,menunjukkan kedangkalan paham agamanya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.