Selamat Bekerja Kabinet Harapan Mahathir, Wujudkan Malaysia Baru

Selamat Bekerja Kabinet Harapan Mahathir, Wujudkan Malaysia Baru

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengucapkan selamat kepada Kabinet Harapan Malaysia pimpinan Perdana Menteri Tun Mahathir Mohamad yang baru saja melantik para menteri untuk gelombang kedua.

“Kami mengucapkan selamat bekerja untuk Kabinet Harapan Tun Mahathir Mohamad. Kabinet ini menarik karena diisi lintas etnis, kaum muda, dan dipimpin politisi senior yang berpengalaman sebagai perdana menteri. Hal ini benar-benar memberi harapan bagi rakyat Malaysia,” kata Ketua Umum PSI, Grace Natalie, dalam siaran pers yang diterima tribunnews.com, Rabu (3/7/2018).

Dalam kunjungan ke Malaysia pada pekan lalu, delegasi PSI yang terdiri dari Grace Natalie, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Ketua DPP PSI Tsamara Amany Alatas, Dini Purwono, Dara Adinda Nasution, dan Mohamad Guntur Romli bertemu beberapa politisi Malaysia dari partai-partai anggota Koalisi Pakatan Harapan.

BACA JUGA:  Berbagi Ratusan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Pusat

“Kami bertemu pimpinan Partai Pribumi Bersatu, partainya Tun Mahathir; Partai Keadilan Rakyat, partainya Datuk Anwar Ibrahim; Partai Amanah, dan Partai Aksi Demokrasi. Kami senang ada 6 politisi yang kami temui diangkat menjadi menteri dalam Kabinet Tun Mahathir,” tambah Grace Natalie yang juga akan menjadi Caleg DPR untuk Dapil Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Dari belasan politisi Malaysia yang ditemui delegasi PSI, ada 6 orang yang diangkat menjadi menteri. Mereka adalah Syed Saddiq (Melayu keturunan Arab) yang baru 25 tahun dari Partai Pribumi Bersatu, yang diangkat menjadi menteri pemuda dan olah raga.

Lalu, ada Saifudin Nasution (keturunan Batak Mandailing), yang juga Sekjen PKR, sebagai menjadi menteri perdagangan domestik. Yeo Bee Yin (Tionghoa) ditunjuk menjadi menteri energi, sains, dan lingkungan.

BACA JUGA:  Berbagi Ratusan Paket Makanan Siap Saji di Jakarta Pusat

Selanjutnya, ada Steven Sim (Tionghoa) yang menjadi wakil menteri pemuda dan olah raga, Hannah Yeoh (Tionghoa) yang ditunjuk sebagai wakil menteri wanita dan keluarga, Ong Kian Ming (Tionghoa) sebagai menteri perdagangan internasional dan industri. “Semua ini memperlihatkan komposisi menarik, melambangkan Malaysia yang multikultur,” pungkas Grace.

Sumber

---

PSI terus bekerja untuk rakyat, dukung PSI melalui Dana Solidaritas, hanya Rp 88.888 per bulan Klik Disini

Tunjukkan Solidaritasmu!
Liputan

One comment

  1. Doni says:

    Malaysia memang masih seratus an langkah didepan kita dalam hal toleransi agama,ras, suku dan kesempatan mengabdi pada bangsa dan negaranya,tetutama di pemerintahan dan administrasi negara.Semoga kita masih mampu mengejar ketertinggalan ini. Sebenarnya pokok utamanya adalah keserakahan dan kedengkian ,iri hati dan saling curiga antara satu agama,suku dan ras terhadap yang lain. Kita harus mengakui Malaysia dan
    Singapura lebih dewasa dan maju dari Indonesia.

Leave a Reply to Doni Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three + 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.