Tsamara : E-Budgeting Harus Diterapkan Secara Nasional

Tsamara : E-Budgeting Harus Diterapkan Secara Nasional

Wawancara khusus dengan Tsamara Amany, Ketua DPP Bidang Eksternal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), disela-sela menjalani seleksi caleg, termasuk Tsamara yang ikut diuji. Wawancara ini dilakukan oleh Fathurrahman Helmi, redaktur koranindependen.co, Sabtu (11/11)

Fathur : Setelah terjun ke dunia politik dan dipercayakan menjadi Ketua DPP Bidang Eksternal PSI serta jadi baleg 2019. Bagaimana pendapat Tsamara dengan anak muda yang ingin terjun ke politik

Tsamara : Keniscayaan. Tahun 2020, sebanyak 83 juta penduduk Indonesia usia 20-40 tahun. Jadi, anak muda harus mempersiapkan diri mereka untuk mengisi jabatan-jabatan penting agar terjadi regenerasi dalam politik.

Fathur : Apa yang Tsamara ingin tunjukkan kepada masyarakat melalui pencalonan diri Tsamara sebagai bacaleg PSI.

Tsamara : Saya mau memperjuangkan UU Transparansi Nasional. Dalam UU ini, komponen terpenting yang saya perjuangkan adalah E-Budgeting atau penganggaran secara online yang harus dilakukan secara nasional, termasuk di daerah-daerah. Ini baru namanya mempersiapkan sistem bagi KPK dalam melakukan pencegahan. KPK nanti bisa dengan mudah mengawasi pelaksanaan penganggaran. Juga, UU Pembuktian Terbalik. Jika seseorang mau jadi pejabat, dia bukan hanya mengisi LHKPN, tapi menjelaskan dari mana sumber hartanya.

Fathur : Sekarang ini, banyak sekali mereka yang minoritas mengalami bullying terutama karena kemaren di pilkada ada Basuki Tjahaja Purnama yang minoritas, bagaimana Tsamara menyikapi bullying tersebut bahkan anak sekolahan juga dibully karena beda agama

Tsamara : Tindakan persekusi atau bullying harus dilawan. Di negara ini tidak ada mayoritas dan minoritas, yang ada hanyalah warga negara Indonesia. Sebagai sesama warga negara, kita harus menolak segala bentuk diskriminasi dan harus saling melindungi.

Fathur :  Mimpi ingin jadi gubernur, apa hanya karena melihat Ahok berkerja baik dan terinspirasi atau karena apa, sehingga Tsamara ingin jadi gubernur?

Tsamara : Salah satu inspirasinya Pak Ahok. Tapi inspirasi terbesarnya ingin membawa perubahan atau memberi kontribusi bagi kota kelahiran.

Fathur :  Apa yang membuat Tsamara yakin PSI akan lolos parlementary treshold, yang katanya bisa capai 4 persen pada pileg 2019

Tsamara : PSI menawarkan kebaruan. Di masa DPR & Parpol mendapat kepercayaan terendah dari masyarakat, PSI hadir sebagai alternatif yang betul-betul berbeda. Open recruitment caleg kita transparan, kita bekerja dengan penggalangan dana, pengambilan keputusan kita egaliter. Partai kita isinya anak2 muda, 70% pengurus dibawah 33 tahun. Tahun 2019, 55% pemilih kita anak milenial. Kita optimis akan mendapat suara jauh lebih besar dari 4 persen.

Fathur : Tsamara selalu mengatakan politik adalah jalan membuat masyarakat tertata atau bisa membuat jalan dan sarana prasarana. Sebenarnya politik seperti apa yang diakui dan diamini oleh Tsamara? Apakah Tsamara itu benaran progresif atau memang bisa juga konservatif.

Tsamara : Progresif, Islam kan juga agama yang progresif, mendorong umatnya menggunakan akal sehat. Begitulah politik bagi saya, harus selalu menggunakan akal sehat. Politik bisa dipakai untuk korupsi jika di tangan para pejabat bermental korup. Tapi bisa dipakai untuk membangun jalan dan memberi subsidi pendidikan jika dipegang para pejabat bermental melayani.

Fathur :  Apa yang membuat Tsamara mengagumi sosok Bung Karno, apa karena sebatas dia orator ulung atau apa.

Tsamara : Bung Karno punya gagasan besar. Selain ia punya kemampuan retorika secara lisan dan tulisan, Bung Karno memiliki pemikiran-pemikiran besar tentang persatuan, tentang Islam, dan tentang situasi dunia pada masa itu. Saya termasuk kagum dengan cara pikir Bung Karno tentang Islam yang harus menjadi motor kemajuan.

Fathur : Sebagai tokoh muda, apa pendapatmu mengenai hari sumpah pemuda.

Tsamara : Bagi saya, sumpah pemuda memiliki arti yang begitu mendalam. Ini momen di mana pemuda meninggalkan semangat kedaerahan dan menggantinya dengan semangat persatuan. Inilah awal penting menuju Indonesia Merdeka.

Fathur : Apakah butir butir sumpah pemuda sudah benar-benar di lakukan pemuda pemudi saat ini.

Tsamara : Saya meyakini anak-anak muda tidak punya masalah lagi dengan persatuan. Semoga juga keyakinan saya bahwa anak-anak muda saat ini cenderung mudah melebur daripada merasa eksklusif juga benar. Setidaknya, itu yang saya rasakan di lingkungan teman-teman saya.

Fathur  : Bagaimana Tsamara menyikapi sumpah pemuda di masa millenium

Tsamara : Semangat sumpah pemuda harus dituangkan dalam persatuan dan solidaritas melawan korupsi. Korupsi merusak setiap sendi kebangsaan kita sehingga sudah seharusnya kita semua sebagai anak muda bersatu melawan masalah yang membuat keadilan di negeri ini sulit terwujud.

Fathur : Oke Tsamara, terimakasih atas waktunya. Selamat berjuang semoga cita-cita PSI bisa tercapai untuk pembaharuan di Indonesia.

Sumber

 

Tunjukkan Solidaritasmu!
Wawancara